Pesan Tiket Pesawat Aviastar Mandiri
Kota Asal
Semua Bandara
Kota Tujuan
Semua Bandara
Tanggal Berangkat
24 Jan 2018
Tanggal Pulang
26 Jan 2018
Penumpang
1 penumpang
CARI

 

Aviastar - Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Jumlah pulaunya sendiri mencapai sekitar 13.466, yang terdiri dari 7 pulau utama dan gugusan kepulauan-kepulauan kecil lainnya.

Pulau-pulau utama dan terbesar yang ada di Nusantara sendiri, di antaranya adalah Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Papua, Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa. Meskipun luasnya lebih kecil dibandingkan dengan 4 pulau lainnya, tetapi Pulau Jawa menjadi pulau dengan penduduk terbanyak. Dua pulau lainnya yang juga menjadi pulau utama di Indonesia adalah Kepulauan Maluku dan Kepulauan Nusa Tenggara.

Tidak hanya terdiri dari ribuan pulau saja, Indonesia juga terdiri dari 34 provinsi. Pulau Sumatera, dengan luas 473.481 km2 menjadi pulau dengan jumlah provinsi terbanyak di Indonesia, total ada 10 provinsi yang terdapat di pulau ini.

Transportasi laut dan udara bisa menjadi pilihan utama untuk menjangkau pulau-pulau yang ada di Nusantara. Tersedia banyak pelabuhan dan bandar udara bertaraf internasional yang ada di masing-masing pulau untuk membantu kelancaran perjalanan masyarakat Indonesia dan juga para wisatawan, baik lokal maupun dari mancanegara.

Namun, masih banyak juga daerah-daerah terpencil yang ada di Indonesia. Daerah tersebut biasanya masih susah dijangkau dengan menggunakan transportasi darat, apalagi dengan transportasi laut. Dibutuhkan waku berjam-jam untuk dapat sampai ke wilayah yang masih jarang dijamah tersebut.

Ada banyak alasan mengapa masih banyak wilayah yang terpencil tadi. Medan terjal dan sulit untuk dilalui menjadi salah satu alasan utamanya. Karena sulit dilalui oleh kendaraan, berjalan kaki kemudian menjadi satu-satunya alternatif untuk melanjutkan perjalanan ke tempat yang ingin dituju.

Melihat keterbatasan ini, pemerintah Indonesia kemudian membuka jalur transportasi udara sebagai jalur alternatif lain untuk menghubungkan semua daerah yang ada di Indonesia. Jalur penerbangan ini kemudian disebut sebagai angkutan udara perintis.

Menurut undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan, angkutan udara perintis adalah kegiatan angkutan udara niaga dalam negeri yang melayani jaringan dan rute penerbangan untuk menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal atau daerah yang belum terlayani oleh moda transportasi lain dan secara komersil belum menguntungkan.

Kriteria Penyelenggaraan Angkutan Udara Perintis di Indonesia

Dalam rangka menertibkan penerbangan perintis untuk mewujudkan angkutan perintis udara yang tidak hanya menghubungkan daerah terpencil saja, tetapi juga daerah tertinggal dan daerah yang belum dilayani oleh angkutan transportasi lainnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 9 tahun 2016.

Peraturan tersebut juga sekaligus untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan wilayah di Indonesia demi mewujudkan pertahanan dan keamanan negara yang stabil.

Seuai dengan Nawa Cita pertama, angkutan penerbangan perintis ini adalah wujud kepedulian negara kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini juga merupakan fokus dari kementerian perhubungan dalam meningkatkan keselamatan, kapasitas sarana, dan juga pelayanan transportasi berkualitas di Indonesia.

Peraturan di atas adalah pembaruan dari Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Tahun 2010 Nomor SKEP/21/I/2010 yang kurang lebih mengatur beberapa hal terkait penerbangan perintis. Beberapa hal yang diatur adalah jenis kegiatan angkutan udara perintis, kriteria rute penerbangan perintis, penyelenggaraan penerbangan perintis, pelaksanaan penerbangan perintis, evaluasi rute penerbangan perintis, dan kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan penyelenggara penerbangan perintis.

Angkutan udara perintis sendiri dibagi menjadi angkutan udara perintis penumpang dan angkutan udara perintis kargo. Untuk dapat ditetapkan sebagai rute penerbangan perintis, jalur yang dilalui harus memiliki kriteria fungsi keperintisan sebagai berikut:

  1. Secara komersil belum menguntungkan dan dapat menghubungkan daerah terpencil, tertinggal, dan belum dilayani oleh moda transportasi lainnya.
  2. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan wilayah.
  3. Mewujudkan pertahanan dan keamanan negara yang stabil, terutama di daerah perbatasan.

Usulan kegiatan angkutan udara perintis harus memenuhi ketentuan dan tahapan yang sudah ditetapkan seperti berikut ini:

  1. Usulan dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sebelum penetapan pembukaan kegiatan penerbangan perintis. Usulan tersebut harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan otoritas bandara, unit pelaksana bandara, dan pemerintah daerah setempat yang diajukan kepada Dirjen Perhubungan Udara.
  2. Menyertakan lampiran data dan dokumen pendukung, seperti surat pernyataan dari KPA, usulan rute penerbangan perintis, dan data-data lainnya yang terkait dengan akses serta potensi dari daerah yang telah diusulkan.

Pelaksana angkutan penerbangan perintis adalah perusahaan angkutan udara niaga atau maskapai yang telah mengikuti proses lelang yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Maskapai yang terpilih tersebut nantinya juga akan mendapatkan subsidi dari pemerintah berupa subsidi biaya operasi angkutan udara, subsidi bahan bakar pesawat, dan kompensasi pemberian rute selain rute perintis yang ada.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi maskapai yang akan menyelenggarakan penerbangan perintis ini, di antaranya adalah:

  1. Mengantongi izin usaha angkutan udara niaga atau non niaga dari Dirjen Perhubungan udara yang masih berlaku.
  2. Memiliki Air Operator Certificate (AOC) atau Operator Certificate (OC) yang masih berlaku.
  3. Maskapai tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak dalam kondisi bangkrut, tidak dalam keadaan diberhentikan kegiatan usahanya, dan juga tidak dalam kondisi sanksi pidana.
  4. Minimal memiliki 1 unit pesawat udara cadangan yang layak untuk mendukung operasional pada penerbangan perintis dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.
  5. Memiliki Surat Izin Angkutan Udara Niaga (SIUAN) dan Surat Izin Angkutan Udara Niaga Bukan Niaga (SIKAUBN) yang masih berlaku. Surat ini wajib ditunjukkan kepada otoritas terkait.

Evaluasi rute penerbangan perintis dilakukan setiap 1 tahun sekali oleh Dirjen Perhubungan Udara , KPA, UPBU, atau Pemerintah Daerah. Hasil evaluasi yang dilakukan berupa penetapan kembali rute yang sudah ada atau penghapusan rute perintis karena telah dianggap layak dijadikan sebagai rute komersial.

Salah satu maskapai yang mengkhusukan diri di bidang penerbangan perintis di Indonesia adalah Aviastar. Maskapai tersebut juga telah memenuhi syarat kelengkapan dan kriteria yang telah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan.

Bagaimana sejarah, latar belakang, hingga kebijakan dari maskapai ini, dapat dilihat pada ulasan di bawah ini.

Sejarah Maskapai Aviastar

Beroperasi di bawah PT. Aviastar Mandiri, Aviastar sendiri telah berdiri sejak tahun 2000, tepatnya pada tanggal 12 Juni. Penggagasnya dan pembentuknya sendiri merupakan seorang pilot bernama Sugeng Triyono beserta rekan-rekannya yang lain. Di awal terbentuknya, Aviastar merupakan perusahaan yang melayani penyewaaan berbagai jenis helikopter.

Di tahun 2003, maskapai ini mendapatkan AOC (Air Operator Certificate) 121 yang merupakan sertifikat untuk mendapatkan izin melakukan penerbangan niaga berjadwal.

Aviastar juga didukung oleh tim manajemen andal dan profesional. Mereka merupakan gabungan dari orang-orang berpengalaman, baik dari kalangan pilot, insinyur, hingga tenaga profesional lainnya.

Mereka juga siap untuk mendedikasikan diri demi meraih visi dan misi perusahaan ke depannya. Tidak hanya melayani kebutuhan komersil, Aviastar juga melayani kebutuhan penerbangan untuk korporat bidang pertambangan, kehutanan, pariwisata, dan lembaga pemerintahan lainnya.

Servis lain yang ditawarkan, seperti layanan perawatan pesawat, layanan manajemen pesawat, sewa penerbangan dengan kontrak, dan pelatihan (termasuk HLO) petugas pendaratan helikopter, pelatihan pesawat dan suku cadang, serta pelatihan dan pengawasan helipad.

Perusahaan lain yang sampai saat ini masih menjadi rekan dari Aviastar adalah:

  • Perusahaan minyak: Pearl Oil, BP, dan Exxon Mobil.
  • Perusahaan tambang: Freeport, BHP Billiton, KPC, Arutmin, Adaro, BCS, Indomoro Kencana, dan Thiess.
  • Perusahaan jasa udara: Airfast, Derazona, Pelita, TWA, dan NUH.
  • BUMN: Perusda Kubar dan Perusda Kutim.
  • Dinas pemerintahan: Pemda Kaltim, Pemda Papua, dan Pemda Sulsel.
  • Lain-lainnya: Eagle Associates dan Aircraft Canada/Lorne Gray Agency

Misi Maskapai Aviastar

Aviastar Mandiri sendiri memiliki slogan yaitu fly safe and comfort yang berarti, maskapai ini ingin selalu membawa penumpangnya di dalam perjalanan yang aman dan nyaman selalu.

Misi dari masakapai Aviastar sendiri adalah:

  • Market : Aviastar berkonsentrasi dalam melayani pasar Indonesia dan berpotensi untuk berekspansi melayani pasar internasional.
  • Technology : Aviastar yakin bahwa adaptasi teknologi informasi dan teknologi penerbangan adalah sesuatu yang sangat esensial untuk kesuksesan di masa mendatang. Proses dan pendataan lewat komputer serta layanan pelanggan yang baik sangatlah dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan utama perusahaan.
  • Durability, Growing, and Profitabillity Awarness : Prosedur penentuan keputusan hanya dilakukan oleh tim manajemen saja yang akan dibuat dengan penuh pertimbangan yang bijaksana dan mengacu kepada keadaan ekonomi dan perkembangan serta pendapatan perusahaan.
  • Business Philosophy : Aviastar percaya jika sukses jangka panjang hanya dapat diraih dengan pengaplikasian etika dan moral dalam berbisnis. Hal-hal tersebut kemudian dikombinasikan dengan hubungan yang harmonis dengan para stakeholder.
  • Self-Consept : Kompetisi yang ada di industri penerbangan berkutat pada pengoperasian perusahaan dan dukungan penuh dari karyawan maupun para konsumennya. Maka dari itu, Aviastar akan fokus untuk menyediakan pelayanan yang prima.
  • Image Awarness : Aviastar juga percaya jika khalayak merupakan stakeholder terbesar yang dapat berpengaruh pada pencapaian bisnis perusahaan. Untuk menjaga kewajiban moral kepada khalayak, perusahaan akan tunduk dan taat sepenuhnya terhadap hukum yang berlaku.
  • Focus on Employees : Untuk meningkatkan produktivitas dan kontribusi yang positif dari aset utamanya, Aviastar selalu fokus terhadap para karyawannya.
  • Go Public : Aviastar sudah sangat siap untuk masuk ke dalam pasar internasional dengan skala yang lebih besar.

Basis Maskapai Aviastar

Aviastar tidak hanya berbasis di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta saja, tetapi juga di bandara-bandara lainnya, seperti Bandar Udara Internasional Ngurah Rai di Bali, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Bandar Udara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, dan Bandar Udara Nabire di Nabire.

Rute Penerbangan Aviastar

Saat ini, Aviastar melayani 36 rute penerbangan domestik di Indonesia. Rute-rute yang ada juga didominasi oleh rute penerbangan perintis ke kota-kota di luar Pulau Jawa.

Rute penerbangan yang tersedia di Avastar sendiri, di antaranya adalah Jakarta-Ketapang PP, Jakarta-Lubuk Linggau PP, Jakarta-Muara Bango PP, Jakarta-Bandar Lampug PP, Bandar Lampung-Yogyakarta PP, Jakara-Pagar Alam PP, Balikpapan-Samarinda PP, Makassar-Selayar-Bima PP, Samarinda-Tana Toraja PP, dan Palangkaraya-Tumbang Samba PP.

Saat ini, Aviastar memang fokus untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia, seperti Kalimantan dan Papua. Harga tiket yang ditawarkan juga tergolong cukup murah.

Kontak Perusahaan

PT. Aviastar Mandiri menyediakan kontak khusus, baik telepon, faksimili, dan surat elektronik. Kontak tersebut dibuat untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang ingin mengirimkan kritik atau saran serta konfirmasi pemesanan tiket.

PT. Aviastar Mandiri

Kantor Pusat

Puri Sentra Niaga Blok B No. 29, Jalan Raya Kalimalang

Jakarta Timur 13620, Indonesia

Telepon: 021 8626789 (Hunting)

Faksimili: 021 8626813

Laman Resmi: http://www.aviastar.biz

Facebook Fanpage: Aviastar (@aviastarmandiri)

Reservasi

Telepon: 021 86614696/9444496

Surel: reservation@aviastar.biz  

Kelas Penerbangan dan Makanan

Untuk saat ini, kelas penerbangan yang tersedia pada Aviastar adalah kelas penerbangan ekonomi. Hal ini sesuai dengan tujuan utama perusahaan dalam menyediakan maskapai murah untuk penerbangan perintis ke kota-kota yang masih belum terjamah.

Namun, meskipun hanya tersedia kelas ekonomi saja, pelayanan yang diberikan tidak kalah jauh dengan pelayanan kelas bisnis maupun eksekutif di maskapai lainnya. Setiap penumpang tetap mendapatkan pelayanan prima dari kru pesawat yang sangat ramah dan bersahabat.

Bagi para penumpang yang terbang menggunakan pesawat BAe 146-200 akan mendapatkan makanan ringan gratis untuk menemani perjalanan.

Armada Pesawat Aviastar

Ada dua jenis armada pesawat yang digunakan oleh maksapai Aviastar. Keduanya adalah De Havilland DHC-6-300 Twin Otter dengan kapasitas 19 penumpang dan BAe 146-200 dengan kapasitas sekitar 112 penumpang.

Spesifikasi dan detail dari kedua pesawat tersebut adalah sebagai berikut:

De Havilland DHC-6-300 Twin Otter

Dikenal juga dengan DHC-6 Twin Otter merupakan jenis dari pesawat penumpang sipil sayap tinggi yang tercatat sebagai pesawat yang sukses dan bersinar pada program dirgantara Kanada.

Pesawat dengan jenis mesin turboprop ini mulai dikembangkan sejak tahun 1964. Seri 100 adalah pesawat yang pertama kali diproduksi kemudian seri 200 sebagai seri berikutnya dengan peningkatan performa STOL (short take-off and landing). Seri 200 juga memiliki hidung pesawat yang lebih panjang dan peningkatan kompartemen pada penyimpanan di bagian belakang.

Setelah seri 200, dibuat pula seri 300 dengan performa pesawat yang semakin ditingkatkan. Seri 300 juga memiliki penambahan mesin PT64-27. Pesawat bermesin turbopop yang diproduksi berikutnya adalah seri 400. Seri ini diproduksi oleh Viking Air setelah de Havilland Canada diambil alih oleh Bombardir. Perusahaan tersebut kemudian menyerahkan lisensi pembuatan dan perawatan pesawat dengan mesin turbopop kepada Viking Air.

Istimewanya dari pesawat jenis ini adalah perangkat pendaratan dari Twin Otter bisa diganti dengan pelampung. Pesawat jenis ini juga sangat diminati oleh para maskapai penerbangan perintis untuk dioperasikan di kawasan Indonesia timur karena fasilitas bandar udaranya yang masih sangat minim.

BAe 146-200

Memiliki nama resmi British Aerospace 146. Pesawat ini dibuat oleh British Aerospace, perusahaan pembuat pesawat asal Britania yang kini juga merupakan bagian dari BAE Systems. Dulu, pesawat ini sempat begitu populer di dunia. BAe 146 sendiri pertama kali terbang pada sekitar tahun 1981.

BAe 146 merupakan pesawat short-haul airliner dan regional airliner. Pesawat jenis ini diproduksi massal mulai tahun 1983 hingga tahun 2002. Pesawat keluaran dan versi terbaru yang sudah ditingkatkan kini bernama Avro RJ yang mulai diproduski dari tahun 1992.

BAe 146 juga merupakan pesawat sayap tinggi dan memiliki ekor T-tail. Memiliki 4 turbofan yang terletak di bawah sayap pesawat. Pesawat ini juga dilengkapi dengan roda-roda pendaratan yang bisa ditarik masuk ke dalam pesawat. Pesawat jenis BAe 146 biasa digunakan di kota-kota kecil yang memiliki bandar udara tidak terlalu luas.

Oleh karena itu, pesawat ini juga cocok digunakan sebagai salah satu angkutan dalam penerbangan udara perintis yang ada di Indonesia. Selain Aviastar, maskapai-maskapai lain yang melayani penerbangan perintis juga menggunakan pesawat jenis BAe 146.

Pesawat jenis BAe 146 ini datang dari berbagai model, seperti tipe -100, -200, dan -300. Versi Avro RJ yang sejenis meliputi RJ70, RJ85, dan RJ100.

Kru Pesawat Aviastar

Kru kabin pesawat dari Aviastar terdiri dari pramugari, pramugara, pilot, dan staf-staf lain yang melayani penumpang. Pramugari dari maskapai berlogo bintang ini menggunakan seragam yang terdiri dari blus berwarna jingga dengan rok panjang berwarna biru dan bermotif batik. Kerah pada blus yang dikenakan juga memiliki motif batik yang sama dengan rok yang dikenakan.

Selain menggunakan blus berwarna jingga, ada pula pramugari yang mengenakan seragam dengan blus dan rok panjang berwarna biru dengan motif batik yang senada. Untuk kru lain yang bertugas di dalam pesawat, seperti pilot dan co-pilot, mereka mengenakan seragam standar yang telah ditetapkan. Seragam yang dikenakan berupa kemeja putih, dasi hitam, jas dengan simbol airline, dan topi dinas.

Kebijakan Maskapai Aviastar

Sama seperti maskapai penerbangan lainnya, Aviastar juga memiliki berbagai kebijakan penerbangannya sendiri. Beberapa kebijakannya, antara lain adalah:

Kapasitas Bagasi

Bagi penumpang Aviastar, muatan kabin yang dibawa dibatasi maksimal 7 kg saja. Batas bagasi yang didapatkan adalah 15 kg. Untuk ukuran maksimum barang yang dibawa pada kabin sendiri tidak boleh melebihi 23 x 36 x 56 cm dan 9 x 14 x 22 inci atau total maksimum 115 cm/45 inci.

Aviastar juga tidak menyediakan bagasi khusus untuk bayi. Kereta dorong bayi dapat dimuat di bagasi, begitu pula dengan alat bantu seperti kursi roda, alat bantu jalan, dan alat-alat mobilitas lainnya. Untuk stroller atau kereta bayi sayangnya tidak diperbolehkan untuk dibawa di kabin pesawat.

Kebijakan Penumpang Bayi dan Anak-Anak serta Ibu Hamil

Bagi anak-anak yang berusia 12 tahun, wajib ditemani oleh seorang pendamping yang berusia di atas 18 tahun. Penumpang bayi diperbolehkan ikut terbang asalkan berada di dalam pangkuan penumpang dewasa. Satu bayi untuk satu orang penumpang dewasa.

Bayi dan anak-anak dengan usia 9 hari-2 tahun dikenakan tarif khusus. Untuk bayi berusia di bawah 8 hari tidak diperkenankan untuk ikut dalam penerbangan, kecuali ada surat keterangan dari dokter dan pernyataan pertanggungjawaban resmi dari orang tua.

Bagi ibu hamil dengan usia kandungan di bawah 27 minggu, wajib melaporkan kehamilannya pada saat check-in kemudian harus menandatangi surat pernyataan pertanggungjawaban.

Sedangkan bagi ibu hami dengan usia kandungan antara 28 hingga 34 minggu wajib menyertakan surat keterangan resmi dari dokter dan menandatangani surat pertanggungjawaban. Namun, untuk ibu hamil dengan usia kandungan di atas 34 minggu, tidak diperkenankan mengikuti penerbangan.

Kebijakan Perubahan, Refund dan Pembatalan Aviastar

Aturan tarif dari Aviastar di antaranya adalah tiket tidak dapat dialihkan kepada orang lain. Pihak Aviastar juga boleh mengubah kursi penumpang tanpa pemberitahuan sebelumnya, bahkan setelah penumpang naik ke dalam pesawat dengan alasan keselamatan dan keamanan perjalanan.

Perubahan tanggal dan rute perjalanan diperbolehkan selalu. Namun, perubahan nama tidak diizinkan. Pembatalan tiket sebelum 24 jam keberangkatan akan dikenakan denda administrasi oleh Aviastar sebesar Rp50.000 per tiketnya.

Pembatalan dalam waktu 24 jam juga dikenakan biaya administrasi yang sama ditambah dengan biaya pembatalan sebesar 75% dari harga tiket. Untuk kelas tiket V, T, Z, S, dan F tidak dapat di-refund, begitu juga dengan tiket bayi.

Untuk perubahan jadwal dapat menghubungi agen penjualan tiket terkait atau langsung menghubungi kontak center Aviastar maksimal 48 jam sebelum keberangkatan. Bagi pemegang tiket promo akan dikenakan biaya reschedule per penumpang per segmen dan ditambah dengan biaya selisih tiket. Pemegang kelas tiket V, T, Z, S, dan F tidak dapat melakukan reschedule.

Kebijakan Check-In

Konter check-in dibuka selama 2 jam dan ditutup 45 menit sebelum keberangkatan. Gerbang keberangkatan akan ditutup 30 menit sebelum pesawat lepas landas.

Bagi penumpang yang penerbangannya sudah dikonfirmasi, tetapi tidak muncul pada saat keberangkatan atau batal berangkat, tetapi tidak melakukan pembatalan resmi pada saat check-in ditutup, maka masuk dalam kondisi No Show.

Jika kondisi No Show terjadi setelah check-in maka tiket penerbangan sudah dinyatakan terpakai dan tidak dapat digunakan lagi untuk perjalanan penerbangan.

Kebijakan Lainnya

Aviastar berhak melakukan perubahan jadwal sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pihak maskapai juga berhak membatalkan penerbangan jika dianggap memang perlu karena alasan keselamatan penerbangan, teknis, atau alasan komersial, dan lain-lainnya.

Jika terjadi pembatalan, Aviastar akan bertanggung jawab untuk mencarikan penerbangan pengganti untuk para penumpang yang sudah memiliki tiket. Pemberitahuan penggantian tersebut dapat dilakukan lewat pengumuman di bandara atau lewat telepon langsung kepada para penumpang dari pihak Aviastar.

Pembatalan sepihak dari Aviastar seperti di atas, penumpang akan diberikan refund sebesar 100% penuh.

Lokasi Terminal Maskapai

Terminal dari maskapai Aviastar sendiri tersedia di berbagai bandar udara di Indonesia, khususnya di bandara-bandara yang melayani penerbangan perintis. Di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Sendiri terminal Aviastar berada di terminal 1C.

Rute Penerbangan Perintis Indonesia di Tahun 2017

Tahun 2017 ini, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menawarkan sekitar 195 rute penerbangan perintis kepada beberapa maskapai penerbangan, salah satunya adalah Aviastar Mandiri.

Hal ini dilakukan karena Indonesia masih memerlukan angkutan penerbangan perintis, terutama untuk menjangkau kawasan-kawasan terpencil yang sulit dijangkau angkutan transportasi lain di wilayah Papua dan Papua Barat. Penerbangan perintis yang dilakukan menggunakan pesawat jenis DHC-6 Twin Otter, Cessna Grand Caravan, dan Pilatus Porter PC-6.

Tahun ini jumlah rute yang dibuka memang lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 209 rute penerbangan. Nilai subsidi yang digelontorkan oleh pemerintah pada tahun lalu mencapai sekitar 400 miliar. Berkurangnya jumlah rute yang ada karena sudah dilayani oleh penerbangan komersial, oleh karena itu, tidak lagi menjadi penerbangan perintis.

Meskipun rute yang ada berkurang, tetapi nilai subsidi yang ada naik menjadi sekitar 523 miliar. Ditambah dengan subsidi khusus angkutan bahan bakar sebesar 43 miliar.

Ada pula subsidi untuk tol udara sebesar 21 miliar. Angkutan tol udara ini merupakan angkutan yang khusus mengangkut kargo di Papua dan Papua Barat. Subsidi yang dilakukan memang belum besar karena tahun ini masih berupa tahap awal dan uji coba.

Angkutan tol udara ini adalah perkembangan dari tol laut dan baru dibuka di 4 lokasi saja. Empat lokasi tersebut adalah Bandara Sentani di Jayapura, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Wamena di Wamena, dan Bandara Nop Goliat Dekai di Yahukimo.

Setelah sampai di bandara-bandara tersebut, barang-barang kemudian didistribusikan ke beberapa lokasi pedalaman. Dengan demikian, harga barang yang ada di di daerah pedalaman akan sama dengan di tempat awal barang itu disebarkan atau tidak ada lagi perbedaan harga.

Beli Tiket Pesawat Lebih Hemat di Airy Tiket Pesawat

Untuk anda yang mencari tiket maskapai penerbangan murah untuk liburan, jangan lupa untuk memesan tiketnya di Airy tiket pesawat. Cek harga tiket pesawatnya, dapatkan harga terbaiknya, booking tiket pesawatnya, dan nikmati liburan hemat dengan Airy kapan saja. Pesan tiket pesawat Lion Air, Citilink, Batik Air, Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Wings Air, Nam Air, AirAsia, Xpress Air, Kalstar Aviation, Trigana Air, TransNusa, Susi Air, Aviastar Mandiri dengan harga terbaik hanya di Airy. Pemesanan dapat dilakukan melalui website maupun aplikasi mobile Airy, dengan tambahan diskon dan berbagai metode pembayaran yang disediakan tentunya akan membuat perjalanan liburan semakin menyenangkan. Mau liburan hemat? Yuk liburan bareng Airy!

Partner Maskapai Domestik
Lion AirCitilinkBatik AirSriwijaya AirGaruda IndonesiaWings AirNAM AirAirAsia  Xpress AirKalstar AviationTrigana AirTransNusaSusi AirAviastar Mandiri