Daftar
Daftarkan dirimu sebagai Airy Traveler

DAFTAR
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Sudah punya akun Airy? MASUK
|
Masuk
Masuk sebagai Airy Traveler


MASUK
LUPA PASSWORD?
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Belum punya akun Airy? DAFTAR
February 2020
Su
Mo
Tu
We
Th
Fr
Sa
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
1 Malam
Cari Kamar

9 Hotel Di Semarang

Urutkan Berdasarkan:Paling direkomendasikanHarga

Hint Icon
​AiryRooms Eco adalah salah satu kategori kamar AiryRooms yang menawarkan kamar dengan harga termurah dengan standar kenyamanan Airy Eco. AiryRooms Eco bekerja sama dengan penginapan, ​​residence dan ​guest house yang tersebar di seluruh Indonesia.
Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 184,417

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 157,800

Airy Indonesia
Harga Per Malam
Rp 204,400
Sisa 3 kamar

Mohon menunggu, sedang mencari kamar terbaik untuk Anda
Maaf kami tidak bisa menemukan property sesuai kriteria pencarian anda.
1 dari 1 halaman
2 Filter Diterapkan
Reset Filter
Tampilan Harga
Harga per malam
Harga total
Pengaturan Lain
Tampilkan Full Book
Lihat Peta

Tentang Kota Semarang

Kota Semarang menjadi kota terbesar di lingkup wilayah Jawa Tengah. Berstatus sebagai Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang juga menjelma sebagai salah satu kota metropolitan di tanah air. Secara administratif, Semarang terbagi menjadi dua wilayah pemerintahan, yakni Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, masing-masing dengan luas mencapai 373,78 km persegi dan 981,95 km persegi.

Sebagai kota yang ada di pesisir utara Pulau Jawa, Semarang memiliki peran penting yang menghubungkan kota-kota besar di Pulau Jawa. Sejak zaman dulu, Semarang sudah terkenal sebagai kota pelabuhan penting dibuktikan dengan adanya Pelabuhan Tanjung Emas. Selain itu, Semarang juga punya peran untuk menghubungkan kota-kota besar di Pulau Jawa, yakni Jakarta dan Surabaya dengan Solo serta Yogyakarta.

Kondisi geografis wilayah Semarang terbagi menjadi dua bagian, yakni dataran tinggi dan dataran rendah. Wilayah dataran rendah Kota Semarang dikenal dengan nama Semarang Ngisor. Area inilah yang dikenal sebagai pusat perekonomian Kota Semarang. Karena lokasinya yang relatif rendah, kerap terjadi banjir di wilayah Semarang Ngisor. Banjir tersebut tidak hanya terjadi ketika musim hujan, tetapi juga karena luapan air laut (banjir rob).

Sementara itu, wilayah dataran tinggi di Kota Semarang dikenal dengan sebutan Semarang Atas atau Semarang Dhuwur. Area dataran tinggi Semarang menjadi lokasi hulu beberapa sungai besar yang melintasi kota. Salah satu aliran sungai yang bisa ditemukan di Kota Semarang adalah Sungai Tuntang yang memiliki panjang mencapai 106,5 km. Selain itu, di sini juga berdiri Gunung Ungaran (2.050 mdpl).

Secara demografis, Kota Semarang merupakan salah satu kota yang terkenal memiliki toleransi umat beragama tinggi. Mayoritas warga Kota Semarang berasal dari Suku Jawa yang beragama Islam. Namun, keberadaan penduduk dari etnis Tionghoa juga tidak bisa dilepaskan dari sejarah Kota Semarang. Apalagi, kehadiran warga Tionghoa tersebut sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.

Keberagaman suku serta pemeluk agama yang mendiami Kota Semarang tidak menjadikan kota ini sering mengalami konflik SARA. Sebaliknya, masyarakat dari berbagai latar belakang, bisa hidup dengan aman dan nyaman di Semarang. Sebagai buktinya, terdapat berbagai jenis kebudayaan yang merupakan hasil akulturasi budaya dari berbagai suku serta agama yang ada di Semarang.

Wisatawan muslim yang ingin berlibur ke Kota Semarang juga tidak akan mengalami banyak kesulitan. Mayoritas penduduk Kota Semarang merupakan penganut agama Islam. Oleh karena itu, aktivitas wisata halal dapat dilakukan dengan sangat mudah. Wisatawan bisa menemukan berbagai jenis makanan halal dalam berbagai bentuk serta bisa pula mendapatkan akses ke tempat ibadah dengan sangat mudah.

Konsep wisata halal di Kota Semarang juga dilengkapi dengan ketersediaan penginapan berbasis syariah bertarif murah meriah. Wisatawan bisa menemukan penginapan syariah murah di Semarang yang menawarkan lokasi strategis, dekat dengan berbagai fasilitas penting serta lokasi liburan terkenal.

Transportasi di Kota Semarang

Label sebagai kota metropolitan yang dimiliki oleh Semarang bukan isapan jempol belaka. Salah satu buktinya adalah ketersediaan fasilitas transportasi yang komplet. Anda bisa memanfaatkan deretan transportasi umum untuk menjangkau berbagai destinasi menarik yang ada di Semarang, termasuk di antaranya:

BRT Trans Semarang

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang menjadi pilihan transportasi umum murah meriah yang bisa dimanfaatkan untuk menjelajahi wilayah Kota Semarang. Cara penggunaan layanan BRT Trans Semarang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan TransJakarta. BRT Trans Semarang melayani transportasi lewat 7 koridor yang dimilikinya, termasuk rute menuju ke Bandara Internasional Ahmad Yani.

Tarif yang perlu dibayarkan untuk menggunakan BRT Trans Semarang juga murah meriah, hanya Rp3.500 per orang. Metode pembayaran yang bisa dimanfaatkan juga bervariasi. Anda bisa menggunakan pembayaran tunai atau cashless memanfaatkan Kartu Semarang Hebat, OVO, TCash, Go-Pay, ataupun QR-Code. Sebagai tambahan, BRT Trans Semarang juga terintegrasi dengan BRT Trans Jateng, tetapi disertai skema tarif berbeda.

BRT Trans Jateng

Selain BRT Trans Semarang, Anda bisa pula menemukan layanan transportasi BRT Trans Jateng di Kota Semarang. BRT Trans Jateng yang memiliki 3 koridor, menyediakan transportasi di dalam kota ataupun luar kota Semarang.

Bus wisata gratis

Kalau ingin lebih berhemat dalam menjelajahi Kota Semarang, wisatawan bisa pula memanfaatkan layanan transportasi gratis. Layanan ini memang disediakan secara cuma-cuma lewat keberadaan 3 unit bus wisata, yakni Si Kenang, Si Denok, dan Si Kuncung. Ketiga bus wisata gratis ini juga memiliki desain mewah double decker dan mampu memberi rasa nyaman kepada para penumpang.

Bus wisata ini tidak beroperasi sepanjang hari. Untuk hari Senin sampai Kamis, ketiga bus tersebut berkeliling mulai pukul 08.00, 11.00, serta 15.00. Selanjutnya, pada hari Jumat berangkat pukul 08.00, 13.00, dan 15.00. Untuk hari Sabtu dan Minggu, keberangkatan dilakukan empat kali, yakni pukul 08.00, 11.00, 15.00, serta 19.00. Lokasi keberangkatannya bisa ditemukan di Museum Mandala Bhakti.

Cara untuk memperoleh tiket bus wisata gratis ini sangat mudah. Wisatawan perlu datang ke loket setidaknya 1,5 jam sebelum keberangkatan. Selanjutnya, para calon penumpang diharuskan untuk menyerahkan tanda pengenal, bisa berupa SIM atau KTP. Di beberapa lokasi wisata, bus ini akan berhenti sekitar 15 menit untuk memberi kesempatan para penumpang berkeliling. Selain itu, bus ini juga sudah disertai tour leader.

Angkot

Wisatawan juga bisa memanfaatkan fasilitas transportasi umum konvensional memakai angkutan kota (angkot). Keberadaan angkot dapat ditemukan dengan mudah di pangkalannya seperti yang ada di Terminal Penggaron, Stasiun Poncol dan Tawang, Gayamsari, Banyumanik, Mangkang, dan sebagainya. Hanya saja, wisatawan perlu mengetahui rute masing-masing angkot sebelum naik.

Ojek

Pertimbangan transportasi di Kota Semarang selanjutnya adalah ojek. Seperti halnya di kota lain, wisatawan bisa menemukan ojek pangkalan ataupun ojek online. Hanya saja, wisatawan perlu menghindari penggunaan jasa ojek online ketika berada di area dekat dengan stasiun ataupun terminal bus. Tujuannya, untuk menghindari konflik dengan ojek pangkalan.

Becak

Keberadaannya memang mulai tersisihkan, tetapi wisatawan tetap bisa menjumpai keberadaan transportasi tradisional becak di Kota Semarang. Keuntungan yang bisa didapatkan ketika memakai jasa becak adalah perjalanan yang lebih santai dan tenang. Dengan begitu, penumpang bisa menikmati pemandangan Kota Semarang secara lebih menyeluruh.

Hanya saja, tidak semua wilayah di Kota Semarang bisa dilewati oleh becak. Pemerintah Kota Semarang memberlakukan larangan pengendara becak untuk melintasi beberapa titik tertentu. Oleh karena itu, keberadaannya juga tidak bisa dijumpai di sembarang tempat. Namun, becak bisa ditemukan pada beberapa lokasi wisata populer, seperti Lawang Sewu, Kota Lama Semarang, Poncol, Tawang, dan sebagainya.

Taksi

Jelajah Kota Semarang juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan transportasi taksi. Seperti halnya ojek, wisatawan dapat menemukan pilihan taksi konvensional atau taksi online berbasis aplikasi.

Tempat Wisata Halal/Muslim Friendly di Semarang dan Sekitarnya

Liburan ke Kota Semarang, Anda tidak akan kebingungan dalam mencari destinasi wisata yang muslim friendly. Dari sekian banyak pilihan, berikut ini 5 rekomendasi liburan yang bisa dipertimbangkan:

Lawang Sewu

Lawang Sewu menjadi destinasi wisata paling populer di Kota Semarang. Bangunan ini merupakan sebuah gedung tua yang dulu berfungsi sebagai kantor Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij—perusahaan kereta api Hindia Belanda. Proses pembangunannya berlangsung antara tahun 1904 sampai 1907 dengan desain klasik dan megah

Keunikan dari Bangunan Lawang Sewu bisa dilihat pada bentuk jendelanya. Jendela yang ada di gedung ini berukuran besar, sehingga terlihat seperti pintu atau disebut lawang dalam bahasa Jawa. Karena jumlah jendela tersebut sangat banyak, masyarakat setempat kemudian menyebut gedung ini dengan nama Lawang Sewu.

Para pengunjung yang datang ke Lawang Sewu biasa menghabiskan waktunya melihat keunikan desain arsitektur bangunan. Banyak spot foto menarik yang dapat ditemukan di sini. Di sisi lain, Lawang Sewu juga menyimpan cerita mistis yang menyeramkan. Apalagi, konon banyak pejuang serta rakyat jelata yang menjadi korban penyiksaan di dalam bangunan.

Kota Lama Semarang

Kawasan Kota Lama Semarang menjadi bukti kejayaan Semarang di masa lalu. Kota Lama berada tidak jauh dari Pelabuhan Tanjung Emas yang sejak dulu menjadi pusat perekonomian. Sejak abad ke 17, wilayah ini menjadi kawasan perdagangan penting. Apalagi, Semarang di masa lalu dikenal sebagai salah satu pelabuhan terbesar.

Saat berada di sini, wisatawan bisa menemukan banyak bangunan tua berusia 200 ataupun 300 tahun yang masih berdiri kokoh dan terjaga dengan baik. Gereja Blenduk menjadi bangunan bersejarah yang merupakan ikon dari Kota Lama Semarang. Selain itu, ada pula bangunan klasik lainnya, seperti Gedung Balai Kota, Gedung Gouvernements, Jembatan Berok, dan lain-lain.

Simpang Lima

Simpang Lima menjadi ikon berikutnya dari Kota Semarang. Kawasan ini disebut dengan Simpang Lima karena lokasinya yang berada di tengah-tengah persimpangan lima jalan, yaitu Jl. Pahlawan, Jl. Ahmad Yani, Jl. A. Dahlan, Jl. Pandanaran, serta Jl. Gajah Mada.

Kawasan Simpang Lima ini merupakan sebuah taman yang berupa lapangan terbuka. Lapangan ini sebenarnya memiliki nama Lapangan Pancasila, yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1969. Keberadaannya berfungsi sebagai alun-alun kota menggantikan Alun-Alun Kauman yang sudah berubah menjadi area perdagangan.

Umbul Sidomukti

Kawasan dataran tinggi Semarang juga memberikan sarana liburan layaknya Puncak Bogor dengan suasana sejuk. Salah satu destinasi wisata ala Puncak yang terkenal di Semarang adalah Umbul Sidomukti. Kawasan ini berada di ketinggian 1.200 mdpl yang disertai kolam dengan 3 tingkat. Kolam tersebut juga dibentuk dengan desain unik menyerupai mangkok.

Para pengunjung Umbul Sidomukti kerap menghabiskan waktu dengan berendam di dalam kolam renang sambil menikmati pemandangan dataran tinggi yang memukau. Apalagi, di sekeliling Umbul Sidomukti, suasananya masih terasa alami dan hijau. Momen sore hari menjadi waktu terbaik untuk bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang memukau.

Selain itu, para pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas seru selain berenang dan bersantai di kolam renang. Di sini, wisatawan dapat pula menjumpai wahana permainan menarik lainnya berupa flying fox, highest triangle, marine bridge, ataupun sepeda awang.

Museum Kereta Api Ambarawa

Pertimbangan wisata halal di sekitar Semarang selanjutnya adalah Museum Kereta Api Ambarawa. Lokasi museum ini tidak terlalu jauh dari pusat Kota Semarang, berjarak kurang lebih 50 km dengan waktu tempuh sekitar 50 menit berkendara. Museum yang dikenal sebagai museum perkeretaapian pertama di Indonesia ini menjadi sarana wisata edukatif yang menarik dan seru.

Di sini, wisatawan dapat menemukan koleksi lokomotif tua dengan mesin uap sebagai penggerak yang masih terjaga dengan baik. Selain itu, wisatawan juga berkesempatan untuk menaiki lokomotif tua secara langsung. Terdapat dua rute kereta wisata yang bisa digunakan, yakni kereta wisata Ambarawa-Bedono pp serta Ambarawa-Tuntang pp.

Kuliner Halal Khas Kota Semarang

Saat berkeliling Kota Semarang, wisatawan juga punya kesempatan mencicipi kuliner enak dalam berbagai bentuk. Makanan tersebut pun tersedia secara halal, termasuk di antaranya:

Tahu gimbal

Kuliner halal khas Semarang yang menarik untuk dicicipi adalah tahu gimbal. Makanan ini dibuat dengan campuran potongan tahu goreng, gimbal yang merupakan campuran udang dan ikan digoreng tepung, tempe, irisan kol, dan kemudian disertai siraman sambal kacang.

Garang asem

Makanan halal selanjutnya yang bisa dicoba selagi di Semarang adalah garang asem. Kuliner ini dibuat dengan bahan dasar daging ayam kampung yang dicampur dengan kuah santan, belimbing wuluh, serta potongan cabai. Cara penyajian garang asem biasanya disertai dengan jeroan ayam, tempe goreng, dan nasi hangat.

Lumpia

Tidak lengkap liburan ke Semarang tanpa mencicipi lumpia. Makanan yang satu ini memang menjadi salah satu ciri khas dari Kota Semarang. Keberadaannya juga menjadi salah satu bukti akulturasi budaya antara masyarakat Jawa dengan Tionghoa di Semarang.

Gandos

Cemilan tradisional bernama gandos juga menjadi pilihan makanan khas yang dapat dinikmati selama di Semarang. Nama gandos mungkin terdengar kurang begitu familier. Namun, makanan ini memiliki rasa serta tampilan yang mirip dengan kue rangin.

Babat gongso

Kuliner babat gongso menjadi pertimbangan menarik berikutnya. Makanan ini terbuat dari campuran irisan babat serta berbagai jenis jeroan seperti paru, limpa, hati, dan sebagainya. Makanan ini memiliki rasa manis dengan bumbu kecap yang kental.

Restoran Halal Terkenal di Semarang

Tempat makan yang bisa menjadi lokasi para wisatawan menikmati kuliner khas Semarang halal juga banyak. Berikut ini rekomendasi restoran terkenal Semarang yang dapat dikunjungi:

Soto Bangkong

Kedai Soto Bangkong jadi lokasi tepat bagi para pencinta kuliner soto. Soto ini sudah sangat terkenal, telah berdiri sejak 1950. Lokasinya bisa ditemukan di alamat Jl. Brigjen Katamso Nomor 1, Peterongan, Semarang.

Koenokoeni Cafe

Koenokoeni Cafe yang beralamat di Jl. Tabanan Nomor 4, Candi Baru, Semarang menjadi rekomendasi tempat makan enak selanjutnya. Varian menu yang bisa dinikmati sangat banyak, terutama kuliner tradisional Jawa. Selain itu, cafe ini juga menyediakan suasana desain interior klasik.

Spiegel Bar & Bistro

Kalau ingin menikmati suasana klasik di kawasan Kota Lama Semarang, Spiegel Bar & Bistro jadi pilihan menarik. Cafe ini menawarkan suasana klasik di dalam gedung tua yang sudah berusia ratusan tahun. Lokasi Spiegel Bar & Bistro bisa ditemukan di alamat Jl. Letjen Suprapto Nomor 59, Semarang.

Rodjo

Rumah Makan Rodjo jadi persinggahan menarik untuk para pencinta kuliner ayam dan bebek. Mereka menyediakan ayam serta bebek yang digoreng ataupun dibakar. Selain itu, ada pula menu lain berupa plecing kangkung, sup iga, brokoli ginseng, garang asem, dan sebagainya.

Bakmi Jawa Pak Gareng

Bakmi Jawa Pak Gareng menjadi pertimbangan kuliner halal selanjutnya di Kota Semarang. Apalagi, tempat makan ini memiliki reputasi yang telah terjaga sejak tahun 1970. Lokasinya bisa ditemukan di Jl. Wot Gandul Dalam 173, Semarang.

Oleh-Oleh Khas Kota Semarang

Untuk pilihan oleh-oleh khas Semarang, pilihan yang bisa dibawa pulang juga variatif, di antaranya:

Tahu Baxo Bu Pudji

Tak lengkap pergi ke Semarang tanpa membawa pulang Tahu Baxo Bu Pudji. Tahu bakso di tempat ini memang punya ciri khas berbeda dibandingkan tahu bakso lain. Outlet Tahu Baxo Bu Pudji juga bisa ditemukan dengan mudah di Semarang, termasuk di antaranya Jl. Raya Semarang-Bawen KM 24, Jl. Diponegoro Mijen Ungaran Timur, serta Jl. Pamularsih 15, Semarang Barat.

Lumpia Gang Lombok

Lumpia yang menjadi kuliner khas yang halal dari Semarang bisa ditemukan di berbagai lokasi. Namun, ada satu tempat yang sudah sangat terkenal dan telah berusia lebih dari 1 abad, namanya Lumpia Gang Lombok. Lokasinya berada di Gang Lombok Nomor 11, tak jauh dari Kelenteng Tay Kak Sie.

Roti ganjel rel

Roti gambang atau lebih populer dikenal dengan nama roti ganjel rel bisa jadi pertimbangan oleh-oleh khas Semarang berikutnya. Roti ini memiliki tekstur lebih padat dibandingkan roti biasa. Oleh karena itu, cukup dengan memakan dua potong roti ganjel rel, bisa membuat kenyang.

Lontong Spekkoek Waiki

Spekkoek merupakan kue khas Semarang yang mirip lapis legit. Kue spekkoek merek Waiki kerap menjadi pertimbangan utama para wisatawan. Apalagi, bentuknya unik, mirip lontong dan harganya juga terjangkau, Rp20 ribu per buah.

Tempat Jajanan Murah dan Halal di Semarang

Kota Semarang juga memiliki deretan cemilan serta jajanan murah yang halal. Dari sekian banyak pilihan makanan kecil, berikut ini 5 tempat yang sering menjadi buruan para pencinta jajanan:

Es Puter Cong Lik

Es Puter Cong Lik menjadi jajanan murah serta halal yang banyak diburu para wisatawan. Nama es puter ini memang unik, berasal dari kependekan kacung cilik atau pembantu kecil. Wisatawan bisa menemukan es puter dengan banyak varian rasa, seperti alpukat, kelapa, durian, cokelat, kacang hijau, dan lain-lain. Lokasi kedai es putar legendaris ini bisa ditemukan di alamat Jl. A. Dahlan Nomor 11, Semarang Tengah.

Pisang Plenet Pak Tuko

Jajanan legendaris berikutnya dari Semarang bisa ditemukan di Kedai Pisang Plenet Pak Tuko, yang berlokasi di Pasar Semawis. Kedai setia menjanjakan jajanan pisang plenet sejak tahun 1960-an.

Leker Paimo

Kue leker menjadi makanan ringan yang bisa ditemukan di berbagai kota. Namun, ada kue leker tak biasa yang berada di Semarang, yakni Kue Leker Paimo. Kue leker di tempat ini disajikan dengan beragam jenis toping, termasuk di antaranya adalah mozarela, ikan tuna, jagung manis, sosis, telur, dan sebagainya.

Tahu Petis Prasojo

Tahu Petis Prasojo dapat menjadi jajanan berikutnya yang bisa dinikmati saat liburan ke Semarang. Kedai Tahu Petis Prasojo ini sudah ada sejak tahun 1980-an dan bisa ditemukan di kawasan Simpang Lima.

Masjid Terkenal di Semarang

Kota Semarang memberikan kemudahan akses ke tempat ibadah bagi setiap wisatawan yang tengah melakukan liburan. Sebagai buktinya, Anda dapat menemukan banyak pilihan masjid terkenal di Semarang, di antaranya:

Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah menjadi masjid megah yang desain arsitekturnya dikagumi banyak orang. Apalagi, masjid ini disertai dengan payung raksasa seperti yang bisa ditemukan di Masjid Nabawi, Arab Saudi.

Masjid Kauman

Ada pula Masjid Kauman yang dikenal sebagai masjid tertua di Kota Semarang. Masjid ini telah berdiri sejak tahun 1749 dan dikenal sebagai masjid satu-satunya di Indonesia yang secara terbuka melakukan pengumuman proklamasi kemerdekaan Indonesia secara terbuka beberapa saat setelah peristiwa proklamasi.

Masjid Layur Kampung Melayu

Berikutnya, wisatawan juga bisa menemukan masjid terkenal lainnya di Masjid Layur Kampung Melayu. Masjid ini memiliki ciri khas berupa menara tinggi berwarna putih yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengeras suara. Dulu, menara ini punya fungsi selayaknya mercusuar.

Masjid Pekojan

Masjid bersejarah dan terkenal di Semarang selanjutnya bisa pula ditemukan pada keberadaan Masjid Pekojan. Masjid ini berdiri di kawasan yang dikenal sebagai area permukiman warga keturunan Gujarat dan Koja. Masjid Pekojan punya ciri khas lewat keberadaan menara setinggi 18 meter serta pohon bidara yang didatangkan secara langsung dari Timur Tengah di halaman depan masjid.

Hotel Syariah di Semarang

Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk menginap di hotel yang memberikan kenyamanan dan ketenangan saat di Semarang, Anda dapat memilih hotel syariah di Semarang. Hotel syariah yang bekerjasama dengan Airy di Semarang ini memiliki jaminan kenyamanan yang lebih tinggi dibanding tipe hotel Airy lainnya. Hal tersebut dikarenakan hotel syariah memiliki ketentuan tambahan demi meningkatkan kenyamanan semua tamu yang menginap di hotel ini.

Apa saja yang menjadi tambahan jaminan kenyamanan yang akan Anda peroleh ketika menginap di hotel Airy Syariah di Semarang ini?

1. Hanya Tamu Yang Memiliki Dokumen Resmi

Tamu yang menginap di Airy Syariah Semarang ini adalah tamu yang memiliki dokumen resmi seperti buku nikah. Karena setiap tamu pasangan lawan jenis yang akan menginap harus menunjukkan dokumen resmi yang menyatakan keduanya telah menikah yaitu dengan buku nikah.

Jadi, jika Anda ingin menginap di Airy Syariah Semarang ini, Anda wajib menunjukkan dokumen seperti buku nikah apabila bersama dengan pasangan lawan jenis. Dengan ketentuan ini, Anda dapat menginap lebih tenang di Airy Syariah tanpa perlu khawatir akan suatu hal buruk terjadi.

2. Memiliki Atribut Tambahan Pendukung

Dengan konsep syariah, tentu Anda akan mendapatkan atribut pendukung keseharian sebagai muslim ketika menginap di salah satu hotel Airy Syariah di Semarang. Anda akan menemukan atribut seperti penunjuk kiblat, perlengkapan sholat (sajadah, mukena, sarung). Di beberapa hotel yang bekerjasama dengan Airy, Anda akan menemukan mushalla untuk Anda beribadah.

3. Jaminan Produk Makanan/Minuman Halal

Konsep muslim-friendly tidak hanya atribut pendukung untuk beribadah muslim, namun juga memastikan produk makanan/minuman yang tersedia baik yang disediakan gratis ataupun diperjualbelikan dijamin halal. Jadi Anda tidak perlu khawatir juga mengenai kehalalan makanan atau minuman yang akan Anda dapatkan di hotel Airy Syariah ini.

Ketiga jaminan kenyamanan tambahan itulah yang akan Anda dapatkan ketika menginap di Airy Syariah Semarang. Hotel syariah memang sangat melekat pada muslim atau orang beragama islam, namun Airy Syariah tidak hanya untuk muslim, melainkan semua orang bisa menginap di Airy Syariah Semarang dengan menunjukan dokumen resmi yang dibutuhkan saat check in hotel.

Pilihan Hotel Airy Syariah di Semarang

Bagi wisatawan yang ingin mencari penginapan syariah murah di Semarang, tidak sulit untuk mendapatkannya. Anda bisa memilih menggunakan layanan hotel syariah terdekat di Semarang yang disediakan oleh Airy Syariah. Beberapa pilihan hotel syariah Semarang yang tergabung dalam jaringan Airy Syariah di antaranya:

Airy Syariah Tembalang Banjarsari 21 Semarang

Penginapan berbasis syariah selanjutnya di Semarang bisa dijumpai pada Airy Syariah Tembalang Banjarsari 21 Semarang. Penginapan ini menyediakan sarana menginap yang berdasarkan pada nilai-nilai syariah dengan tarif murah, di angka Rp100 ribuan per malam.

Airy Syariah Pedurungan Taman Arya Mukti Timur Satu

Wisatawan bisa pula mempertimbangkan untuk menginap di Airy Syariah Pedurungan Taman Arya Mukti Timur Satu. Hotel syariah murah di Semarang ini menyediakan fasilitas penginapan dengan tarif berkisar di angka kurang dari Rp100 ribuan. Apalagi, lokasinya juga dekat dengan Universitas Semarang serta Universitas Diponegoro.

Airy Syariah Semarang Barat Wiroto Tiga 10

Airy Syariah Semarang Barat Wiroto Tiga 10 jadi opsi berikutnya ketika ingin mencari penginapan syariah di Semarang dengan tarif terjangkau. Hotel ini memberi akses yang sangat mudah ke kawasan Kota Lama Semarang ataupun Stasiun Poncol Semarang. Selain itu, Anda juga bisa menjangkau Simpang Lima yang dikenal sebagai destinasi wisata populer di Semarang dengan sangat mudah.

Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang

Rekomendasi hotel syariah di Semarang selanjutnya adalah Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4. Hotel syariah ini menyediakan fasilitas menginap yang terjaga kebersihannya dan dijalankan dengan prinsip syariah. Lokasinya juga sangat strategis berada di pusat kota dan dekat dengan Kelenteng Sam Poo Kong, Lawang Sewu, serta Kampus Universitas Diponegoro.

Airy Syariah Tawangmas Semarang Indah A10

Hotel syariah terdekat di Semarang ini menawarkan lokasi sangat strategis. Saat menginap di hotel ini, wisatawan dapat berkunjung ke Lawang Sewu dengan sangat mudah, hanya terpisah jarak sekitar 3 km. Selain itu, hotel ini juga berdekatan dengan Masjid Agung Jawa Tengah, Simpang Lima, serta Kelenteng Sam Poo Kong.