Daftar
Daftarkan dirimu sebagai Airy Traveler

DAFTAR
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Sudah punya akun Airy? MASUK
|
Masuk
Masuk sebagai Airy Traveler


MASUK
LUPA PASSWORD?
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Belum punya akun Airy? DAFTAR
March 2020
Su
Mo
Tu
We
Th
Fr
Sa
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1 Malam
Cari Kamar

4 Hotel Di Padang

Urutkan Berdasarkan:Paling direkomendasikanHarga

Hint Icon
​AiryRooms Eco adalah salah satu kategori kamar AiryRooms yang menawarkan kamar dengan harga termurah dengan standar kenyamanan Airy Eco. AiryRooms Eco bekerja sama dengan penginapan, ​​residence dan ​guest house yang tersebar di seluruh Indonesia.
Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 214,500

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 404,800
Sisa 3 kamar

Airy Indonesia
 
Full Book
Kamar penuh

Mohon menunggu, sedang mencari kamar terbaik untuk Anda
Maaf kami tidak bisa menemukan property sesuai kriteria pencarian anda.
1 dari 1 halaman
2 Filter Diterapkan
Reset Filter
Tampilan Harga
Harga per malam
Harga total
Pengaturan Lain
Tampilkan Full Book
Lihat Peta

Tentang Padang

Padang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus menjadi kota yang paling besar di pantai barat Pulau Sumatera. Kota ini menjadi pintu gerbang barat wilayah nusantara dari Samudera Hindia dengan kondisi geografis yang dikelilingi perbukitan dan dataran tinggi.

Luas kota yang pernah menjadi bandar pelabuhan di masa kependudukan Belanda ini mencapai 1,65 persen dari total luas Provinsi Sumatera Barat. Wilayahnya sendiri ditutupi oleh hutan lindung dengan persentase mencapai 60 persen. Adapun beberapa kawasan dataran tinggi dan perbukitan di Padang yang terkenal antara lain adalah Gunung Padang, Bukit Lampu, Bukit Pegambiran, dan Bukit Gado-Gado.

Selain itu, Padang juga dikelilingi oleh kawasan perairan. Garis pantainya mencapai 68, 126 km. Praktis, kota ini juga memiliki cukup banyak pulau kecil seperti Pulau Pisang Gadang, Pulau Toran, Pulau Sikulai, dan belasan lainnya.

Padang adalah kota dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Sumatera Barat dengan Islam sebagai agama mayoritas. Adapun etnis yang mendominasi adalah Minangkabau, sementara beberapa etnis lain yang bermukim di sini antara lain Jawa, Tionghoa, Nias, Mentawai, Batak, Aceh, dan Tamil. Etnis Minang yang bermukim di kota ini merupakan perantau dari daerah lain di Sumatera Barat, sedangkan suku Jawa, Tamil, dan yang lainnya banyak dibawa oleh tentara Belanda dan Inggris di masa penjajahan untuk dijadikan pekerja dan tentara.

Dari segi pariwisata, Padang memiliki banyak potensi yang menarik, mulai dari budaya, sejarah, alam, hingga kuliner. Kota ini pun sejak beberapa tahun lalu juga menyiapkan diri menjadi tujuan wisata halal. Karena itu, tak heran jika semakin banyak fasilitas penunjang yang ramah muslim sekaligus hotel syariah murah di Padang.

Transportasi di Kota Padang

Transportasi Darat

Trans Padang

Layanan angkutan massal BRT (Bus Rapid Transit) ini memiliki jumlah armada sekitar 25. Waktu beroperasinya mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. Tarif tiket setiap perjalanan yang dikenakan adalah sebesar Rp1.500,00 untuk pelajar dan Rp3.500,00 untuk umum baik rute dekat maupun jauh. Adapun jumlah rute yang sudah beroperasi adalah empat, yakni Lubuk Buaya – Pasar Raya, Bungus – Pasar Raya, Air Pacah – Siteba – Pasar Raya, dan Teluk Bayur – Terminal Tipe A Anak Aia – Lubuk Buaya.

Taksi Konvensional

Jumlah taksi konvensional yang masih beroperasi di Padang relatif cukup banyak, baik untuk tarif atas maupun tarif bawah. Jenis kendaraan yang digunakan pun tak hanya sedan, tetapi juga minibus. Adapun beberapa jasa taksi konvensional di Padang antara lain Blue Bird, Taksi Express, Taksi Angkasa, Simpati Taxi, Ranah Minang Indah Taxi, dan Indah Pelita Taxi. 

Ojek Konvensional

Keberadaan ojek konvensional alias ojek pangkalan juga masih cukup banyak ditemui di Padang, terutama di pusat kota. Sistem tarif yang ditawarkan juga masih banyak menggunakan negosiasi sesuai jarak tempuh.

Taksi dan Ojek Online

Selain konvensional, layanan taksi dan ojek online juga sudah dapat dinikmati di Padang. Penyedia layanan ini juga tak hanya oleh startup besar saja. Baru-baru ini, penyedia layanan ojek online buatan pemuda lokal juga meluncurkan servis serupa untuk memenuhi akomodasi transportasi era digital di kawasan Kota Padang.

Angkutan Kota

Angkutan kota alias angkot Padang masih menjadi transportasi publik favorit masyarakat Padang. Dibandingkan di wilayah lain, angkot di Padang memiliki corak yang relatif lebih ramai hingga berbentuk grafiti. Selain itu, sound system yang dinyalakan dengan keras juga menjadi kenuikan tersendiri angkot Padang.

Kereta Api

Kereta api di Padang terbagi atas dua rute utama. Rute pertama adalah untuk mengantarkan penumpang dari Stasiun Simpang Haru menuju Bandara Internasional Minangkabau. Rute kedua adalah untuk mengantarkan penumpang dari Kota Padang menuju beberapa daerah tetangga, seperti Padang Panjang, Padang Parauman, dan lain-lain.

Bendi (Delman)

Angkutan tradisional ini banyak digunakan untuk kepentingan acara tertentu, seperti khitanan, pernikahan, dan sebagainya. Meski begitu, bendi juga masih dioperasikan untuk kegiatan sehari-hari di Kota Padang.

Transportasi Laut

Kapal Penumpang

Transportasi laut ini dipergunakan untuk mengantar dan menjemput penumpang ked an dari Pulau Mentawai (Pelabuhan Bungus Teluk Kabung).

Boat

Transportasi laut ini juga dapat melayani rute Mentawai sekaligus beberapa pulau lain di kawasan Kota Padang. Adapaun pelabuhan sebagai gerbang keberangkatan dan kedatangannya adalah Pelabuhan Bungus Teluk Kabung dan Muara Kota Padang.

Transportasi Udara

Kota Padang memiliki Bandar Udara Minangkabau. Bandara ini menempati posisi keenam sebagai bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura II yang tersibuk. Adapun rute yang dapat dilayani berupa rute domestik dan internasional oleh beberapa maskapi penerbangan terbaik.

Tempat Wisata Halal di Padang dan Sekitarnya

Pulau Sikuai

Sejak beberapa tahun lalu, Kota Padang telah mantap mengembangkan wisata halal dengan Pulai Sukai sebagai salah satu andalannya. Pulau seluas 44 hektar ini relatif dekat dijangkau dari pusat kota.

Pulau Sikuai mempunyai mempunyai pantai eksotis dengan pasir yang putih. Tidak hanya barisan pepohonan dan kawasan yang astri dan tenang, jernihnya air dan biota bawah laut yang menawan menjadi daya tarik utama lainnya dari Pulau Sikuai.

Menyelam dan sekadar bersantai menikmati panorama serta matahari terbenam adalah aktivitas yang paling banyak dilakukan turis saat berada di Pulau Sikuai. Namun selain itu, ada satu lagi kegiatan seru lain yang sayang dilewatkan di pulau ini, yakni mendaki bukit atau yang biasa disebut puncak pulau.

Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan sepanjang 156 meter meter ini dibangun di atas Sungai Batang Arau dan merupakan akses menuju Gunung Padang yang menjadi latar tempat kisah Siti Nurbaya. Jembatan Siti Nurbaya juga merupakan penghubung kawasan Kota Tua dan Taman Siti Nurbaya.

Momen terbaik untuk berada di ikon kota Padang ini adalah mulai sore hingga malam hari. Selain pencahayaan yang membuat suasana romantis, kawasan ini juga mulai dipenuhi oleh pedagang yang menjajakan aneka kuliner sederhana.

Area sekitar Jembatan Nurbaya juga menjadi salah satu wilayah yang dipenuhi oleh penginapan, termasuk hotel syariah di Padang. Dengan begitu, wisatawan pun dapat mengunjungi destinasi halal wajib ini selagi di Kota Padang.

Miniatur Mekah

Seperti namanya, tempat ini merupakan replika mini dari Kota Mekah. Bahkan saking dibuat semirip mungkin terlepas dari ukurannya, ada sebuah tugu Alquran raksasa di pintu gerbang seperti yang ada di Mekah. Adapun Miniatur Mekah biasanya dimanfaatkan untuk kegiatan manasik haji meski juga dibuka sebagai tempat wisata umum.

Melalui Miniatur Mekah, diharapkan pengunjung dapat mengetahui tempat-tempat yang nantinya akan dikunjungi saat menunaikan ibadah haji. Wisatawan akan menemukan jembatan dengan tiga tugu di atasnya yang menyimbolkan tempat melempar jumrah, miniatur Bukit Safa dan Marwah, dan lain-lain.

Di samping bangunan yang merepresentasikan Mekah, tempat wisata halal ini juga menyajikan pemandangan alam yang indah. Hamparan bukit yang hijau dan rumput taman yang tertata menjadi latar yang asri. Selain itu, ada pula beberapa koleksi stwa seperti unta, ikan, dan ular yang dipelihara di tempat ini.

Restoran Halal Khas Padang

Rumah Makan Lamun Ombak

Restoran halal khas Padang ini menyajikan berbagai masakan khas Minangkabau. Beberapa menu favorit yang dipilih pengunjung antara lain gulai otak, gulai ikan, rendang, udang balado, paru goreng, dan lain-lain. Namun bagi pengunjung yang tak terlalu menyukai citarasa terlalu kuat, ada beberapa menu alternatif seperti ayam pop, ayam goreng, gado-gado, dan sebagainya.

Cara penyajian makanan di Rumah Makan Lamun Ombak sangat khas Padang. Pelayan akan menyuguhkan seluruh jenis hidangan dalam porsi kecil di wadah dan meletakkannya semua di meja. Pengunjung tinggal memilih lauk mana yang diinginkan.

Rumah makan ini mempunyai tiga lokasi, yakni di Jalan S. Parman, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Padang-Bukittinggi. Bangunannya yang luas dan berkapasitas besar kerap menjadi pilihan wisatawan yang datang secara rombongan.

Martabak Malabar Arham

Martabak Malabar Arham berlokasi di Jalan Bandar Purus No. 42A Kota Padang. Restoran martabak ini hadir sejak tahun 2015 dan selalu ramai oleh pengunjung baik masyarakat lokal maupun wisatawan.

Menu andalan restoran halal ini tentulah martabak malabar. Kendati demikian, Martabak Malabar Arham juga menyediakan beberapa menu khas India dan Timur Tengah lain yang tak kalah lezat dan menggoda. Baik martabak telur, roti cane, nasi kebuli, sop, dan nasi goreng yang disajikan sama-sama membuat penciuman jadi tergoda dan gairah makan meningkat.

Bangunan rumah makan Martabak Malabar Arham terbilang cukup sederhana dan luas. Kapasitas pengunjungnya pun melebihi seratus orang sehingga walau ramai, suasana tak akan terlalu pengap.

Soto Rajawali

Tak cuma rendang dan sate, Padang juga mempunyai kuliner halal lain yang tak kalah sedap. Soto daging yang satu ini bahkan sudah hadir sejak tahun 1985 dan tetap menjadi sajian yang diburu hingga kini.

Soto Rajawali berada di Jalan Ir. Juanda 33 Kota Padang. Lokasi ini dulunya sebuah gudang yang dibeli oleh sang pemilik bisnis kuliner. Dulunya, Soto Rajawali berada di kawasan Kampung Jawa Dalam, belakang terminal bus yang kini menjadi lokasi Plaza Andalas. Alasan titik yang kurang strategislah yang menjadi alasan kepindahan tempat makan ini.

Selain soto daging, Soto Rajawali juga menyediakan beberapa alternatif lain. Sebagian dari menu paling favoritnya adalah kacang padi, nasi soto paru, dan es cendol air mata pengantin.

Soto Garuda

Satu lagi rumah makan halal populer yang menyediakan soto sebagai andalannya adalah Soto Garuda. Rumah makan ini beralamat di Jalan Pattimura dan Jalan S. Parman No. 110 Kota Padang dan sudah hadir sejak tahun 1976.

Soto padang ini mempunyai kuah yang bening tetapi sangat kaya akan rempah di dalamnya. Paduan nasi hangat dan isian soto berupa potongan kecil daging, irisan paru goreng, kentang, dan bihun yang disiram kuah panas menjadi santapan yang cocok baik untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Soto Garuda juga menyediakan beberapa menu lain seperti gado-gado, tahu kentang, dan tahu kecap. Untuk minumannya, rumah makan ini menyediakan menu sederhana seperti aneka jus, teh, kopi, jeruk, dan sebagainya.

Oleh-Oleh Halal Khas Padang

Keripik Balado

Oleh-oleh halal khas Padang yang satu ini berupa makanan ringan. Bahan utamanya adalah singkong yang diparut tipis memanjang dan dibumbui dengan taburan garam dan cabai.

Menemukan oleh-oleh ini sebenarnya tak terlalu sulit. Namun, salah satu keripik balado Padang yang sangat terkenal adalah Keripik Balado Shirley yang bisa didapatkan di Jalan Gereja No. 36.

Kerupuk Jangek

Kerupuk jangek berupa kerupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau. Tentunya, proses pembuatan jajanan ini telah melalui perebusan, pembakaran, dan penggorengan untuk menghilangkan sisa-sisa bulu yang menempel dan dan matang sehingga dapat dinikmati.

Seperti rambak yang terkenal di Jawa, jangek umumnya hadir dalam rasa original. Namun, kini kerupuk jangek juga mulai banyak hadir dalam berbagai variasi rasa seperti balado dan pedas manis. Oleh-oleh ini pun dapat dengan mudah ditemukan di berbagai toko pusat oleh-oleh.

Dakak-Dakak

Kuliner khas Minang ini juga menjadi salah satu oleh-oleh yang sayang untuk terlewatkan. Makanan ringan ini terbuat dari singkong yang diiris tipis-tipis dan dipotong dadu kecil-kecil. Bumbunya berupa kunyit, bawang putih, dan cincangan daun seledri yang membuatnya terasa gurih.

Dakak-dakak pun sering dijumpai di berbagai toko oleh-oleh di Padang. Setiap bungkusnya memiliki berat yang berbeda, tetapi seringnya dalam kemasan 200 gram.

Kopi Kiniko

Pencinta kopi sebaiknya tak melewatkan oleh-oleh yang satu ini. Kiniko Enterprise merupakan toko oleh-oleh sekaligus pabrik kopi kiniko. Lokasinya berada sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Padang, tepatnya di Jalan Raya Batusangar, Tabek Patah, Salimpaung, Tanah Datar.

Kopi daun merupakan produk andalan Kiniko Enterprise. Alih-alih terbuat dari biji kopi, minuman ini justru memang terbuat dari daun kopi. Cara penyajiannya pun cukup unik, yakni menggunakan batok kelapa. Selain mencicipi dan membeli kopi, pengunjung juga dapat membeli berbagai camilan khas Minang, berkeliling kebun kopi, melihat proses pengolahan kopi robusta, dan bersantai sembari menikmati pemandangan.

Rendang Daging Sapi

Bila ingin mencicipi langsung rendang dari tempat asalnya, maka makanan khas ini pun dapat dijadikan sebagai oleh-oleh. Tenang saja, rendang daging sapi yang dikemas untuk oleh-oleh umumnya dapat bertahan lama sehingga tak perlu khawatir cepat kadaluarsa.

Rendang daging sapi juga gampang diperoleh di toko oleh-oleh khas Padang. Biasanya makanan ini dijual mulai dalam ukuran 250 gram dengan harga setidaknya 50 ribu rupiah.

Tempat Jajanan Murah dan Halal di Padang

Kawasan Jalan Aur Duri Padang Timur

Area ini terbilang cukup baru menjadi salah satu pusat jajanan murah di Kota Padang. Pedagang makanan di kawasan Jalan Aur Duri mulai beroperasi sejak sore hingga tengah malam. Beberapa jenis makanan yang cukup banyak ditemui antara lain ketoprak, mi ayam bakso, martabak bandung, tahu berontak, dan sate padang.

Kawasan Jalan Permindo

Kawasan ini selalu ramai mengingat posisinya memang di jantung kota, tepatnya di area Pasar Raya Padang. Sejak sore hari, pedagang kaki lima sudah mulai memenuhi Jalan Permindo menggunakan gerobak. Pengunjung pun semakin malam semakin banyak memadati wilayah ini untuk menikmati nasi goreng, sate padang, mi goreng, bakso, dan lain-lain.

Kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan Jati

Lokasi daerah ini juga terbilang sangat strategis karena dekat dengan pusat pendidikan, hunian untuk mahasiswa alias indekos, dan Rumah Sakit Dr. M. Djamil. Oleh karena lokasinya dekat dengan mahasiswa, harganya pun relatif murah. Wisata kuliner kaki lima pun memadati kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan Jati, mulai dari nasi goreng, mi gorong, pecel lele, sate padang, hingga pempek palembang.

Masjid Terkenal di Padang

Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid ini merupakan masjid terbesar yang ada di Provinsi Sumatera Barat dan terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Padang Utara, Padang. Arsitekturnya tidak seperti kebanyakan masjid yang identik dengan kubah, tetapi justru menggunakan gaya khas Minang, yakni atap segi empat dengan tiap sudut menjulang ke langit.

Namun sesungguhnya, gaya tersebut bukanlah semata-mata ingin merepresentasikan Rumah Gadang. Atap tersebut dibuat untuk mencerminkan empat sudut kain yang digunakan empat khalifah saat mengusung batu Hajar Aswad untuk dipindahkan.

Oleh karena kawasan Sumatera Barat tergolong relatif sering diguncang gempa berkekuatan besar, maka Masjid Raya Sumatera Barat pun dirancang sebagai bangunan tahan gempa. Sebanyak 631 tiang pancang digunakan untuk menopang konstruksi masjid yang juga disebut dengan Masjid Seribu Pintu Angin.

Masjid Raya Gantiang

Masjid Raya Gantiang merupakan masjid tertua yang ada di Padang dan tercatat sebagai cagar budaya Indonesia. Belum ada yang dapat benar-benar memastikan kapan berdirinya masjid ini. Menurut dokumen yang diterbitkan Departemen Agama, masjid ini dibangun pada tahun 1790, sedangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang menyebut tahun 1805.

Terlepas dari belum adanya kepastian yang valid kapan pembangunannya, pesona Masjid Raya Gantiang toh tak terpengaruh. Masjid yang pembangunannya melibatkan beragam bangsa ini memiliki perpaduan arsitektur Cina, Timur Tengah, dan Eropa. Dengan total ukuran bangunan 30 x 30 meter, masjid ini memiliki atap susun tiga tingkat dan empat.

Masjid Raya Gantiang memiliki sejarah yang panjang. Masjid ini pernah menjadi pusat pergerakan reformasi Islam pada abad ke-19 di kawasan tersebut. Di masa perjuangan kemerdekaan, Ir. Soekarno juga pernah mengungsi ke tempat peribadatan ini. Selain itu, Masjid Raya Gantiang juga tetap utuh ketika terkena tsunami di tahun 1833 ketika bangunan lain di sekitarnya porak poranda.

Masjid Taqwa Muhammadiyah

Masjid di pusat kota Padang ini dulunya memiliki kubah di bagian atasnya. Namun, kerusakan berat yang terjadi pada tahun 1975 dan merubuhkan kubah menjadi titik balik arsitektur yang baru. Kini, Masjid Taqwa Muhammadiyah terlihat lebih modern dengan bentuk atap yang melancip ke atas di sisi kanan dan kirinya.

Masjid Taqwa Muhammadiyah dibangun oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah. Pada tahun 1956, pengajian yang diadakan oleh ranting Muhammadiyah di Masjid Nurul Ihsan ditentang oleh masyarakat sekitar setelah berlangsung selama empat tahun karena dianggap mencampuri urusan budaya dan adat istiadat setempat. Akhirnya, kegiatan pengajian dipindahkan ke sebuah los di kawasan Pasar Raya Padang sebelum akhirnya Muhammadiyah mengantongi izin untuk pendirian Masjid Taqwa.

Uniknya, masjid ini tidak hanya menjadi tempat peribadatan. Lantai satu Masjid Taqwa Muhammadiyah dimanfaatkan sebagai pusat bisnis dan ekonomi umat, sedangkan lantai dua dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan perkantoran. Sementara itu, lantai teratas juga dimanfaatkan bagi kegiatan pendidikan MDA At-Taqwa.

Masjid Muhammadan

Selain Masjid Gantiang, Masjid Muhammadan juga tercatat sebagai masjid tertua kedua di Padang dan menjadi cagar budaya nusantara. Masjid ini tak lain adalah peninggalan muslim keturunan India yang berada di Padang dan dibangun pada tahun 1843 silam. Tentunya, masjid ini pun menjadi saksi bisu penyebaran agama Islam di Padang.

Masjid Muhammadan memiliki arsitektur India yang sangat khas dengan dominasi warna putih dan hijau. Bila diperhatikan, wujud masjid ini tak jauh berbeda dengan masjid-masjid yang berada di kawasan India dan Pakistan. Konon, masjid ini dulunya dibangun dari pasir, kapur, dan gula sebelum akhirnya menggunakan semen.

Masjid di pusat kota Padang ini terdiri dari tiga lantai. Lantai dasarnya digunakan untuk tempat beribadah, sedangkan dua lantai di atasnya difungsikan sebagai tempat istirahat dan beberapa keperluan lain. Adapun keunikan lain yang ada di Masjid Muhammadan adalah tidak adanya mimbar yang biasanya ada di masjid lain dan justru diganti dengan sebentuk jendela yang menyerupai mimbar dan ditutupi kain hijau berlambang bulan dan bintang.

Hotel Syariah di Padang

Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk menginap di hotel yang memberikan kenyamanan dan ketenangan saat di Padang, Anda dapat memilih hotel syariah di Padang. Hotel syariah yang bekerjasama dengan Airy di Padang ini memiliki jaminan kenyamanan yang lebih tinggi dibanding tipe hotel Airy lainnya. Hal tersebut dikarenakan hotel syariah memiliki ketentuan tambahan demi meningkatkan kenyamanan semua tamu yang menginap di hotel ini.

Apa saja yang menjadi tambahan jaminan kenyamanan yang akan Anda peroleh ketika menginap di hotel Airy Syariah di Padang ini?

1. Hanya Tamu Yang Memiliki Dokumen Resmi

Tamu yang menginap di Airy Syariah Padang ini adalah tamu yang memiliki dokumen resmi seperti buku nikah. Karena setiap tamu pasangan lawan jenis yang akan menginap harus menunjukkan dokumen resmi yang menyatakan keduanya telah menikah yaitu dengan buku nikah.

Jadi, jika Anda ingin menginap di Airy Syariah Padang ini, Anda wajib menunjukkan dokumen seperti buku nikah apabila bersama dengan pasangan lawan jenis. Dengan ketentuan ini, Anda dapat menginap lebih tenang di Airy Syariah tanpa perlu khawatir akan suatu hal buruk terjadi.

2. Memiliki Atribut Tambahan Pendukung

Dengan konsep syariah, tentu Anda akan mendapatkan atribut pendukung keseharian sebagai muslim ketika menginap di salah satu hotel Airy Syariah di Padang. Anda akan menemukan atribut seperti penunjuk kiblat, perlengkapan sholat (sajadah, mukena, sarung). Di beberapa hotel yang bekerjasama dengan Airy, Anda akan menemukan mushalla untuk Anda beribadah.

3. Jaminan Produk Makanan/Minuman Halal

Konsep muslim-friendly tidak hanya atribut pendukung untuk beribadah muslim, namun juga memastikan produk makanan/minuman yang tersedia baik yang disediakan gratis ataupun diperjualbelikan dijamin halal. Jadi Anda tidak perlu khawatir juga mengenai kehalalan makanan atau minuman yang akan Anda dapatkan di hotel Airy Syariah ini.

Ketiga jaminan kenyamanan tambahan itulah yang akan Anda dapatkan ketika menginap di Airy Syariah Padang. Hotel syariah memang sangat melekat pada muslim atau orang beragama islam, namun Airy Syariah tidak hanya untuk muslim, melainkan semua orang bisa menginap di Airy Syariah Padang dengan menunjukan dokumen resmi yang dibutuhkan saat check in hotel.

Pilihan Hotel Airy Syariah di Padang

Airy Syariah Pauh Djamaluddin Wak Ketok 20 Padang

Penginapan syariah ini berada di Jalan Djamaluddin Wak Ketok Koto Pakar, Pisang, Pauh, Kota Padang. Lokasi ini pun relatif dekat dengan beberapa objek wisata kuliner favorit seperti Martabak Mesir dan Rumah Makan Padi Rimbun.

Suasana Airy Syariah Pauh Djamaluddin terkesan sangat homey dan masing-masing kamar terhubung langsung dengan ruang terbuka. Selain taman yang ditata sedemikian apik dan penuh dengan berbagai jenis tanaman, Anda juga akan disuguhkan pemandangan sawah hijau yang asri. Adapun jenis kamar yang ditawarkan penginapan syariah mudah di Padang satu ini hanya tipe Airy Rooms New Deluxe Double.

Airy Eco Syariah Padang Andalas Komplek Polamas 88

Airy Eco Syariah Padang Andalas Komplek Polamas 88 beralamat di Jalan Azizi Komplek Polamas A88 Andalas, Padang Timur, Padang. Hotel ini berada relatif dekat dengan objek wisata legendaris Jembatan Siti Nurbaya. Selain itu, beberapa tempat kuliner populer juga berada dalam radius tak jauh dari hotel, seperti Skyline Restaurant, Rumah Makan Simpang Raya, dan Restoran Rindu Alam.

Untuk pilihan kamar, Airy Eco Syariah Padang Andalas menyediakan beberapa tipe: Airy Rooms Standard Twin, Airy Rooms Standard Double, dan Airy Rooms Deluxe Double. Masing-masing unit sudah dilengkapi dengan tujuh jaminan kenyamanan yang Anda butuhkan saat menginap. Selain itu, penginapan ini juga memungkinkan Anda memilih kamar dengan layanan sarapan atau tidak.

Airy Padang Barat Bundo Kanduang

Hotel strategis ini dapat Anda temukan di Jalan Bundo Kandung No. 35 Padang Barat, Kota Padang. Jaraknya dari Jembatan Siti Nurbaya pun sangat dekat, hanya sekitar 1 km. Wilayah ini juga relatif mudah menjangkau beberapa tempat makan favorit seperti Rumah Makan Ganti Salero dan Restoran Sari Raso yang dapat ditempuh dalam jarak kurang dari 500 meter saja.

Pilihan kamar yang tersedia pun cukup variatif. Anda dapat memilih Airy Rooms Deluxe Twin, Airy Rooms Deluxe Double, Airy Rooms Suite Twin, atau Airy Rooms Suite Double sesuai kebutuhan dan kenyamanan.

Airy Syariah Padang Barat Hang Tuah 211

Hotel syariah terdekat di Padang lainnya adalah Airy Syariah Padang Barat Hang Tuah. Lokasinya berada di Jalan Hang Tuah No. 211 Padang Barat, Kota Padang. Dari Pantai Padang, jaraknya hanya sekitar 200 meteran saja. Kawasan jajanan murah Jalan Perintis Kemerdekaan Jati pun hanya sekitar 2 km jauhnya.

Airy Syariah Padang Barat Hang Tuah menawarkan dua jenis kamar. Anda dapat memilih Airy Rooms Superior Double bila ingin sebuah ranjang ukuran queen atau Airy Rooms Superior Twin bila ingin dua buah ranjang single yang terpisah. Seluruh pilihan akomodasi ini sudah dilengkapi dengan layanan sarapan.