July 2018
Su
Mo
Tu
We
Th
Fr
Sa
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1 Malam
Cari Kamar

2 Hotel Di Bukittinggi

Urutkan Berdasarkan:Paling direkomendasikanHarga

Hint Icon
​AiryRooms Eco adalah salah satu kategori kamar AiryRooms yang menawarkan kamar dengan harga termurah dengan standar kenyamanan Airy Eco. AiryRooms Eco bekerja sama dengan penginapan, ​​residence dan ​guest house yang tersebar di seluruh Indonesia.
Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp. 383,900

Mohon menunggu, sedang mencari kamar terbaik untuk Anda
Maaf kami tidak bisa menemukan property sesuai kriteria pencarian anda.
1 dari 1 halaman
1 Filter Diterapkan
Reset Filter
Tampilan Harga
Harga per malam
Harga total
Pengaturan Lain
Tampilkan Full Book
Lihat Peta

Hotel di Bukittinggi

Saat berkunjung ke kota Bukittinggi tentunya jarang sekali untuk pulang kembali ke kota asal di hari itu juga. Apalagi jika anda berasal dari kota yang jauh dari Bukittinggi, pastinya Anda akan butuh penginapan untuk menginap selama berada di kota Bukittinggi. Namun, jangan takut tidak menemukan hotel, penginapan atau rumah singgah (guest house) ketika berkunjung ke Bukittinggi. Jika anda yang berasal dari luar Bukittinggi lalu ingin menghadiri suatu acara atau sekedar berkunjung ke sanak saudara di Bukittinggi dan perlu menginap, maka anda harus mencari dan booking hotel atau penginapan.

Anda tak perlu bingung karena ada banyak penginapan atau hotel di Bukittinggi yang menawarkan harga yang menyesuaikan kemampuan anda. Perlu diketahui bahwa harga sebuah hotel bergantung dengan kelas hotel tersebut. Jika anda seorang budget travel, anda juga dapat dengan mudah menemukan hotel murah di Bukittinggi. Harga yang ditawarkan pun mulai 100 ribuan. Fasilitas yang ditawarkan hotel tersebut juga cukup untuk membuat tidur anda nyaman. Hotel lainnya pun ada dan tersedia untuk anda yang ingin fasilitas lebih banyak, namun ada harga yang harus dibayarkan untuk fasilitas tersebut. Untuk itu anda perlu mengetahui jenis hotel di Bukittinggi yang ada di Airy yaitu sebagai berikut:

Kelas Eco

Jika anda memiliki budget terbatas dan harus menginap saat sedang berkunjung ke kota Bukittinggi, maka anda dapat memilih hotel jenis Eco ini. Karena hotel ini memberikan harga yang lebih terjangkau dibanding kelas lain diatasnya. Namun anda tak perlu ragu akan fasilitasnya, walaupun dengan harga yang lebih murah, tetapi hotel ini juga memiliki jaminan fasilitas yang pastinya membuat tidur anda nyaman. Fasilitas tersebut seperti wifi gratis, tempat tidur bersih, perlengkapan mandi, air minum gratis, tv dan air conditioner (AC). Tentu hotel jenis ini cocok untuk para Backpacker dengan budget terbatas yang hanya butuh tempat untuk tidur. Harga untuk hotel eco di Bukittinggi mulai dari 100 ribuan anda dapat temukan dengan mudah.

Kelas Standard

Jika anda memiliki budget yang cukup, tentunya anda dapat upgrade atau meningkatkan fasilitas kenyamanan kamar, maka anda dapat memilih hotel di Bukittinggi dengan kelas Standard. Harga yang ditawarkan kelas ini tidak terlalu berbeda jauh dengan kelas Eco, Anda tetap akan mendapatkan harga yang terjangkau untuk kelas hotel ini. Dengan harga yang tidak jauh berbeda dari kelas Eco, anda dapat menikmati ekstra kenyamanan kamar diatas kelas Eco. Fasilitas tambahan dapat berupa air panas untuk mandi hingga sarapan pagi gratis. Sangat direkomendasikan untuk anda yang berwisata untuk lebih lama di hotel atau staycation saat berkunjung ke kota Bukittinggi. Selain itu, sangat cocok untuk perjalanan bisnis anda ketika harus bertemu klien ke kota Bukittinggi ini. Anda dapat menikmati malam sambil menyiapkan presentasi atau menyelesaikan pekerjaan saat disaat harus keluar kota di dalam hotel.

Kelas Premier

Kelas yang terakhir adalah kelas Premier atau kelas yang paling high class di Airy. Ini cocok untuk anda yang memprioritaskan kenyamanan kamar atau hotel secara keseluruhan tanpa bergantung pada budget. Kelas Premier ini menawarkan hotel yang setara dengan hotel bintang 4 atau 5. Fasilitas yang ditawarkan hotel keseluruhan termasuk lengkap dan berbeda dengan kelas Standard. Harga yang ditawarkan sedikit lebih tinggi dari kelas Standard, namun anda dapat menikmati kenyamanan yang lebih ekstra jika anda memilih hotel kelas ini. Cocok sekali untuk yang sedang honeymoon dan lebih banyak berdiam di hotel. Hotel ini banyak ditemukan di Kota besar seperti Bukittinggi.

Tips Memilih Hotel di Bukittinggi

Sebelum berkunjung dan berwisata ke Kota Bukittinggi, tentu anda rencanakan dahulu akomodasi saat berada disana. Anda akan butuh hotel atau penginapan karena mungkin tidak cukup untuk sehari menjelajahi kota Bukittinggi jika anda berasal dari luar kota Bukittinggi. Sebelum anda booking hotel di Bukittinggi, berikut tips yang bisa anda lakukan.

Sesuaikan dengan Budget Anda

Budget mungkin menjadi salah satu faktor yang paling sering diperhatikan wisatawan sebelum booking hotel. Jika anda salah satunya maka sangat perlu untuk menyesuaikan budget yang anda punya sebelum booking hotel online. Sebelumnya telah dibahas macam-macam jenis hotel yang ada di kota Bukittinggi. Anda bisa menyesuaikan kelas tersebut dengan budget anda. Sebaiknya tidak memaksakan untuk booking hotel dengan harga yang melampaui budget anda.

Perhatikan Lokasi Hotel

Selanjutnya anda perhatikan lokasi hotel di kota Bukittinggi ini. Jangan sampai lokasi yang anda booking jauh dari tempat tujuan anda. Walaupun banyak hotel yang memang sudah dibangun dekat tempat wisata, tetap anda harus mencari lokasi yang terbaik di Bukittinggi. Ada yang bisa anda perhatikan mengenai lokasi hotel di Bukittinggi seperti hotel dekat tempat wisata (pantai, pegunungan), hotel dekat wisata kuliner, atau hotel dekat pusat keramaian. Lokasi juga menentukan transportasi yang akan anda gunakan. Jika anda akan selalu menggunakan taksi di Bukittinggi atau kendaraan pribadi mungkin tidak menjadi prioritas, namun apabila anda seorang backpacker maka anda perlu memperhatikan transportasi yang anda akan gunakan untuk menuju tempat wisata dari hotel. Lokasi hotel dekat keramaian tentu akan membuat anda dekat dengan kuliner ataupun tempat belanja sehingga tidak perlu pusing ketika berada di Bukittinggi.

Sesuaikan Fasilitas Yang Anda Butuhkan

Dengan adanya kelas-kelas hotel, tentu berdampak dengan fasilitas yang ada pada hotel tersebut. Anda dapat menyesuaikan dengan fasilitas yang ada di hotel-hotel Bukittinggi. Jika anda Backpacker mungkin hanya butuh stop kontak untuk charge gadget dan tempat tidur yang nyaman saja, tetapi jika anda seorang traveler maka mungkin anda ingin hotel dengan fasilitas lebih lengkap seperti sarapan pagi, kolam renang, atau air hangat. Di hotel Airy Bukittinggi anda akan menikmati semua fasilitas penunjang kenyamanan anda. Sehingga anda tak perlu takut untuk mendapatkan hotel dengan fasilitas seadanya.

Bandingkan Harga

Tentu harga yang dipatok masing-masing hotel di Bukittinggi akan berbeda. Perbedaan harga juga bergantung pada waktu booking anda. Biasanya jika booking di hari yang sama lebih mahal dibandingkan booking hotel dari jauh hari. Kemudian untuk booking hotel Bukittinggi secara online juga lebih banyak yang menyediakan. Anda dapat membandingkan harga dengan fasilitas yang disediakan serta benefit yang diberikan dari penyedia hotel. Airy memberikan harga yang lebih murah dibandingkan OTA lain dengan kamar yang memiliki fasilitas lengkap di Bukittinggi.

Rekomendasi Hotel Murah di Bukittinggi

Jika anda sudah punya rencana mengunjungi Bukittinggi maka anda dapat booking hotel di Bukittinggi secepatnya agar tak menjadi beban pikiran. Anda akan menemukan hotel murah di Bukittinggi. Berikut hotel murah yang bisa anda booking untuk tempat menginap selama berada di Bukittinggi.

Itulah rekomendasi hotel murah di Bukittinggi yang bisa anda jadikan penginapan selama berkunjung ke kota Bukittinggi ini. Tentunya hotel-hotel murah Bukittinggi bukan hanya hotel yang telah disebutkan diatas. Namun masih banyak lagi hotel murah lainnya di Bukittinggi ini. Anda dapat mengecek daftar hotel murah di bagian atas halaman ini.

Tentang Bukittinggi

Dalam bahasa Minang, Bukittinggi yang disebut dengan nama Bukiktinggi ini merupakan wilayah pasar masyarakat Agam Tuo. Selain itu, kota ini juga menjadi basis pertahanan kaum Padri dalam perang melawan Belanda. Selanjutnya, pada tahun 1865 kota ini secara resmi menjadi wilayah Belanda. Mereka pun mendirikan benteng bernama Fort de Kock dan menjadikannya sebagai nama kota. Pada masa ini, Belanda menggunakan Bukittinggi sebagai kota peristirahatan untuk para petingginya.

Di waktu yang sama, Bukittinggi juga mengalami perkembangan selama pendudukan Belanda. Dari tempat yang sebelumnya dikenal sebagai wilayah pasar, dinaikkan statusnya oleh Belanda menjadi kota. Selain itu, mereka juga menjadikan kota ini sebagai ibu kota Afdeeling Padangsche Bovenlanden (Distrik Padang) dan Onderafdeeling Oud Agam (Agam Tuo).

Peran tidak kalah pentingnya juga dimiliki Kota Bukittinggi semasa pendudukan Jepang. Kota ini dijadikan sebagai pusat militer, dengan cakupan wilayah mencapai seluruh Sumatera, Thailand, dan Singapura. Di waktu yang sama, terjadi pergantian nama kota, dari Fort de Kock menjadi Bukittinggi Si Yaku Sho.

Setelah masa kemerdekaan, Bukittinggi ditunjuk pemerintah pusat sebagai Ibu Kota Provinsi Sumatera dan Provinsi Sumatera Tengah. Kota ini juga pernah dijadikan sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia pada tahun 19 Desember 1948 . Alasannya, Yogyakarta yang menjadi Ibu Kota Republik Indonesia, jatuh ke tangah Belanda.

Kota Bukittinggi terletak diantara pegunungan Bukit Barisan. Letaknya di tepi Ngarai Sianok dan diapit dua gunung yaitu Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Bukittinggi merupakan kota yang berada di dataran tinggi sehingga hawa dikota ini sangatlah sejuk. Kota ini menjadi pusat perdagangan grosir terbesar di Pulau Sumatera. Pusat perdagangan utama terletak di Pasar Ateh, Pasar Bawah, dan Pasar Aur Kuning. Selain itu Bukittinggi juga kota wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Yang paling sering dikunjungi adalah Jam Gadang.

Cara ke Bukittinggi

Kota Bukittinggi terletak di Sumatera Barat. Jika anda berasal dari pulau yang sama mungkin perjalanan darat dapat menjadi alternatif anda untuk menuju kota ini. Namun apabila dari luar pulau sumatera, mungkin akan lebih nyaman jika menggunakan pesawat.

Melalui Jalur Udara

Perjalanan udara menuju ke Bukittinggi menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara Internasional Minangkabau di kota Padang, karena Bukittinggi belum memiliki bandara tersendiri. Terletak di wilayah Ketaping, sekitar 23km dari kota Padang. Bandara ini melayani penerbangan dari berbagai kota di tanah air. Pilihan maskapainya pun beragam, di antaranya adalah Batik Air, AirAsia, Citilink, Lion Air, Susi Air, Garuda Indonesia, ataupun Wings Air.

Selanjutnya, perjalanan dari bandara bisa dilanjutkan ke Bukittinggi dengan berbagai jenis transportasi umum. Anda bisa menggunakan berbagai layanan travel yang menyediakan jalur ke Bukittinggi. Pilihan lainnya, Anda bisa menggunakan taksi atau taksi online. Biasanya, lama perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Bukittinggi mencapai 120 menit.

Anda tak perlu bingung untuk mencari agen tiket pesawat untuk menuju kota Bukittinggi. Anda dapat memesannya di Airy dengan mengunjungi situs resmi Airy www.airy.com. Anda akan menemukan banyak pilihan jadwal penerbangan dan tentu maskapai favorit untuk menuju kota Bukittinggi ini. Maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air, NAM Air, Air Asia, Xpress Air, Trigana Air, Kalstar Aviation dan lainnya. Booking yang mudah, pilihan pembayaran yang banyak tentu akan membuat anda lebih nyaman dalam memesan tiket pesawat murah ke Bukittinggi di Airy.

Melalui Jalur Darat

Kota Bukittinggi juga memiliki jalur transportasi darat yang cukup bagus dengan kota-kota di sekitarnya. Mengingat, Kota Bukittinggi punya lokasi yang strategis, terletak di antara Kota Padang dan Pekanbaru. Dengan posisi seperti itu, Anda bisa menjumpai beragam pilihan bus Jalur Lintas Sumatera yang melewati kota ini. Lokasi pemberhentian bus-bus tersebut berada di Terminal Alur Kuning.

Transportasi di Bukittinggi

Berbagai jenis transportasi umum bisa dijumpai di Kota Bukittinggi. Angkutan kota (angkot) menjadi jenis transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Bukittinggi. Masyarakat setempat biasanya menyebut angkot dengan nama Mersi—singkatan dari Merapi dan Singgalang. Selain itu, ada pula bendi yang bisa dijumpai di kawasan tertentu, seperti Jam Gadang ataupun Pasar Bawah. Alternatif lainnya, Anda juga bisa menggunakan layanan taksi online.

Tempat Wisata di Bukittinggi

Kota Bukittinggi menjadi salah satu destinasi utama para wisatawan saat berkunjung ke Provinsi Sumatera Barat. Daya tarik utamanya tentu saja adalah Jam Gadang. Namun, apakah Anda pergi ke kota ini hanya untuk menyaksikan jam tersebut? Tentu saja tidak, kan?

Selain Jam Gadang, ada banyak tempat wisata menarik lain yang bisa kunjungi di Kota Bukittinggi. Ingin pengalaman liburan ke Bukittinggi bisa memuaskan dan memberikan pengalaman yang maksimal? Simak nih tips lengkap berkunjung ke sana.

Kota yang memiliki peran sejarah penting dalam pendirian Republik Indonesia ini punya berbagai tempat wisata menarik. Terutama, tempat wisata bersejarah, di antaranya adalah:

Jam Gadang

Jam Gadang dikenal sebagai ciri khas Kota Bukittinggi. Jam ini dibangun pada tahun 1926 – saat Bukittinggi masih bernama Fort de Kock. Menariknya, jam yang memiliki ketinggian 26 meter tersebut, dibangun tanpa menggunakan semen ataupun besi penyangga. Sebagai gantinya, pembangunan jam ini menggunakan campuran putih telur, kapur, serta pasir putih.

Meski begitu, terbukti Jam Gadang mampu bertahan lebih dari 90 tahun. Selain itu, Jam Gadang ini juga tidak mengalami kerusakan berarti saat terjadi gempa bumi di Sumatera Barat yang berlangsung pada tahun 2007. Tak ada jendela kaca yang pecah. Sebagai gantinya, ada bandul yang patah dan harus diganti.

Selain itu, ada fakta menarik lain terkait Jam Gadang. Fakta tersebut adalah terkait persamaan antara Jam Gadang dengan Big Ben di London. Kedua jam raksasa ini ternyata menggunakan mesin jam yang sama. Menariknya lagi, produsen mesin tersebut, yakni Vortmann Relinghause, hanya memproduksinya sebanyak 2 unit.

Istana Bung Hatta

Tak jauh dari Jam Gadang, Anda berkesempatan untuk berkunjung ke Istana Bung Hatta—juga dikenal dengan nama Gedung Negara Tri Arga. Bangunan ini dulunya dikenal sebagai kediaman Bung Hatta. Hanya saja, bentuk bangunannya sudah mengalami perubahan drastis.

Bangunan yang saat ini berdiri merupakan hasil pemugaran pada tahun 1960-an. Bangunan asli Istana Bung Hatta telah hancur saat tejadi Agresi II Militer Belanda. Saat ini, bangunan tersebut memiliki berbagai fungsi. Tidak hanya sebagai lokasi wisata, tapi juga sebagai tempat menginap presiden, wakil presiden, atau tamu negara yang tengah berkunjung ke Sumatera Barat.

Fort de Kock

Fort de Kock menjadi peninggalan penjajah Belanda yang masih bisa dilihat wujudnya di Kota Bukittinggi. Hanya saja, bentuknya sudah tidak orisinal. Pemerintah telah melakukan renovasi pada tahun 2002. Lokasi benteng ini pun kini telah berubah fungsi menjadi Taman Kota Bukittinggi dan Taman Burung Tropis.

Meski begitu, bangunan benteng masih bisa dilihat. Bangunan setinggi 20 meter tersebut masih dilengkapi dengan keberadaan meriam kecil di setiap sudutnya. Sebagai tambahan, terdapat arena permainan anak di sekitar benteng. Tempat ini pun kerap menjadi lokasi rekreasi murah meriah masyarakat Kota Bukittinggi.

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan

Tempat yang lebih dikenal dengan nama Kebun Binatang Bukittinggi ini berlokasi sama dengan Fort de Kock—di Bukit Cubadak Bungkuak. Tempat ini dikenal sebagai satu-satunya kebun binatang yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Kebun binatang ini didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1900-an, menjadikannya sebagai salah satu kebun binatang tertua di Indonesia.

Selain bisa menyaksikan keberadaan koleksi hewan dari berbagai tempat, pengunjung kebun binatang ini juga bisa melihat keberadaan Rumah Adat Baanjuang. Rumah adat yang berbentuk rumah gadang ini didirikan pada tahun 1935 dan memiliki sebanyak 9 ruangan.

Lubang Jepang

Lubang Jepang ini menjadi salah satu bukti pemakaian Kota Bukittinggi sebagai pusat militer bangsa Jepang. Lubang Jepang ini merupakan terowongan dengan panjang mencapai 1,4 km. Struktur terowongan di tempat ini pun berkelok-kelok, dengan lebar mencapai 2 meter.

Di dalamnya, terdapat berbagai ruangan yang memiliki fungsi tersendiri.Misalnya, ruang penyergapan, ruang senjata, ataupun ruang pengintaian. Pemerintah Jepang membangun terowongan ini dengan struktur yang sangat kokoh. Buktinya, Gempa yang terjadi di Sumatera Barat tidak memberikan kerusakan berarti.

Ngarai Sianok

Untuk pilihan wisata alam, Anda bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok. Ngarai ini merupakan sebuah jurang dengan kedalaman mencapai 100 meter. Tidak hanya itu, ngarai ini juga memiliki ukuran yang besar, dengan panjang mencapai 15 km dan lebar 200 meter.

Tidak hanya memiliki pemandangan mengagumkan, Ngarai Sianok yang terletak di perbatasan antara Kota Bukittinggi dengan Kabupaten Agam juga menjadi rumah berbagai jenis satwa. Termasuk di antaranya adalah macan tutul, babi hutan, siamang, monyet ekor panjang, serta tapir.

Masjid Bengkudu

Kalau Lubang Jepang dan Fort de Kock adalah peninggalan penjajah, maka Masjid Bengkudu atau Masjid Jami Bengkudu merupakan bangunan yang didirikan kaum Padri. Masjid ini dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia. Menurut catatan sejarah, Masjid Jami Bengkudu berdiri pada tahun 1823 saat berkecamuk perang Padri.

Meski telah berusia hampir 200 tahun, bangunan Masjid Bengkudu masih berdiri dengan kokoh. Bahkan, pemerintah setempat masih mempertahankan desain arsitektur masjid. Ciri khas masjid ini bisa terlihat dari bentuk atap dengan 3 tingkat. Menariknya lagi, bangunan ini tidak menggunakan paku, melainkan masih menggunakan sistem pasak untuk setiap sambungan kayunya.

Wisata Kuliner di Bukittinggi

Tidak hanya tempat wisata menarik, Anda juga berkesempatan untuk mencicipi berbagai kuliner khas Bukittinggi. Perlu diketahui, meski memiliki kesamaan, ada hal yang berbeda antara masakan dari Kota Padang dengan Bukittinggi. Penasaran, kan?

Makanan Khas Bukittinggi

Untuk pilihan makanan, Kota Bukittinggi menyediakan beragam kuliner yang menggugah selera. Tidak kalah enak dibandingkan dengan makanan Padang. Di antaranya adalah:

Nasi kapau

Tidak lengkap rasanya kalau pergi ke Bukittinggi tanpa mencicipi nasi kapau di tempat aslinya. Nasi kapau merupakan kuliner yang berasal dari nagari Kapau, yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Bukittinggi. Cita rasanya pun berbeda dengan nasi padang yang biasa dijual di berbagai kota di Indonesia.

Salah satu menu yang menjadi ciri khas nasi kapau adalah gulai kapau. Gulai ini terbuat dari bahan nangka muda, kacang panjang, serta kol. Kuahnya berwarna kekuningan serta memiliki rasa perpaduan antara gurih dan asam. Selain itu, ada pula rendang ayam serta gulai tambusu.

Gulai itiak

Kuliner khas berikutnya dari Bukittinggi adalah gulai itiak. Sesuai dengan namanya, makanan ini menggunakan bahan utama daging bebek. Biasanya, yang dipakai adalah daging bebek muda yang padukan dengan campuran bumbu kunyit, jahe, cabe kriting hijau, laos, daun salam, daun jeruk, serta daun kunyit. Hasilnya, gulai bebek dengan bumbu berwarna hijau.

Ampiang dadiah

Kalau orang barat mengenal yogurt, maka warga Minang kenal dengan makanan serupa yang namanya ampiang dadiah. Makanan ini menjadi perpaduan antara emping dengan dadiah—hasil fermentasi susu kerbau. Biasanya, makanan ini disajikan dengan tambahan kelapa serut dan es batu di atasnya.

Pical

Di Jawa, ada pecel, maka di Bukittinggi ada makanan serupa namanya pical. Makanan ini dibuat dengan mencampurkan berbagai bahan sayuran termasuk di antaranya adalah kol, daun singkong, serta rebung. Biasanya juga ditambahkan mi kuning dan ketupat. Seperti halnya pecel, pical disajikan dengan menggunakan bumbu kacang. Makanan ini pun kerap menjadi pilihan bagi pelancong vegetarian.

Pisang Kapik

Untuk menemani waktu sore hari di Kota Bukittinggi, Anda bisa mencari jajanan enak bernama pisang kapik. Pisang ini dibuat dengan dibakar di atas arang tempurung kelapa. Biasanya, pisang ini disajikan dalam kondisi dikepit sehingga oleh masyarakat setempat disebut pisang kapik. Tidak ketinggalan, terdapat tambahan kelapa parut beserta gula merah di atasnya.

Tempat Nongkrong di Bukittinggi

Untuk pilihan tempat nongkrong, Anda tidak perlu khawatir. Kota Bukittinggi memiliki beragam pilihan yang tidak kalah nyaman dibandingkan kota lain. Berbagai kafe dengan desain ruangan yang unik dan instagrammable kini menjamur di Kota Bukittinggi.

Menu-menu yang mereka tawarkan pun beragam, termasuk di antaranya adalah menu ala barat dan nusantara. Beberapa tempat nongkrong yang kerap jadi pilihan kawula muda Bukittinggi dan wisatawan di KotaBukittinggi antara lain adalah De Kock Cafe, Bedudal Cafe, Turret Cafe, Hau's Tea Bukit Tinggi, serta Canyon Cafe.

Kalau ingin suasana tempat nongkrong yang alami, Anda bisa berkunjung ke Rumah Pohon Abdul Cafe & Resto. Kafe ini berlokasi di Lambah Sianok Anam Suku, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Di tempat ini, Anda bisa berbincang atau menyantap makanan dengan tambahan suguhan pemandangan Ngarai Sianok yang indah.

Tempat Makan Enak di Bukittinggi

Kalau ingin mencari makanan enak di Bukittinggi, Anda juga tidak perlu repot. Salah satu lokasi yang paling mudah untuk mencari berbagai kuliner khas Bukittinggi adalah Pasar Atas. Tempat ini kerap disebut sebagai surganya kuliner khas Bukittinggi. Namun, pada Oktober 2017 terjadi kebakaran yang menimpa pasar ini.

Sebagai gantinya, Anda bisa mencoba ke berbagai tempat alternatif. Salah satunya adalah Pasar Lereng, lokasinya tidak jauh dari Pasar Atas. Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit untuk sampai ke sini. Hasilnya tidak akan mengecewakan. Di pasar ini, Anda bisa menjumpai berbagai warung makan yang menawarkan beragam kuliner enak Bukittinggi.

Di pasar ini, Anda akan menjumpai keberadaan Los Lambuang. Los Lambuang merupakan pusat jajan dan makanan pada satu bangunan besar yang terbagi menjadi beberapa petak. Di sini, Anda bisa menjumpai pedagang yang menjanjakan masakan buatannya.

Satu tempat makan yang terkenal di Los Lambuang Pasar Lereng adalah Nasi Kapau Uni Lis. Warung nasi kapau ini telah ada sejak tahun 1989. Sebelum bertempat di Los Lambuang Pasar Lereng, Uni Lis—pemrakarsa warung ini, berdagang di Los Lambuang Pasar Atas. Saat ini, Nasi Kapau Uni Lis telah dijalankan oleh generasi ketiga, dengan cita rasa yang masih tetap menggoda.

Selain Pasar Lereng, Anda juga bisa mencoba berkunjung ke tempat relokasi Pasar Atas. Hanya saja, saat artikel ini ditulis, Pemerintah Kota Bukittinggi belum mengumumkan secara resmi lokasi baru para pedagang Pasar Atas yang menjadi korban kebakaran.

Kuliner Malam di Bukittinggi

Saat malam hari, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk berburu kuliner enak. Terdapat beberapa lokasi wisata kuliner yang sengaja hanya buka di malam hari. Lokasi yang terkenal adalah di bawah Jembatan Limpapeh. Siang hari, tempat ini berfungsi sebagai lahan parkir. Di malam hari, situasinya berubah menjadi seperti pasar malam. Banyak pedagang kaki lima yang menjanjakan kuliner menggugah selera di tempat ini. Beberapa menu yang banyak disukai oleh para pengunjung antara lain adalah es tebak, sate danguang-danguang, sekoteng, serta martabak kubang.

Es tebak merupakan jenis minuman yang memiliki tampilan mirip es campur. Minuman ini dibuat dengan campuran kuah sirup merah dan susu dengan berbagai bahan seperti jelly, rumput laut, serta potongan roti. Sementara itu, sate danguang-danguang merupakan kuliner yang berasal dari Danguang-Danguang, Payakumbuh. Tampilan dan bumbunya hampir sama dengan sate padang, hanya saja sate ini dibuat dari bahan jeroan sapi yang dipotong tipis-tipis.

Rekomendasi Restoran di Bukittinggi

Untuk pilihan tempat makan yang lebih berkelas dan lezat, Kota Bukittinggi juga memilikinya. Berikut ini 5 restoran yang kerap menjadi lokasi perburuan wisata kuliner enak para pelancong di Bukittinggi:

Restoran Family Benteng Indah

Restoran yang satu ini telah berusia lebih dari 50 tahun, berdiri sejak tahun 1950-an. Menariknya, Restoran Family Benteng Indah kerap disebut-sebut sebagai kreator kuliner ayam pop. Tidak mengherankan kalau pengunjung yang datang ke restoran ini selalu memesan ayam pop sebagai menu utamanya. Buktinya, restoran ini menghabiskan sekitar 250 potong ayam per hari.

Nasi Kapau Uni Cah

Kalau ingin mengetahui selera mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika berkunjung ke Bukittinggi, datang saja ke Nasi Kapau Uni Cah. Tidak hanya SBY, artis terkemuka dan berbagai tokoh penting juga kerap menyempatkan waktunya untuk mencicipi kuliner enak di sini.

Hanya saja, Anda perlu menyiapkan bujet lebih banyak saat berkunjung ke tempat ini. Uni Ucah—pemilik restoran mengatakan kalau tempat makannya memang memiliki harga lebih mahal dibandingkan tempat lain. Namun, dia berani menjamin kalau makanan di tempatnya enak. Selain itu, porsi yang diberikannya juga lebih banyak dibandingkan restoran lain.

Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai

Rekomendasi restoran berikutnya adalah Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai yang berlokasi di Jalan Binuang nomor 41, Bukittinggi. Secara khusus, tempat ini menjadi lokasi tepat untuk mencicipi gulai itiak yang maknyus. Pemilik restoran pun selalu memperhatikan kualitas masakannya. Salah satu buktinya adalah, restoran ini memilih untuk menggunakan daging bebek pilihan. Daging bebek yang mereka proses bukan berasal dari bebek hasil ternak yang hidup di kandang, melainkan bebek yang dilepas atau kerap disebut bebek kampung.

Dengan cara tersebut, restoran ini berhasil mendapatkan tempat tersendiri di hati para pelanggannya. Dalam satu hari, restoran ini menghabiskan setidaknya 150 potong bebek. Tidak mengherankan kalau selebritas terkemuka seperti Christine Hakim, Atiqah Hasiholan, ataupun Dian Sastro kerap berkunjung ke sini.

Pical Ayang

Tempat makan enak berikutnya di Bukittinggi adalah Pical Iyang, berlokasi di Jalan Binuang, Guguk Panjang. Pical Ayang menjadi lokasi yang tepat untuk menyantap pical. Selain itu, tempat ini juga menyediakan beragam menu lain, seperti bubur kampiun, lontong sayur, teh talua, dan lain-lain. Dengan pilihan menu-menu tersebut, Pical Ayang pun kerap menjadi pilihan untuk berburu sarapan.

Pical Sikai

Selain Pical Ayang, ada tempat lain yang menawarkan pical dengan cita rasa tidak kalah enaknya, yakni Pical Sikai. Tempat ini memiliki bangunan yang sederhana, tapi Pical Sikai telah berdiri sejak tahun 1948. Lokasi warung ini terletak di alamat Jl. Panorama no.19c, Bukittinggi. Selain pical, menu utama warung ini adalah lemang tapai.

Pical di tempat ini disajikan dengan rebun, rebusan jantung pisang, pucuk daun ubi, kol, keripik singkong, dan kerupuk merah yang kemudian disiram dengan bumbu kacang. Sementara itu, lemang tapai terbuat dari tape ketan hitam dengan rasa yang gurih dan legit.

Oleh-Oleh Khas Kota Bukittinggi

Kalau ingin mencari oleh-oleh khas Bukittinggi, Anda tidak perlu kesulitan. Ada berbagai pilihan oleh-oleh yang bisa dibawa pulang.

Pusat Oleh-Oleh Bukittinggi

Untuk lokasi berburu oleh-oleh, sejatinya Pasar Atas merupakan rekomendasi utama. Namun, karena kondisi yang tak memungkinkan dan masih harus menunggu proses renovasi, Anda harus mengalihkan perhatian ke tempat lain. Pasar Aur Kuning menjadi alternatif pertama untuk berbelanja oleh-oleh khas Bukittinggi. Lokasinya tidak jauh dari Jam Gadang, sekitar 3 km. Pasar ini dikenal sebagai pasar paling sibuk di Bukittinggi. Tidak heran kalau banyak yang menyebut Pasar Aur Kuning sebagai Tanah Abang dari Bukittinggi. Seperti halnya Tanah Abang, PasarAur Kuning juga didominasi oleh para penjual produk pakaian.

Alternatif berikutnya adalah Sentra Keripik Sanjai yang terletak di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi. Tempat ini menjadi lokasi yang tepat untuk berburu oleh-oleh berupa keripik khas Minang. Terdapat lebih dari 30 pedagang keripik di sini. Pilihan keripiknya juga beragam,mulai dari keripik balado, keripik sanjai bumbu kuning, sanjai manis, hingga sanjai polos.

Pasar Lereng juga bisa menjadi pilihan berikutnya. Selain terkenal sebagai lokasi berburu kuliner enak, Pasar Lereng juga menjadi lokasi berdagang berbagai jenis barang. Termasuk di antaranya adalah berbagai pernak-pernik khas Bukittinggi. Tidak ketinggalan, Anda juga bisa berburu pakaian bekas hasil impor di sini.

Jajanan Khas Bukittinggi

Selain makanan berat, ada pula beragam makanan ringan khas Bukittinggi yang perlu Anda cicipi. Bubur kampiun adalah salah satunya, bisa ditemukan di berbagai tempat dengan harga yangmurah, tidak lebih dari Rp10 ribu. Pilihan lainnya, Anda juga bisa mencicipi kerupuk siram yang dapat dijumpai di sekitar Jam Gadang. Kerupuk siram ini memiliki penampilan yang sederhana. Hanya berupa kerupuk berwarna kuning yang kemudian dilaburi dengan kuah sate atau kari.

Kopi kawa daun juga menjadi jajanan yang dapat dicicipi berikutnya. Meski punya embel-embel kopi, makanan ini tidak dibuat dengan bahan biji kopi, melainkan pakai daun kopi. Dalam proses pembuatannya, daun kopi direbus lalu dicampurkan dengan gula atau susu. Selanjutnya, kopi kawa daun biasanya disajikan menggunakan batok kelapa.

Daftar Mall di Bukittinggi

Meski berlabel sebagai salah satu kota besar di Sumatera Barat, Kota Bukittinggi tidak seperti Jakarta atau Surabaya. Anda tidak akan menjumpai belasan atau malah puluhan mall di sini. Masyarakat lebih terbiasa berbelanja kebutuhan sehari-hari ke pasar tradisional, seperti Pasar Atas ataupun Pasar Bawah.

Namun, apakah tidak ada satu pun mall di Kota Bukittingi? Percaya atau tidak, hanya ada 2 mall di kota ini, yakni Plaza Bukittinggi dan Banto Trade Center. Plaza Bukit Tinggi berlokasi tak jauh dari Jam Gadang dan merupakan bekas bangunan kantor bupati Kabupaten Agam. Sementara itu, Banto Trade Center terletak di alamat Jalan Pemuda dan kondisinya juga tidak terlalu ramai.

Event Terkenal di Bukittinggi

Seperti halnya daerah lain, Kota Bukittinggi juga memiliki kegiatan rutin yang mereka adakan untuk menarik wisatawan. Makan bajamba adalah salah satunya. Dalam kegiatan ini, ribuan orang akan melakukan aktivitas makan bersama di satu tempat. Tradisi ini pun telah berlangsung secara turun temurun, dan saat ini mulai kembali digalakkan oleh pemerintah setempat.

Kegiatan rutin berikutnya adalah pacu kudo alias lomba pacu kuda. Dalam event ini, wisatawan bisa menyaksikan kuda-kuda pilihan dari berbagai tempat di Sumatera Barat berkumpul dan beradu cepat dalam satu lintasan. Jumlah peserta lomba ini pun cukup banyak, mencapai lebih dari 90 peserta setiap tahunnya.