Daftar
Daftarkan dirimu sebagai Airy Traveler

DAFTAR
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Sudah punya akun Airy? MASUK
|
Masuk
Masuk sebagai Airy Traveler


MASUK
LUPA PASSWORD?
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Belum punya akun Airy? DAFTAR
March 2020
Su
Mo
Tu
We
Th
Fr
Sa
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1 Malam
Cari Kamar

8 Hotel Di Medan

Urutkan Berdasarkan:Paling direkomendasikanHarga

Hint Icon
​AiryRooms Eco adalah salah satu kategori kamar AiryRooms yang menawarkan kamar dengan harga termurah dengan standar kenyamanan Airy Eco. AiryRooms Eco bekerja sama dengan penginapan, ​​residence dan ​guest house yang tersebar di seluruh Indonesia.
Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 100,500

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 192,300

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 205,600

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 192,300
Sisa 2 kamar

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 125,800
Sisa 3 kamar

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 345,246

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 132,500

Airy Indonesia
 
Full Book
Kamar penuh

Mohon menunggu, sedang mencari kamar terbaik untuk Anda
Maaf kami tidak bisa menemukan property sesuai kriteria pencarian anda.
1 dari 1 halaman
2 Filter Diterapkan
Reset Filter
Tampilan Harga
Harga per malam
Harga total
Pengaturan Lain
Tampilkan Full Book
Lihat Peta

Tentang Medan

Kota Medan memiliki sejarah panjang dalam pemerintahannya. Sebelum menjadi kota modern terbesar ketiga di Indonesia, kota ini sudah berganti-ganti kekuasaan. Awalnya Medan didirikan pertama kali oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada tahun 1590 atau akhir abad ke-16.

Dalam perkembangannya pada abad ke-17, berdirilah Kesultanan Deli yang memerintah kawasan Medan dan sekitarnya. Lalu Inggris datang dan akhirnya Belanda menguasai hampir semua wilayah yang ada di sini karena memiliki potensi yang sangat besar.

Medan memiliki kawasan pelabuhan yang besar dan juga bandara luas di Indonesia. Saat masa kolonial pelabuhan itu dimanfaatkan sebagai pusat lalu-lintas perdagangan dan masuknya senjata ke kawasan Sumatera. Berbagai produk unggulan dari Sumatera dikirim ke Eropa untuk diuangkan.

Kota yang ada di sebelah atas dari Sumatera ini menjadi pusat perkebunan yang sangat penting bagi Belanda. Tidak mengherankan kalau kota ini direbut dengan kekuatan yang sangat penuh. Setelah direbut, Medan menjadi pusat dari Keresidenan Sumatera Timur.

Setelah Indonesia merdeka dan penjajah diusir dari kawasan Sumatera, Medan terus berkembang menjadi kota terbesar di luar Jawa. Berbagai fasilitas dibangun mulai dari fasilitas ibadah, perkantoran, dan juga fasilitas umum lain termasuk berbagai jenis sekolah hingga jenjang perguruan tinggi.

Medan juga menjadi salah satu pusat wisata halal di kawasan Sumatera. Tidak mengherankan kalau banyak destinasi yang cocok untuk wisata religi atau ramah dikunjungi oleh muslim. Deretan hotel syariah di Medan juga mulai bermunculan untuk menunjang kegiatan wisata halal khususnya untuk keluarga.

Transportasi di Medan

Medan memiliki beberapa alat transportasi yang bisa digunakan untuk mengakses pusat kota dan beberapa wilayah di sekitarnya.

Transportasi Darat

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Medan memiliki transportasi darat yang beragam. Berbagai kendaraan ada di sini mulai dari yang dioperasikan secara manual sampai mesin. Pelancong bisa memilih sendiri ragam transportasi yang sesuai dengan keinginan.

Transportasi darat yang ada di Medan melayani perjalanan dari dan ke pusat kota melalui jalur lintas Sumatera yang panjang. Selain itu kawasan wisata dan pusat ekonomi dan perdagangan penting juga dilalui kendaraan darat. Transportasi darat di Medan umumnya terdiri dari:

Ojek

Transportasi ini banyak terdapat di kawasan kota Medan khususnya yang dekat dengan fasilitas umum seperti pasar. Tarif dari ojek beragam dan umumnya berdasarkan negosiasi langsung. Alternatif lain adalah ojek online yang bisa didapatkan dengan aplikasi.

Becak

Sama halnya dengan ojek, becak juga banyak ditemukan di sekitar Medan khususnya pasar dan juga persimpangan jalan. Becak cocok untuk perjalanan jarak dekat yang membutuhkan ruang besar untuk meletakkan barang.

Jenis becak yang ada di Medan ada dua, pertama jenis becak motor yang tidak dikayuh secara langsung. Lalu ada becak yang dikayuh secara manual oleh pemiliknya.

Angkutan Kota

Kota Medan memiliki cukup banyak angkutan kota non bus yang melayani berbagai rute perjalanan khususnya di kawasan yang cukup sulit dilalui kendaraan besar. Tidak banyak rute angkutan kota, ada baiknya selalu bertanya sebelum naik.

Bus

Bus hanya mengantarkan penumpang dari dan ke terminal. Umumnya pendatang dari luar Medan akan datang melalui jalur bus karena dianggap cukup mudah digunakan dan bisa ada kapan saja dari jalur lintas Sumatera.

Kereta Api

Kereta api di kota ini menghubungkan Medan dengan Tanjungpura di sebelah barat laut, Belawan di sebelah utara, dan Binjai-Tebing Tinggi-Pematang Siantar dan Tebing Tinggi-Kisaran-Tanjung Balai-Rantau Prapat di tenggara. Medan adalah salah satu kota di Sumatera yang sudah memiliki jalur kereta api meski tidak sebanyak di Jawa.

Transportasi Udara

Perjalanan ke Medan dari beberapa kota seperti di kawasan Jawa akan memakan waktu hingga berhari-hari. Menyiasati hal ini bandara dibangun untuk memudahkan akses dari dan ke Medan.

Bandara yang melayani perjalanan dari dan ke Medan adalah Bandara Kuala Namu. Sebelum tahun 2013, perjalanan dilakukan di Bandara Polonia Medan. Dari Bandara Kuala Namu, perjalanan dari dan ke luar negeri bisa dilakukan.

Tempat Wisata Halal di Medan

Medan memiliki cukup banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Mayoritas tempat wisatanya juga cukup ramah muslim. Berikut rekomendasi selengkapnya.

Tjong A Fie Mansion

Sebelum menjadi bangunan bersejarah dan menjadi pusat destinasi wisata oleh warga lokal, rumah besar ini rumah dari saudagar kaya. Setelah meninggal dunia, rumahnya dijadikan sebagai salah satu museum besar dengan ornamen khas dari negeri tirai bambu yang kental.

Rumah besar ini memiliki puluhan ruangan yang semuanya memiliki cerita tersendiri. Wisatawan yang datang ke sini bisa mempelajari sejarah dari bangunan dan juga mencari tempat yang tepat untuk berfoto dan mengabadikan beberapa spot menarik yang ada di sekitar bangunan.

Istana Maimun

Istana Maimun adalah salah satu bukti keberadaan dari Kesultanan Deli di masa lampau. Istana ini dibangun pada akhir abad ke-19 dan saat Belanda masih menjadi kekuatan yang sangat besar di Indonesia. Bangunan digunakan sebagai tempat tinggal raja meski saat ini digunakan sebagai salah satu museum.

Hal menarik dari Istana Maimun yang menjadi perhatian banyak orang adalah desain bangunannya. Bangunan tidak hanya memasukkan unsur lokal saja, tapi juga ada unsur Timur Tengah, India, Italia, dan Spanyol. Istana Maimun buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB.

Pasar Belawan

Pasar Belawan bukanlah pasar biasa yang menjual produk sehari-hari seperti sayuran dan juga daging. Pasar ini merupakan pusat barang antik yang ada di Medan dan sudah terkenal ke seluruh penjuru Sumatera.

Barang yang dijual di sini ada banyak mulai dari aneka guci kuno, sampai aksesori yang unik untuk rumah. Beberapa barang yang berhubungan dengan musik dan seni juga banyak tersedia di sini.

Air Terjun Dua Warna Sibolangit

Dinamai dua warna karena memang ada dua gradasi warna yang ditampilkan oleh air terjun di Sibolangit ini. Pertama warna biru muda dan kedua agar pekat. Warna ini cukup unik mengingat warna air terjun umumnya jernih saja atau keruh.

Air terjun ini berada di ketinggian 1270 meter dari permukaan air laut. Selanjutnya akses ke tempat ini sekitar 1 jam perjalanan dari pusat Medan. Oh ya, karena lokasinya berada di ketinggian, udaranya pasti dingin sehingga membawa jaket sangat direkomendasikan.

Museum Sumatera Utara

Tidak lengkap rasanya kalau mengunjungi Medan tidak menyempatkan diri untuk datang ke Museum Sumatera Utara Museum ini merupakan yang terbesar di kawasan Medan dan juga seluruh Sumatera. Di dalamnya terdapat ribuan koleksi benda sejarah sejak ribuan tahun silam.

Benda bersejarah yang ada di sini umumnya berasal dari peninggalan Kerajaan Hindu dan Buddha di masa lalu. Semuanya tersimpan rapi di dalam museum bersama beberapa peninggalan benda era perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Museum ini buka setiap hari kecuali senin mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Kuliner Halal Khas Medan

Medan memiliki cukup banyak kuliner khas yang halal dan bisa dimakan oleh siapa saja. Kalau Anda sedang berada di Medan, berikut beberapa kuliner yang cukup

direkomendasikan.

Rujak Buah Minang

Rujak buah memang bisa ditemukan di mana saja. Namun, rujak buah yang ada di Medan sedikit berbeda. Aneka buah langsung dicampur dengan bumbu kacang yang sangat khas lalu diberi taburan kacang goreng yang garing.

Rujak buah ini banyak ditemukan di pinggiran jalan sekitar Medan. Harganya tidak terlalu mahal bahkan di bawah Rp20.000 per porsi dan bisa dimakan berdua. Kalau Anda berada di Medan dan ingin makan yang segar-segar, carilah makanan ini.

Kari Bihun

Kuliner bernama kari bihun ini sebenarnya sangat sederhana dan hanya menggabungkan dua elemen saja. Pertama adalah bihun yang sudah dimasak di dalam air dan juga kari yang memiliki kuah kuning yang kental. Isian kari biasanya terdiri dari ayam, daging sapi, dan kentang.

Kari bihun bisa ditemukan dengan mudah di beberapa kawasan khususnya sekitar pasar. Makanan ini hanya muncul dari pagi sampai siang. Usahakan mencobanya saat pagi hari sebagai bagian dari sarapan.

Bihun Bebek

Tidak banyak kuliner yang memadukan antara bihun dan juga bebek. Namun, di Bogor ada satu kuliner bernama Bihun Bebek yang sangat terkenal. Bihun yang sudah dimasak dulu dengan air dicampur dengan kuah gurih yang sedap dan juga potongan daging bebek yang empuk.

Meski bihun ini menggunakan kuah dan kaldu dari bebek, rasa dan aromanya tidak akan ada amisnya. Jadi, sangat cocok untuk disantap selagi panas khususnya untuk sarapan. Bihun bebek ini tidak bisa ditemukan di banyak tempat, di Bogor Anda bisa mencobanya di Jalan Kumango.

Nasi Ayam

Nasi ayam mungkin bisa ditemukan di mana saja, bahkan di gerai makanan cepat saji. Namun, nasi ayam yang berasal dari Bogor ini sedikit berbeda karena menggunakan bumbu khusus. Bumbu sudah dicampur ke ayam hingga meresap sampai masuk ke dalam.

Nasi ayam ini umumnya disajikan dalam bentuk potongan kecil-kecil siap makan dengan nasi dan sambal. Beberapa nasi ayam juga menyajikan semacam sup untuk pelengkap.

Sate Padang

Sate Padang juga banyak ditemukan di kawasan Medan. Makanan ini terbuat dari daging atau jeroan dari sapi yang ditusuk layaknya sate. Selanjutnya sate disiram dengan kuah kental dan diberi sambal. Sate Padang bisa dimakan langsung atau disantap bersama dengan nasi.

Mie Balap

Sekilas mie balap ini sama dengan olahan masakan peranakan bernama kwetiau. Bahannya dari mie yang memiliki irisan cukup besar. Selanjutnya dimasak dengan telur, bawang putih, dan campuran tauge yang besar. Mie balap disajikan dengan sambal.

Mie Titi

Mie Titi adalah salah satu kuliner khas Aceh. Namun, dalam perkembangannya juga menguasai kawasan Medan. Mi ini biasanya terbuat dari olahan mi kuning yang kecil-kecil lalu dicampur dengan aneka seafood sesuai dengan permintaan.

Restoran Halal Terkenal di Medan

Salah satu ketakutan terbesar saat melakukan perjalanan wisata adalah sulitnya mendapatkan makanan halal. Khususnya di Medan tidak perlu khawatir. Ada banyak restoran halal yang bisa didatangi, berikut beberapa rekomendasinya.

Lontong Kak Lin

Lontong Kak Lin adalah salah satu kuliner lokal Medan yang sangat nikmat dan sering disantap saat sarapan. Isian dari makanan ini adalah lontong, bihun, telur, dan kuah kuning mirip kare yang sangat nikmat. Untuk pelengkap, Anda bisa mengonsumsi dengan sate kerang.

Harga: Mulai Rp10.000 untuk polos dan tanpa lauk tambahan

Alamat: Jalan Teuku Cik Ditiro, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara

Jam Operasional: Senin-Sabtu, 07.00 – 16.00 | Minggu, 07.00 – 12.00

Wajir Seafood

Medan juga dikenal dengan kuliner seafood yang sangat nikmat dan juga menggoda. Makanan ini bisa Anda dapatkan di Wajir Seafood. Ada banyak jenis ikan laut yang bisa diolah dengan digoreng atau dibakar. Selanjutnya cumi, kerang, dan udang juga diolah dengan bumbu Padang.

Harga: Mulai Rp50.000 untuk lauk dan nasi.

Alamat: Jalan Kolonel Sugiono No.3i, Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara

Jam Operasional: 16.00 – 22.30, khusus akhir pekan buka mulai 11.00 WIB.

Bihun Bebek Kumango (ASIE)

Meski diolah dengan cara oriental, makanan yang jadi buruan banyak orang ini menggunakan bebek sebagai bahan utamanya. Kalau Anda ingin mencoba kuliner bebek yang unik dan berbeda dari yang lain bisa memesan semangkuk mi bihun dengan kuah bening dan irisan daging bebek gurih ini.

Soto Sinar Pagi

Soto Sinar Pagi adalah salah satu yang paling terkenal di Medan. Soto daging ini menawarkan kuah yang gurih dan daging yang sangat empuk. Satu porsi soto disajikan dengan nasi, sambal, dan Anda boleh tambah perkedel kentang.

Harga: Mulai Rp28.000 satu porsi.

Alamat: Jalan Sei Deli No.2, Silalas, Medan Barat, Sumatera Utara

Jam Operasional: 07.30 – 15.00 WIB

Kedai Kopi Apek

Bosan di Medan dan ingin menikmati suasana santai sambil menikmati kopi di kedai yang memiliki kesan etnik, segera datang ke Kedai Kopi Apek. Kedai kopi ini menghadirkan kopi lokal terbaik yang diolah secara tradisional. Selain itu kedai kopi ini juga menawarkan aneka roti bakar nikmat.

Harga: Mulai Rp20.000 untuk kopi.

Alamat: Jalan Hindu Nomor 110, Kesawan, Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara

Jam Operasional: 06.00 – 14.00 kecuali minggu sampai 23.30 WIB.

Oleh-Oleh Halal Khas Medan

Ada cukup banyak oleh-oleh halal yang bisa Anda bawa pulang setelah melakukan perjalanan di Medan. Berikut beberapa oleh-oleh yang bisa Anda beli.

Bolu Meranti Medan

Kuliner bolu tidak hanya ada di sekitar Jawa saja. Medan juga memiliki bolu gulung khas yang selalu menjadi oleh-oleh. Bolu Meranti memiliki banyak varian rasa dan taburan. Dalam suhu ruang, makanan ini tahan 2-3 hari saja.

Sirup Markisa

Mumpung berada di Medan, coba beli aneka sirup khususnya markisa. Buah ini banyak tumbuh di sekitar Medan. Sirup ini terbuat dari markisa asli yang diambil airnya sebelum dikemas dalam botol.

Teri Medan

Teri Medan wajib dibeli kalau Anda berada di Medan. Ikan kecil ini bisa dibeli dalam bentuk matang seperti sudah digoreng tepung dan dibumbui pedas.

Bika Ambon

Meski bernama Ambon, makanan bernama bika ini bisa didapatkan di seluruh penjuru Medan. Bentuknya mirip sekali dengan kue karamel meski warnanya hijau dan memiliki rasa sangat manis.

Tempat Jajanan Murah dan Halal di Medan

Ada banyak tempat makanan atau jajan murah di sekitar Medan. Namun, untuk lokasi yang berkelompok cukup sulit ditemui. Namun, di kawasan pusat kota seperti sekitar alun-alun atau masjid besar ada deretan pusat kuliner yang wajib dijelajahi.

Selanjutnya di sekitar mal dan pusat perbelanjaan di Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Sisingamangaraja juga banyak pedagang kuliner yang cocok untuk jajan, makan, atau sekadar berbelanja oleh-oleh.

Selanjutnya di Merdeka Walk dan Pusat Kuliner Pagaruyung juga bisa dijelajahi khususnya malam hari untuk berburu street food.

Masjid Terkenal di Medan

Medan dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di kawasan Sumatera di masa lalu. Tidak mengherankan kalau ada banyak masjid tua berdiri di sini dan siap didatangi untuk beribadah saat pelesir.

Masjid Al Osmani

Masjid Al Osmani dibangun pada tahun 1800-an akhir oleh Sultan Osman Perkasa Alam yang merupakan sultan ketujuh dari Kesultanan Deli. Pembangunan dilakukan untuk memperluas penyebaran Islam di kawasan Medan dan juga sebagai pendorong ibadah bagi warga muslim di sekitar istana.

Saat awal dibangun, masjid ini hanya berukuran 16x16 meter saja. Saat ini sudah jadi besar dan megah. Dahulu kala selain digunakan sebagai tempat untuk beribadah, berbagai kajian Islam dan juga budi pekerti dilakukan di sini setiap harinya.

Masjid Raya Al Mashun Medan

Masjid Raya Al Mashun Medan merupakan salah satu masjid tua dan megah yang ada di pusat Kota Medan. Masjid ini dibangun pada awal tahun 1900-an. Selanjutnya masjid dijadikan sebagai kawasan ibadah untuk warga kerjaan karena lokasinya tidak jauh dari lokasi para sultan di kawasan Medan.

Masjid ini dibangun oleh Sultan selama 3 tahun. Namun, dari beberapa sumber juga mengatakan kalau pendanaan dari bangunan ini juga diberikan oleh Tjong A Fie yang merupakan saudagar Tionghoa yang sangat kaya di masa itu. Karena hubungan dengan kesultanan sangat baik, dia mau membantu pembangunan rumah ibadah.

Masjid Badiuzzaman

Ada hal unik dari pembangunan Masjid Badiuzzaman yang berada di Medan. Pertama, masjid ini dibangun tanpa menggunakan semen sama sekali. Masjid dibangun menggunakan kuning telur untuk menempelkan batu dan komponen lainnya. Kemungkinan sistem interlock diberlakukan selama proses pembangunan.

Masjid ini dibangun pada tahun 1885 dan tetap terjaga sampai sekarang. Bagian yang masih dipertahankan dan berusia ratusan tahun adalah bagian mimbar dan sekitarnya. Meski sudah berusia ratusan tahun, kualitasnya sangat sempurna. Bahkan, masih sering digunakan sebagai lokasi salat berjamaah saat Jumat dan juga Hari Raya.

Masjid Ghaudiyah Medan

Jika dilihat sekilas Masjid Ghaudiyah Medan tidak terlihat seperti masjid. Dari luar hanya ada gapura dengan nama masjid dan lorong saja. Selebihnya bangunan masjid seperti rumah biasa dengan sentuhan desain klasik. Meski terkesan kecil dan biasa masjid ini sudah ada sejak tahun 1800-an.

Dengan usia yang mencapai 200-an tahun, masjid tetap berdiri kokoh dan digunakan sebagai tempat beribadah. Di kawasan sekitar masjid juga terdapat kawasan makan yang hanya diperuntukkan bagi warga muslim keturunan India yang mungkin ikut membangun masjid ini.

Hotel Syariah di Medan

Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk menginap di hotel yang memberikan kenyamanan dan ketenangan saat di Medan, Anda dapat memilih hotel syariah di Medan. Hotel syariah yang bekerjasama dengan Airy di Medan ini memiliki jaminan kenyamanan yang lebih tinggi dibanding tipe hotel Airy lainnya. Hal tersebut dikarenakan hotel syariah memiliki ketentuan tambahan demi meningkatkan kenyamanan semua tamu yang menginap di hotel ini.

Apa saja yang menjadi tambahan jaminan kenyamanan yang akan Anda peroleh ketika menginap di hotel Airy Syariah di Medan ini?

1. Hanya Tamu Yang Memiliki Dokumen Resmi

Tamu yang menginap di Airy Syariah Medan ini adalah tamu yang memiliki dokumen resmi seperti buku nikah. Karena setiap tamu pasangan lawan jenis yang akan menginap harus menunjukkan dokumen resmi yang menyatakan keduanya telah menikah yaitu dengan buku nikah.

Jadi, jika Anda ingin menginap di Airy Syariah Medan ini, Anda wajib menunjukkan dokumen seperti buku nikah apabila bersama dengan pasangan lawan jenis. Dengan ketentuan ini, Anda dapat menginap lebih tenang di Airy Syariah tanpa perlu khawatir akan suatu hal buruk terjadi.

2. Memiliki Atribut Tambahan Pendukung

Dengan konsep syariah, tentu Anda akan mendapatkan atribut pendukung keseharian sebagai muslim ketika menginap di salah satu hotel Airy Syariah di Medan. Anda akan menemukan atribut seperti penunjuk kiblat, perlengkapan sholat (sajadah, mukena, sarung). Di beberapa hotel yang bekerjasama dengan Airy, Anda akan menemukan mushalla untuk Anda beribadah.

3. Jaminan Produk Makanan/Minuman Halal

Konsep muslim-friendly tidak hanya atribut pendukung untuk beribadah muslim, namun juga memastikan produk makanan/minuman yang tersedia baik yang disediakan gratis ataupun diperjualbelikan dijamin halal. Jadi Anda tidak perlu khawatir juga mengenai kehalalan makanan atau minuman yang akan Anda dapatkan di hotel Airy Syariah ini.

Ketiga jaminan kenyamanan tambahan itulah yang akan Anda dapatkan ketika menginap di Airy Syariah Medan. Hotel syariah memang sangat melekat pada muslim atau orang beragama islam, namun Airy Syariah tidak hanya untuk muslim, melainkan semua orang bisa menginap di Airy Syariah Medan dengan menunjukan dokumen resmi yang dibutuhkan saat check in hotel.

Pilihan Hotel Airy Syariah di Medan

Kesulitan mencari penginapan syariah murah di Medan? Berikut beberapa pilihan untuk Anda pertimbangkan.

Airy Eco Syariah Medan Sunggal Sei Batang Hari 67

Hotel syariah terdekat di Medan yang pertama berada di Jalan Sei Batang Hari 67. Hotel ini memadukan dua kategori penginapan menjadi satu. Pertama adalah syariah yang artinya dikelola secara islami. Selanjutnya ada eco yang lebih mendekatan hunian dengan alam dan mengurangi banyak pemakaian energi secara berlebihan.

Karena berkonsep eco, AC atau pendingin ruangan tidak akan ada di sini karena udara di sekitar juga cenderung dingin. Menginap di hotel ini juga akan memudahkan Anda mengakses beberapa tempat kuliner dengan hanya jalan kaki saja. Misal ke Mi Aceh Titi Bobrok yang hanya butuh jalan 20 menit saja.

Airy Medan Sunggal Gatot Subroto 229

Sama halnya dengan hotel Airy reguler, hotel syariah murah di Medan ini juga menawarkan fasilitas yang lengkap. Fasilitas yang akan didapatkan kalau menginap di sini terdiri dari kamar mandi dalam, pancuran air hangat, kasur yang nyaman, air mineral, televisi layar datar, dan akses internet nirkabel.

Hotel yang berada di sekitar Medan ini juga dekat sekali dengan beberapa tempat menarik seperti Vihara Gunung Timur yang jaraknya hanya 30 menit perjalanan. Lalu ada Shri Mariaman yang waktu tempuhnya hanya 30 menit saja. Kalau Anda ingin menginap di sini bersama dengan pasangan harus membawa buku nikah agar disetujui.

Airy Eco Syariah Medan Petisah Sei Bahkapuran 16A

Hotel syariah selanjutnya di Medan ini juga mengusung eco dan syariah dengan pengelolaan yang baik. Kalau Anda ingin melakukan perjalanan backpacker dengan bujet yang sangat pas-pasan, hotel ini merupakan pilihan yang terbaik. Pasalnya tarif yang dibebankan cukup ramah untuk backpacker.

Lokasi antara hotel ke pusat kota cukup dekat atau sekitar 15 menit perjalanan. Namun, suasana hotel ini cukup alami dan juga menenangkan. Akomodasi ini sangat cocok untuk tempat tinggal selama liburan atau staycation dan menikmati pengalaman liburan yang santai.

Airy Syariah Medan Sunggal Sei Kapuas 6

Sebagian besar hotel Airy banyak yang berdiri di kawasan pusat kota Medan. Kalau Anda ingin melakukan perjalanan wisata dengan keluarga ada baiknya untuk menginap di Airy Syariah yang ada di Jalan Sunggal Sei Kapuas No. 6. Hotel ini menawarkan tarif terjangkau untuk dua orang dan fasilitas yang sama lengkap.

Kalau Anda ingin melakukan perjalanan ke Medan secara backpacker baik secara solo atau dengan pasangan, hotel ini cocok dihuni karena ramah dengan muslim. Namun, selalu bawa buku nikah ke mana saja saat akan menginap karena pengelola akan menolak Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Airy Medan Baru Mataram 21

Berada di sekitar Jalan Mataram, Medan, penginapan murah dengan konsep syariah ini cukup dekat dengan destinasi wisata. Ke beberapa bangunan bersejarah yang ada di sekitar Batam, Anda hanya butuh waktu sekitar 15 menit perjalanan dengan jalan kaki saja.

Fasilitas yang ditawarkan oleh hotel ini sama dengan jenis Airy reguler lainnya. Dengan harga terjangkau Anda sudah dapat AC yang dingin dan juga akses internet nirkabel yang cukup cepat.