Daftar
Daftarkan dirimu sebagai Airy Traveler

DAFTAR
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Sudah punya akun Airy? MASUK
|
Masuk
Masuk sebagai Airy Traveler


MASUK
LUPA PASSWORD?
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Belum punya akun Airy? DAFTAR
February 2020
Su
Mo
Tu
We
Th
Fr
Sa
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
1 Malam
Cari Kamar

4 Hotel Di Bandar-lampung

Urutkan Berdasarkan:Paling direkomendasikanHarga

Hint Icon
​AiryRooms Eco adalah salah satu kategori kamar AiryRooms yang menawarkan kamar dengan harga termurah dengan standar kenyamanan Airy Eco. AiryRooms Eco bekerja sama dengan penginapan, ​​residence dan ​guest house yang tersebar di seluruh Indonesia.
Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 114,700

Mohon menunggu, sedang mencari kamar terbaik untuk Anda
Maaf kami tidak bisa menemukan property sesuai kriteria pencarian anda.
1 dari 1 halaman
2 Filter Diterapkan
Reset Filter
Tampilan Harga
Harga per malam
Harga total
Pengaturan Lain
Tampilkan Full Book
Lihat Peta

Tentang Bandar Lampung

Bandar Lampung merupakan kota terbesar ketiga di Pulau Sumatra sekaligus ibu kota Provinsi Lampung. Kota seluas 197,22 km2 ini merupakan gerbang distribusi logistik dan perdagangan yang menghubungkan Sumatra dengan Jawa. Iklimnya cenderung panas dan lembab sepanjang tahun, dengan curah hujan cukup tinggi antara Bulan Desember hingga Maret.

Sejarah Bandar Lampung dapat dirunut dari awal abad ke-20. Pada tahun 1912, Bandar Lampung dikenal sebagai bagian dari Onder Afdeling Telokbetong, yaitu area kawedanan pada masa Kolonial Hindia Belanda. Area ini memiliki dua kota penting, yaitu Telokbetong serta Tanjungkarang yang hanya berjarak 5 km satu sama lain. Keduanya merupakan pusat administrasi, bisnis, perdagangan, dan keuangan pada masa tersebut.

Setelah terbentuknya Kabupaten Lampung Selatan pada awal masa kemerdekaan, Kota Tanjungkarang dan Telokbetong masuk ke dalam wilayah tersebut. Akan tetapi, pada tahun 1948, keduanya terpisah dari Lampung Selatan dan masuk ke Keresidenan Lampung, serta mulai dikenal dengan satu nama, yaitu Kota Tanjungkarang-Telukbetung.

Pada tahun 1965, status keresidenan berubah menjadi provinsi, dan Kota Tanjungkarang-Telukbetung mendapat status ibu kota. Tanjungkarang-Telukbetung akhirnya menjadi Kotamadya Bandar Lampung pada tahun 1983, sebelum menjadi Kota Bandar Lampung pada tahun 1999. Tanggal 17 Juni dipilih sebagai hari jadi Bandar Lampung, berdasarkan kemunculan nama “Lampong” pada laporan resmi kepada Gubernur Jenderal Cornelis pada tahun 1682.

Bandar Lampung memiliki jumlah penduduk sekitar 1.015.910 jiwa pada tahun 2017, dan jumlah ini diperkirakan terus meningkat. Populasinya sebagian besar terdiri dari kaum pendatang, seperti Jawa, Sunda, Bali, Padang, Bugis, Batak, dan Tionghoa. Bandar Lampung memiliki Kawasan Industri Lampung, sebuah area di timur kota yang menjadi lokasi berbagai perusahaan besar, misalnya PT Nestle Indonesia, PT Garuda Food, dan PT Tirta Investama Aqua Danone.

Bandar Lampung juga memiliki potensi wisata yang cukup beragam, misalnya wisata sejarah, budaya, kuliner, serta religi. Sekitar 89 persen populasi Bandar Lampung merupakan pemeluk Islam, membuat kota ini cocok sebagai salah satu tujuan wisata syariah. Masjid unik, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, tempat wisata alam, hingga kedai dan restoran sangat melimpah di Bandar Lampung. Hotel syariah di Bandar Lampung tersedia untuk penggemar wisata halal.

Transportasi di Bandar Lampung

Transportasi Darat

Bandar Lampung memiliki infrastruktur pendukung transportasi darat yang cukup lengkap. Jalan Tol Bakauheni—Bandar Lampung—Terbanggi Besar telah mulai beroperasi sejak Maret 2019. Pemerintah kota juga telah membangun beberapa jalan layang non-tol (JLNT) seperti JLNT Sultan Agung, Gajah Mada, dan Ki Maja, untuk mengurangi kemacetan.

Angkutan Kota

Angkutan kota di Bandar Lampung melayani berbagai rute populer di kota seperti Tanjungkarang, Rajabasa, Sukaraja, dan Pasar Cimeng. Tarifnya mulai dari Rp3.000.

Trans Bandar Lampung

Trans Bandar Lampung melayani rute-rute strategis di jalan besar, dengan tujuan seperti area Rajabasa, Sukaraja, Citra Garden, Panjang, dan Kemiling. Tarifnya antara Rp4.000 hingga Rp6.000.

Transportasi Laut

Bandar Lampung memiliki dua pelabuhan utama, Panjang dan Bakauheni. Pelancong dari Jawa biasanya membawa mobil dan motor atau naik bus untuk menyeberang ke Bandar Lampung dengan feri dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni. Ada sekitar 24 kapal feri yang melayani penyeberangan laut berdurasi sekitar dua jam.

Transportasi Udara

Bandar Lampung memiliki Bandara Internasional Radin Inten II. Maskapai yang menggunakan bandara ini antara lain AirAsia, Batik Air, Garuda Indonesia, Lion Air, Malindo Air, dan Nam Air.

Tempat Wisata Halal di Bandar Lampung dan Sekitarnya

Bandar Lampung memiliki beberapa tempat wisata halal yang wajib menjadi rekomendasi pelancong saat berkunjung.

Pantai Mutun

Pantai Mutun menawarkan pesona pantai indah berpasir putih di Teluk Lampung. Ombaknya relatif lembut, cocok untuk pengunjung yang membawa anak. Pengunjung bisa menyewa pelampung, meluncur di perosotan waterboom yang dibangun di tepi laut, atau menyewa banana boat, selancar angin, dan ATV. Pantai Mutun memiliki fasilitas lengkap, seperti tempat bilas, toilet, kantin, dan musala.

Pantai Mutun berlokasi di Kelurahan Pesawaran, Lampung Selatan, sekitar empat jam berkendara dari Bandar Lampung. Pantai ini buka selama 24 jam sehingga Anda bisa datang kapan saja.

Pulau Tangkil

Pulau Tangkil adalah pulau kecil di lepas Pantai Mutun. Pengunjung dapat mencapainya dengan menyewa perahu bertarif Rp10.000 dari Pantai Mutun. Pulau Tangkil memiliki beragam fasilitas wisata seperti ayunan, gubuk wisata, perahu donat, banana boat, selancar angin, dan kano. Pulau ini juga buka selama 24 jam dan memiliki penginapan sederhana.

Taman Kupu-Kupu Gita Persada

Taman Kupu-Kupu Gita Persada memadukan keindahan alam dengan tempat pemeliharaan dan pelestarian kupu-kupu. Didirikan pada tahun 1997 di kaki Gunung Betung, Taman Kupu-Kupu Gita Persada memiliki sekitar 140 spesies kupu-kupu Sumatra. Pengunjung bisa menyusuri jalur hijau sambil melihat kupu-kupu yang beterbangan serta belajar tentang hewan-hewan ini. Taman ini buka setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Taman Kupu-Kupu Gita Persada memiliki taman bermain, museum, serta rumah pohon yang populer sebagai tempat berfoto. Fasilitas untuk pengunjung cukup lengkap, misalnya musala, kantin, dan toilet. Taman wisata ini berlokasi di Kelurahan Sumber Agung, dekat dengan Perumahan Green Kemiling. Anda bisa mencapainya dengan berkendara selama 10 menit dari pusat Kota Bandar Lampung.

Taman Penangkaran Rusa Tahura

Berlokasi sekitar 200 meter dari Taman Kupu-Kupu Gita Persada, Taman Penangkaran Rusa Tahura memadukan panorama hijau dengan penangkaran hewan dan tempat wisata keluarga. Anda bisa melintasi jembatan kanopi untuk melihat area tempat rusa-rusa berlarian, bermain, dan mencari makan. Suasana yang asri dan udara sejuk membuatnya cocok untuk melepas lelah.

Taman Penangkaran Rusa Tahura memiliki beberapa titik berfoto yang menarik, seperti tempat duduk berbentuk sarang burung raksasa, gardu pandang di atas pohon, dan papan nama dengan hiasan payung warna-warni. Fasilitas taman juga cukup lengkap, seperti musala, kantin, toilet, dan gazebo untuk bersantai. Taman Penangkaran Rusa Tahura buka setiap hari pukul 7.00 hingga 18.00 WIB.

Lembah Hijau Lampung

Lembah Hijau Lampung mengajak pengunjung menikmati keindahan area hijau, kolam renang, serta tempat wisata keluarga dalam satu area. Berlokasi di Kecamatan Tanjung Karang Barat, Lembah Hijau Lampung terdiri dari waterboom mini, taman bermain, serta gubuk-gubuk wisata. Terdapat kebun binatang dengan hewan seperti gajah, buaya, rusa, dan beruang madu. Area ini juga memiliki kuda-kuda yang bisa disewa pengunjung.

Lembah Hijau Lampung memiliki area outbound yang bisa disewa oleh sekolah, keluarga, maupun perusahaan. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari kantin hingga musala. Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 8.00 hingga 17.00 WIB. Anda bisa mencapainya dengan berkendara selama 15 menit dari pusat Kota Bandar Lampung.

Museum Lampung

Berdiri sejak tahun 1988, Museum Lampung memiliki lebih dari 4.600 koleksi terkait alam, sejarah, seni, serta budaya Lampung. Pengunjung akan langsung melihat replika rumah adat serta bola besi pembuka lahan saat memasuki halaman museum. Bagian dalam museum menyimpan berbagai artefak budaya dua suku asli Lampung, Pepadun dan Peminggir.

Pengunjung juga bisa melihat koleksi keramik era Dinasti Ming, senjata tradisional, alat tenun dan kain tradisional, hingga uang kuno dari era penjajahan. Museum Lampung berlokasi di Jalan ZA Pagar Alam, pusat Kota Bandar Lampung, dan buka setiap hari dari pukul 8.00 hingga 14.00 WIB.

3D Lampung Walk

3D Lampung Walk merupakan salah satu tempat wisata terbaru yang cocok untuk keluarga. Berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo area Way Halim Permai (7 menit berkendara dari pusat kota), 3D Lampung Walk menempati lantai dua bangunan yang cukup luas. Tempat wisata ini terdiri dari sekitar 21 ruangan berkonsep unik untuk berfoto.

Anda bisa berfoto di ruang-ruang dengan lukisan tiga dimensi unik. Ada juga ruangan penuh bola kecil yang imut sehingga Anda bisa berpose seolah “terkubur”. Beberapa ruangan memiliki formasi cahaya warna-warni, sedangkan yang lainnya memamerkan konsep ruangan terbalik, seperti yang ada di Bali dan Bandung.

Rumah Stroberi dan Taman Kelinci Lampung

Rumah Stroberi dan Taman Kelinci Lampung adalah tempat wisata edukasi yang cocok untuk keluarga serta anak-anak. Diprakarsai oleh Hendro Irmawan, tempat ini terdiri dari kebun stroberi hidroponik serta tempat memelihara kelinci yang didekorasi apik. Pengunjung bisa melihat dan belajar tentang cara menanam stroberi secara hidroponik dalam kelas singkat.

Taman Kelinci memiliki desain unik berwarna-warni, lengkap dengan liang-liang kelinci berbentuk lucu. Selain berfoto, pengunjung juga bisa memberi makan dan membelai kelinci. Pengunjung yang ingin memelihara kelinci juga bisa mempelajari metodenya agar sukses.

Kuliner Halal Khas Bandar Lampung

Bandar Lampung memiliki aneka makanan khas yang tidak boleh Anda lewatkan. Berikut beberapa pilihan makanan dan jajanan halal di Bandar Lampung.

Pempek Lampung

Palembang bukan satu-satunya yang memiliki pempek sebagai makanan khas. Masyarakat Lampung juga memiliki pempek, namun dengan kuah yang menggunakan biang cuka sehingga memiliki tingkat keasaman lebih tinggi. Rasa ikan pada adonan pempek Lampung juga lebih pekat, cukup memuaskan untuk Anda yang menyukai rasa ikan lebih menonjol pada pempek.

Ikan Pindang

Pelancong yang mengunjungi Bandar Lampung wajib mencicipi ikan pindang. Ikan olahan yang digarami sebelum direbus atau diasapi ini berbeda dari ikan asin, dan biasanya dihidangkan di dalam kuah. Ikan pindang kuah di Bandar Lampung biasanya hadir dalam bentuk pindang kuah jernih dan yang bercampur tempoyak (durian fermentasi).

Seruit

Seruit merupakan hidangan ikan dan sambal ala Melayu yang populer di kalangan Suku Pepadun. Hidangan ini terdiri dari ikan, sambal terasi, dan tempoyak. Irisan mangga dan bawang kadang ditambahkan untuk menambah cita rasa segar. Ikan yang digunakan biasanya adalah ikan sungai lokal, seperti balide, baung, dan layis.

Seruit populer sebagai hidangan untuk acara istimewa, misalnya hajatan atau pesta pernikahan. Pemerintah Bandar Lampung telah mendorong berbagai hotel Bandar Lampung untuk menghidangkan kuliner lokal seperti seruit.

Gulai Taboh

Gulai taboh adalah hidangan khas masyarakat pesisir barat di Lampung. Tampilannya sepintas mirip sayur lodeh karena berkuah santan. Akan tetapi, gulai taboh memiliki potongan besar ikan di dalamnya. Ikannya bisa berupa ikan laut (tongkol, tuna), atau sungai (mas, mujair, patin).

Sayuran yang digunakan antara lain kacang panjang, rebung, kacang merah, dan kol. Kuahnya bercita rasa gurih serta agak pedas. Gulai taboh kini bisa ditemukan di berbagai hotel sebagai bagian dari upaya promosi wisata kuliner.

Lapis Legit

Lapis legit adalah kue warisan zaman Belanda yang populer dengan nama spekuk (spekkoek) di Lampung. Kue ini mirip bolu, tetapi dengan tekstur yang jauh lebih lembut karena mengandung banyak telur. Rasanya manis legit dan sering disajikan saat lebaran atau hari istimewa lain.

Kemplang

Kemplang adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari tepung tapioka dan adonan ikan sehingga bercita rasa gurih. Kemplang mirip dengan amplang Kalimantan atau kerupuk Palembang. Akan tetapi, jika amplang dan kerupuk Palembang digoreng, kemplang dibuat dengan cara dipanggang. Kemplang biasanya dimakan dengan sejenis sambal yang disertakan dalam bungkusnya.

Kopi Lampung

Kopi Lampung memiliki karakteristik berupa rasa kuat namun dengan tingkat keasaman rendah. Kopi Lampung berkualitas memiliki jejak-jejak rasa alami mirip herbal atau tanah (earthy flavor). Anda mungkin bisa membeli kopi ini lewat toko online, namun jangan lewatkan kesempatan mencicipi kopi Lampung langsung di tempat asalnya.

Restoran Halal Terkenal di Bandar Lampung

Bandar Lampung memiliki beberapa restoran dan kedai halal yang wajib Anda coba selama berkunjung.

Mie Khodon

Mie Khodon adalah restoran mi Teluk Betung yang telah hadir sejak tahun 1960-an. Ciri khasnya adalah mi buatan rumahan berukuran agak tebal, mirip mi Jawa. Kuahnya gurih mirip sup berwarna sedikit gelap, lengkap dengan taburan kol, sawi, dan bubuk udang kering. Mi kuah merupakan menu favorit di kedai ini.

Kedai Mie Khodon berlokasi di Jalan Ikan Bawal 22, Kecamatan Teluk Betung Selatan, sekitar 7 km dari pusat kota. Kedai ini buka pukul 13.00 dan biasanya sudah tutup sebelum pukul 18.00 karena minya cepat habis.

Cikwo Resto & Coffee

Cikwo Resto & Coffee adalah salah satu kedai yang menjual gulai taboh serta kuliner lokal lainnya. Kedai ini berlokasi di Jalan Kimaja, Labuhan Ratu, sekitar 11 menit dari pusat Kota Bandar Lampung. Bagian dalam kedai ini dipenuhi mural berwarna-warni yang melambangkan Bandar Lampung. Pengunjung bahkan bisa meminjam siger (semacam hiasan kepala) dan baju adat untuk berfoto.

Cikwo Resto & Coffee juga menyajikan kopi Lampung dan kue-kue lokal sebagai hidangan ringan. Kedai ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Rumah Makan Pindang Ria

Rumah Makan Pindang Ria merupakan salah satu restoran pindang paling terkenal di Bandar Lampung. Anda bisa memesan pindang ikan patin, baung, dan pindang tulang, lengkap dengan kuah jernih atau tempoyak. Tersedia juga hidangan yang lebih umum, seperti ayam dan ikan bakar.

Rumah Makan Pindang Ria berlokasi di Jalan Ahmad Dahlan, sekitar 10 menit berkendara dari pusat kota. Restoran ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Bersiaplah antre jika Anda datang saat jam makan siang.

Pindang Mak War

Pindang Mak War menghadingkan aneka pindang asli Lampung dengan ikan-ikan sungai khasnya, seperti patin dan baung. Ciri khasnya adalah pengolahan khusus yang menghilangkan bau serta rasa mirip lumpur dari ikan-ikan ini. Kuah pindangnya bercita rasa segar, gurih, asam, dan sedikit pedas. Anda wajib mencoba sambal rusip, yaitu sambal khas dari ikan fermentasi.

Pindang Mak War berlokasi di Jalan Kiwi 17, Sidodadi, Kedaton. Anda dapat mencapainya dengan berkendara selama 32 menit dari pusat Kota Bandar Lampung.

Dr. Coffee Cafe

Dr. Coffee adalah salah satu kedai kopi terbaik di Bandar Lampung untuk menikmati kopi Lampung. Kedai ini juga mendidik pengunjung dalam hal rasa, pemilihan, hingga penyeduhan biji kopi. Dr. Coffee terkenal karena mengembangkan lima jenis kopi single origin, yaitu Ulu Belu, Fajar Bulan, Sumber Jaya, Liwa, dan kopi organik Mekar Sari.

Dr. Coffee berlokasi di Jalan Pagar Alam, Bandar Lampung. Kedai ini buka dari pukul 12.00 hingga 24.00 WIB.

Bakso Sonhaji Sony

Bakso Sonhaji Sony adalah warung bakso paling ikonik di Bandar Lampung yang sudah memiliki banyak cabang. Bakso di warung ini terkenal dengan teksturnya yang empuk tetapi padat. Hal ini karena campuran dagingnya sedikit lebih banyak dari tapioka sehingga tekstur dan rasa gurihnya lebih menonjol. Bakso Sonhaji Sony begitu terkenal sehingga Anda bisa membeli bakso versi bekunya di berbagai toko online.

Anda bisa menemukan Bakso Sonhaji Sony di beberapa area di Bandar Lampung, seperti di Jalan Zainal Abidin, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunung Rajabasa Raya, Jalan Pangeran Antasari, dan Jalan Gajah Mada.

Oleh-Oleh Halal Khas Bandar Lampung

Bandar Lampung memiliki cukup banyak tempat belanja oleh-oleh, termasuk yang berupa makanan. Inilah beberapa oleh-oleh khas Bandar Lampung lengkap dengan tempat membelinya.

Keripik Pisang

Provinsi Lampung merupakan salah satu penghasil pisang terbesar di Indonesia. Hal ini terlihat dari popularitas keripik pisang sebagai oleh-oleh dari Bandar Lampung. Tidak seperti keripik yang biasa dijual di gerobak pinggir jalan, keripik pisang ala Bandar Lampung memiliki banyak kreasi. Anda bisa menemukan keripik pisang pedas, cokelat, keju, bahkan durian.

Aneka Sari Rasa merupakan pusat oleh-oleh keripik pisang di Jalan Ikan Kakap, Teluk Betung. Lokasinya hanya sekitar 15 menit berkendara dari pusat kota.

Pai Pisang

Pai pisang Bandar Lampung berukuran besar dengan tekstur luar renyah dan isian lembut. Oleh-oleh pai pisang biasanya dikemas dalam kotak dengan jumlah tiga hingga lima buah. Variasi rasanya antara lain cokelat, kacang, keju, susu, bahkan Oreo dan teh hijau.

Salah satu tempat populer untuk membeli pai pisang adalah toko roti Yussy Akmal yang berlokasi di Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, sekitar 6 menit berkendara dari pusat kota.

Browkis

Browkis adalah nama populer untuk brownies berbahan dasar kulit pisang. Pelancong dapat menemukan kue unik ini di Browkis House, yang berlokasi di Jalan M. Yunus, sekitar 16 menit berkendara dari pusat kota. Rasa dan tekstur kue ini mirip dengan brownies pada umumnya karena kulit pisangnya diproses secara khusus.

Lampung Bona Cake

Ingin membeli oleh-oleh yang lebih kekinian di Bandar Lampung? Cobalah Lampung Bona Cake. Kue ini dibuat dengan resep yang menyerupai kelembutan cheesecake Jepang. Pilihan paling terkenal antara lain adalah keju dan Chocomaltine (campuran Ovomaltine, cokelat, kacang almond, dan taburan kelapa). Anda bisa membelinya di toko Lampung Bona Cake di Jalan Raden Intan, sekitar 10 menit berkendara dari pusat kota.

Pempek

Pempek Lampung tidak hanya bisa dimakan langsung, tetapi juga tersedia untuk oleh-oleh. Pempek 123 merupakan tempat membeli pempek terkenal dalam bentuk mentah/basah. Bandar Lampung memiliki beberapa cabang Pempek 123, tetapi pusatnya berada di Jalan Ikan Belanak 15, sekitar 11 menit berkendara dari pusat kota.

Tempat Jajanan Murah dan Halal di Bandar Lampung

Ingin sekadar duduk sambil menikmati makanan ringan dan minuman? Bandar Lampung punya beberapa tempat jajan yang patut Anda coba.

Pusat Jajan Lampung Walk

Lampung Walk adalah pusat wisata keluarga di Jalan Pulau Batam, Bandar Lampung, sekitar 7 menit berkendara dari pusat kota. Tempat ini memiliki pusat jajanan yang cukup lengkap. Anda bisa menemukan kios seperti bakso, pempek, mi ayam, hingga pizza.

Oops Pujasera

Oops Pujasera adalah pusat kuliner dan jajan berkonsep terbuka di Way Halim Permai yang menyajikan makanan berat serta ringan. Selain menu makanan berat seperti mi, bakso, dan aneka nasi, Anda bisa memesan minuman kekinian. Tempatnya kasual dan cocok untuk keluarga. Lokasinya sekitar 9 menit berkendara dari pusat kota.

Masjid Terkenal di Bandar Lampung

Bandar Lampung memiliki beberapa masjid yang cocok Anda jadikan tujuan wisata halal sekaligus tempat beribadah.

Masjid Agung Al-Furqon

Masjid Agung Al-Furqon adalah masjid terbesar sekaligus ikon Bandar Lampung. Berlokasi di persimpangan Jalan Diponegoro dan Jalan Susilo, tepat di pusat kota, Masjid Agung Al-Furqon adalah tempat populer untuk ibadah, aktivitas, sekaligus wisata religi. Keunikannya adalah taman bunga dengan dinding pembatas berhiaskan ukiran kaligrafi dan motif khas Lampung.

Pintu dan bagian dalam masjid dihiasi kayu-kayu jati, dengan warna-warna hijau dan kuning. Mimbar kayu jati, jam kuno, serta pilar-pilar kayu yang dipoles berkilau semakin menambah keunikannya. Area di sekitar masjid menjadi tempat berjualan pedagang jajanan lokal pada malam hari.

Masjid Jami Al-Yaqin

Masjid Jami Al-Yaqin berdiri pada tahun 1839 dan merupakan masjid tertua di Bandar Lampung. Masjid yang bertahan dari dampak letusan Krakatau tahun 1883 ini telah melalui beberapa renovasi, tetapi masih mempertahankan pesona warisan sejarahnya. Masjid Jami Al-Yaqin berlokasi di Jalan Raden Intan, Enggal, sekitar 7 menit berkendara dari pusat kota. Lokasinya dekat dengan area bisnis serta toko oleh-oleh.

Hotel Syariah di Bandar Lampung

Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk menginap di hotel yang memberikan kenyamanan dan ketenangan saat di Bandar Lampung, Anda dapat memilih hotel syariah di Bandar Lampung. Hotel syariah yang bekerjasama dengan Airy di Bandar Lampung ini memiliki jaminan kenyamanan yang lebih tinggi dibanding tipe hotel Airy lainnya. Hal tersebut dikarenakan hotel syariah memiliki ketentuan tambahan demi meningkatkan kenyamanan semua tamu yang menginap di hotel ini.

Apa saja yang menjadi tambahan jaminan kenyamanan yang akan Anda peroleh ketika menginap di hotel Airy Syariah di Bandar Lampung ini?

1. Hanya Tamu Yang Memiliki Dokumen Resmi

Tamu yang menginap di Airy Syariah Bandar Lampung ini adalah tamu yang memiliki dokumen resmi seperti buku nikah. Karena setiap tamu pasangan lawan jenis yang akan menginap harus menunjukkan dokumen resmi yang menyatakan keduanya telah menikah yaitu dengan buku nikah.

Jadi, jika Anda ingin menginap di Airy Syariah Bandar Lampung ini, Anda wajib menunjukkan dokumen seperti buku nikah apabila bersama dengan pasangan lawan jenis. Dengan ketentuan ini, Anda dapat menginap lebih tenang di Airy Syariah tanpa perlu khawatir akan suatu hal buruk terjadi.

2. Memiliki Atribut Tambahan Pendukung

Dengan konsep syariah, tentu Anda akan mendapatkan atribut pendukung keseharian sebagai muslim ketika menginap di salah satu hotel Airy Syariah di Bandar Lampung. Anda akan menemukan atribut seperti penunjuk kiblat, perlengkapan sholat (sajadah, mukena, sarung). Di beberapa hotel yang bekerjasama dengan Airy, Anda akan menemukan mushalla untuk Anda beribadah.

3. Jaminan Produk Makanan/Minuman Halal

Konsep muslim-friendly tidak hanya atribut pendukung untuk beribadah muslim, namun juga memastikan produk makanan/minuman yang tersedia baik yang disediakan gratis ataupun diperjualbelikan dijamin halal. Jadi Anda tidak perlu khawatir juga mengenai kehalalan makanan atau minuman yang akan Anda dapatkan di hotel Airy Syariah ini.

Ketiga jaminan kenyamanan tambahan itulah yang akan Anda dapatkan ketika menginap di Airy Syariah Bandar Lampung. Hotel syariah memang sangat melekat pada muslim atau orang beragama islam, namun Airy Syariah tidak hanya untuk muslim, melainkan semua orang bisa menginap di Airy Syariah Bandar Lampung dengan menunjukan dokumen resmi yang dibutuhkan saat check in hotel.

Pilihan Hotel Airy Syariah di Bandar Lampung

Airy Rooms menawarkan beberapa hotel syariah di Bandar Lampung dengan harga ekonomis yang cocok untuk berbagai jenis pelancong.

Airy Syariah Urip Sumoharjo Gang Kencana 31

Airy Syariah Urip Sumoharjo Gang Kencana 31 menawarkan kamar-kamar luas dan nyaman di homestay bertingkat. Setiap kamar memiliki AC, kamar mandi berpancuran, tempat tidur besar, meja dan kursi, sofa, lemari es, serta TV. Tamu mendapat air minum serta perlengkapan mandi gratis. Wi-Fi tersedia di setiap kamar.

Airy Syariah Urip Sumoharjo berlokasi sekitar 10 menit berkendara dari pusat kota. Hotel ini dekat dengan pusat perbelanjaan. Restoran Kampoeng Bamboe berlokasi sekitar 900 m dari hotel, menawarkan suasana asri serta menu-menu lokal lezat.

Airy Eco Syariah Way Ketibung 44

Airy Eco Syariah Way Ketibung 44 menghadirkan kamar-kamar sederhana tetapi nyaman. Hunian ala homestay ini menghadirkan kamar single untuk pelancong yang bepergian sendirian, sehingga lebih ekonomis. Setiap kamar dilengkapi dengan kamar mandi berpancuran, Wi-Fi, TV, AC, perlengkapan mandi, dan air mineral gratis.

Airy Eco Syariah Way Ketibung 44 dekat dengan beberapa tujuan wisata kuliner. Rumah Makan Nasi Bakar New LG berlokasi sekitar 200 m dari penginapan. Nikmati kuliner Lampung ala prasmanan di Umah Bone yang berlokasi sekitar 800 m dari penginapan syariah murah di Bandar Lampung ini.