Pesan Tiket Pesawat Garuda Indonesia
Kota Asal
Semua Bandara
Kota Tujuan
Semua Bandara
Tanggal Berangkat
24 Nov 2017
Tanggal Pulang
26 Nov 2017
Penumpang
1 penumpang
CARI

Garuda Indonesia - Salah satu maskapai kebanggaan Indonesia, Garuda Indonesia, melayani rute penerbangan domestik ke seluruh penjuru Indonesia dan rute internasional ke lebih dari 83 kota di berbagai negara. Dengan pengalaman selama hampir 70 tahun mengudara, Garuda Indonesia berorientasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dengan mengedepankan kualitas dan keramahan. Armada terbang yang modern digunakan untuk melengkapi kenyamanan selama penerbangan yang bisa diakses oleh seluruh penumpang kelas ekonomi, bisnis, dan kelas satu.

Sejarah Garuda Indonesia

Pada awalnya, Garuda Indonesia bernama KLM Interinsulair Bedrijf, sebuah perusahaan penerbangan yang didirikan oleh Belanda pada 1 Agustus 1947. Tanggal 26 Januari 1949, nama tersebut berganti menjadi Garuda Indonesia. Perusahaan ini melayani rute penerbangan komersial pertamanya menggunakan pesawat Douglas DC-3 Dakota, yang dikenal dengan Garuda Indonesian Airways dari Jogjakarta ke Jakarta untuk menjemput presiden Soekarno.

Di tahun 1950, Garuda Indonesia memperoleh izin monopli penerbangan, dan dibantu oleh pemerintah Burma (sekarang Myanmar) untuk ekspansi usaha. Tahun 1953, maskapai ini diambil alih oleh pemerintah Indonesia dari KLM dan mengoperasikan 46 pesawat, termasuk jenis De Havilland Heron sebanyak 14 armada yang dibeli antara tahun 1953-1954. Setahun kemudian, Garuda Indonesia melayani penerbangan haji pertamanya.

Pada periode 1960-1980, Garuda Indonesia measuki fase kemajuan besar-besaran. Maskapai ini mendatangkan 3 buat pesawat turbopop Lockheed L-188C Electra pada tahun 1961 setelah menjual De Havilland Heron ke Fujita Airlines. Tahun 1963, perusahaan melayani rute penerbangan menuju Tokyo dengan lokasi transit di Hongkong, dan membeli pesawat jenis jet pertamanya di tahun 1964. Tiga pesawat jenis Convair 990A menandai prestasi Garuda Indonesia sebagai maskapai pertama di Asia Tenggara yang memiliki pesawat jet.

Pesawat jenis Convair 990A menjadi armada pertama Garuda Indonesia yang digunakan untuk melayani rute penerbangan antarbenua, yakni rute Jakarta – Bangkok – Mumbai – Karachi – Kairo – Roma – Frankfurt – Amsterdam. Di akhir tahun 1960an dan awal tahun 1970an, maskapai ini kembali mendatangkan pesawat jenis Douglas DC-8, dan Fokker F-27.

Periode tahun 1970-1980 menandai revitalisasi yang dilakukan oleh Garuda Indonesia. Pihak manajemen menjual dan menambah armada untuk memaksimalkan layanan penerbangan baik di rute domestik maupun internasional. Pertengahan tahun 1970an, perusahaan ini mengoperasikan pesawat Fokker F-27 dan F-28 untuk melayani penerbangan domestik dengan melihat tren jumlah penumpang yang terus meningkat.

Di awal tahun 1980an, Garuda Indonesia membeli pesawat jenis Boeing 747-200 pertamanya dan Douglas DC-10-30 untuk melayani rute penerbangan menuju Asia, Eropa, dan Australia. Tahun 1982, perusahaan ini menjadi pengguna pertama pesawat jenis Airbus A300B4-600 FFCC. Garuda Airlines juga merintis penerbangan menuju Amerika Serikat menggunakan Douglas DC-10-30 yang bekerja sama dengan Continental Airlines.

Periode tahun 1990-2000an menjadi masa-masa sulit bagi Garuda Airlines. Perusahaan penerbangan ini diuji oleh beberapa kecelakaan pesawat, utang, dan menurunnya reputasi. Namun demikian, maskapai berhasil menyelesaikan seluruh restrukturisasi utang pada tahun 2010, dan mengembalikan reputasinya sebagai perusahaan maskapai penerbangan bintang 5 di Indonesia. Dengan slogan The Airlines of Indonesia, Garuda mampu melayani lebih dari 600 penerbangan per hari dan mengedepankan layanan terbaik melalui konsep “Garuda Indonesia Experience”.

Prestasi Garuda Indonesia

Sebagai maskapai terbaik di tanah air, Garuda Indonesia telah mendulang puluhan bahkan ratusan prestasi baik di kancah domestik maupun internasional. Berikut adalah prestasi maskapai yang diperoleh di tahun 2017:

  • Peringkat ke-10 sebagai maskapai terbaik di dunia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-1 sebagai maskapai dengan staf kabin terbaik di dunia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-8 sebagai maskapai dengan layanan bandara terbaik di dunia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-12 sebagai maskapai dengan kabin pesawat terbersih di dunia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-2 sebagai maskapai dengan kru penerbangan terbaik di Asia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-11 sebagai maskapai kelas satu terbaik di dunia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-7 sebagai maskapai kelas bisnis terbaik di dunia versi Skytrax.
  • Peringkat ke-4 sebagai maskapai kelas ekonomi terbaik di dunia versi Skytrax.

Sebenarnya masih banyak penghargaan yang diraih oleh Garuda Indonesia. Survei Skytrax menjadi salah satu yang paling diperhitungkan di dunia, karena menilai kualitas industri penerbangan di seluruh dunia dengan melibatkan survei kepuasan pelanggan.

Selain bentuk penghargaan tersebut, Garuda Indonesia juga menjadi maskapai pertama di Indonesia yang bergabung dengan SkyTeam. Sejak bulan Maret 2014, perusahaan ini memiliki akses jaringan domestik dan internasional dengan rekanan maskapai lain yang tergabung dalam SkyTeam.

Kontak Garuda Indonesia

Garuda Indonesia memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk menghubungi maskapai. Layanan konsumen tersedia untuk menangani setiap kebutuhan pelanggan, baik berupa keluhan, klaim, maupun apresiasi.

Pelanggan bisa mengunjungi situs resmi Garuda Indonesia untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, atau menghubungi alamat email berikut:

  1. customer@garuda-indonesia.com untuk layanan umum.
  2. baggage@garuda-indonesia.com untuk layanan bagasi.
  3. e-booking@garuda-indonesia.com untuk pertanyaan seputar layanan reservasi dan tiket.
  4. cs@garudamiles.com untuk layanan GarudaMiles.

Saat ini, Garuda Indonesia memiliki kantor pusat yang terletak di Gedung Garuda Indonesia, Jl. Kebon Sirih No. 44 Jakarta Pusat. Kantor manajemen maskapai berlokasi di Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Garuda City, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Selain itu kantor manajemen representasi maskapai juga berada di 20 negara yang tersebar di benua Asia, Eropa, Amerika, dan Australia.

Kelas Penerbangan Garuda Indonesia

Seluruh kabin pesawat Garuda Indonesia telah dilengkapi dengan fasilitas kenyamanan untuk menjamin penerbangan yang memuaskan.

Kelas Ekonomi

Garuda Indonesia memiliki layanan penerbangan kelas ekonomi terbaik ke-4 menurut survei Skytrax di tahun 2017. Di tahun 2013 silam, maskapai penerbangan ini juga memperoleh penghargaan yang sama dari Skytrax.

Penumpang kelas ekonomi akan dimanjakan dengan jalan lorong antarkursi yang cukup lega, sehingga memberi ruang gerak yang lebih nyaman. Selain itu, masing-masing kursi di kelas ekonomi juga memiliki desain ergonomis berukuran 31 inci, seperti yang terdapat dalam pesawat jenis Boeing 737-800 Next Generation untuk kenyamanan duduk selama penerbangan berlangsung.

Berapapun durasi perjalanan Anda, Garuda Indonesia memberikan ruang yang cukup untuk beristirahat. Dengan kursi yang dilengkapi dengan sandaran kepala yang fleksibel, penumpang bisa menyesuaikan posisi sandaran tersebut dengan posisi duduk. Selain itu, ruang kaki yang lega juga memberikan kenyamanan ekstra tanpa harus mengganggu penumpang lain saat Anda ingin mengganti posisi duduk.

Masing-masing kursi di kelas ekonomi Garuda Indonesia juga memiliki pijakan kaki, yang tersedia dalam armada Boeing 777-300ER. Ada juga sambungan USB dan stopkontak di setiap kursi yang bisa digunakan penumpang untuk menambah daya ponsel pintar atau mendengarkan musik melalui headset. Layanan in-flight entertainment yang tersedia untuk diakses di antaranya adalah film-film Hollywood terbaru, saluran berita dunia, beragam permainan, serta majalah Colours.

Bagi penumpang yang ingin mencicipi lezatnya hidangan pesawat, ada variasi menu Asia dan barat yang tersedia selama penerbangan. Fitur tersebut berbeda-beda, tergantung pada rute perjalanan dan armada pesawat yang digunakan. Untuk itu, ada baiknya untuk mengecek ke layanan pelanggan sebelum Anda lepas landas.

Kelas Bisnis

Layanan penerbangan kelas bisnis Garuda Indonesia menempati posisi ke-7 terbaik di dunia menurut survei Skytrax. Selain itu, kenyamanan kursi di kelas bisnis Garuda juga menempati posisi ke-10 terbaik di dunia tahun 2017. Desain kursi yang ergonomis ditata apik dengan akses lorong langsung yang lega untuk memudahkan pergerakan penumpang.

Masing-masing kursinya memiliki ukuran 42 inci, seperti yang ada dalam pesawat jenis Boeing 737-800 Next Generation dengan sandaran kepala yang fleksibel. Penumpang bisa menyesuaikan posisi kursi dan sandaran sesuai keinginan istirahat yang nyaman selama penerbangan. Dalam armada jenis Boeing 777-300ER, terdapat 38 kursi yang disediakan untuk kelas bisnis, dengan lebar 21.2 inci yang bisa diubah menjadi tempat tidur mini yang nyaman.  Sekat di masing-masing kursi juga memberikan privasi lebih selama perjalanan.

Tak hanya itu, penumpang juga bisa mengakses tempat penyimpanan pribadi, sambungan USB, dan stopkontak. Tak perlu khawatir kehabisan daya gadget jika Anda harus mengerjakan laporan di dalam pesawat atau saat ingin tetap terhubung dengan keluarga. Kenyamanan istirahat juga didukung dengan fasilitas terbaru yang dikeluarkan oleh maskapai, meliputi bantal hypoallergenic, dan selimut furtex-plush.

Fasilitas hiburan bagi penumpang tersedia melalui fitur in-flight entertainment dengan layar sentuh eX2 Panasonic LCD 15-inch untuk menonton film-film Hollywood teranyar atau update berita terkini melalui saluran berita.

Kuliner bagi penumpang tersedia dengan berbagai pilihan menu untuk makanan pembuka, hidangan utama, serta camilan yang disiapkan oleh juru masak bintang 5. Fitur kabin dan menu makanan tersebut disesuaikan dengan jenis pesawat yang Anda tumpangi. Jika ingin memperoleh informasi, tanyakan kepada kru pesawat saat check-in.

Kelas Satu

Terbang menggunakan layanan kelas satu dari Garuda Indonesia akan memberikan kenyamanan maksimal. Pasalnya, maskapai ini tercatat sebagai perusahaan penerbangan dengan kelas satu terbaik ke-11 di dunia versi Skytrax. Konfigurasi penempatan kursi diatur dengan posisi 1-2-1 untuk kelegaan ruang dan kenyamanan selama penerbangan.

Pada armada jenis Boeing 777-300ER, layanan kelas satu diberikan dalam 8 suite pribadi yang mewah, dirancang secara ergonomis dengan ukuran 82 inci dan lebar 22 inci. Kursi-kursi tersebut bisa diatur menjadi tempat tidur datar, sampai dengan posisi 180°. Penumpang bisa merasakan nyamannya berbaring di atas matras empuk yang dilengkapi dengan selimut dan bantal. Untuk memberikan privasi lebih, masing-masing kursi memiliki pemisah di lini tengah. Berkat fasilitasnya, Garuda Indonesia menempati posisi ke-5 sebagai maskapai terbaik di dunia dengan kursi kelas satu terbaik versi Skytrax.

Para penumpang juga bisa memanfaatkan meja yang tersedia pada kursi untuk menyelesaikan pekerjaan atau menyantap hidangan pesawat. Kursi-kursi di kelas ini memiliki fitur control panel dengan layar sentuh untuk memudahkan penggunaan.

Di hadapan Anda, terdapat layanan in-flight entertainment melalui layar sentuh LCD 23.5 inci yang dilengkapi dengan remote dan headset kedap suara untuk menonton tayangan favorit. Akses internet gratis juga tersedia bagi penumpang kelas satu melalui koneksi Telkom Indonesia, dan Sistem Komunikasi Global Panasonic.

Menu makanan yang tersedia bisa dipilih sesuai keinginan penumpang. Ragam masakan Indonesia dan internasional disiapkan oleh chef-on-board yang memiliki kualifikasi bintang 5 di semua penerbangan.

Program Khusus Garuda Indonesia

GarudaMiles

Garuda Indonesia memberikan reward spesial kepada pelanggan setianya melalui program GarudaMiles. Fitur ini ditujukan sebagai program loyalitas sebagai bentuk penghargaan bagi penumpang yang sering terbang bersama maskapai Garuda. Penumpang yang terdaftar sebagai anggota GarudaMiles berhak memperoleh fasilitas eksklusif baik saat terbang, saat di lounge bandara, maupun saat bertransaksi dengan mitra Garuda di seluruh dunia. Cukup tukarkan poin miles Anda dengan reward yang bisa dipilih sesuai keinginan.

GarudaMiles Blue

Pemegang kartu keanggotaan ini berhak atas welcome mileage, memperoleh poin saat terbang, menukarkan poin miles dengan tiket atau meng-upgrade kelas tiket. Selain itu, Anda akan menjadi prioritas daftar tunggu serta bisa memilih kursi pesawat.

GarudaMiles Silver

Pemilik kartu GarudaMiles Silver berhak mendapatkan keistimewaan seperti pemegang kartu Blue, tetapi dengan beberapa tambahan fasilitas. Tanpa welcome mileage, Anda bisa melakukan check-in di konter spesial di bandara domestik, dan mendapat tambahan bagasi sejumlah 5kg.

GarudaMiles Gold

Keanggotaan GarudaMiles Gold memberikan fasilitas serupa dengan GarudaMiles Silver, tapi dengan keistimewaan tambahan. Penumpang bisa melakukan check-in di konter kelas bisnis (kecuali di Bandar Udara Soekarno-Hatta), premium check-in, akses menuju lounge di area domestik dan internasional, prioritas penanganan bagasi dengan tambahan sebesar 15kg, serta prioritas boarding di bandara Soetta, dan airport standby.

GarudaMiles Platinum

Pelanggan yang memiliki kartu keanggotaan GarudaMiles Platinum berhak mendapatkan fasilitas serupa GarudaMiles Gold, namun dengan fasilitas lebih baik. Saat mengakses lounge, Anda bisa mengajak 1 tamu di seluruh lounge domestik dan internasional, serta akses menuju Garuda Business Lounge. Penumpang juga berhak mendapat tambahan bagasi sejumlah 20kg, serta poin mileage saat melakukan renewal.

GarudaMiles EC Plus

Pemegang kartu GarudaMiles EC Plus berhak memperoleh welcome mileage, dan fitur layanan eksklusif seperti pelanggan yang memiliki GarudaMiles Gold.

SkyPriority

Selain program GarudaMiles, maskapai Garuda Indonesia juga memiliki program loyalitas bernama SkyPriority yang bekerja sama dengan SkyTeam. Artinya, pelanggan setia atau frequent flyer berhak memperoleh fasilitas istimewa bersama anggota maskapai aliansi, meliputi prioritas check-in, drop-off bagasi, dan prioritas boarding.

Selain itu, penumpang juga bisa menemukan layanan ini di seluruh bandara di dunia untuk memberikan layanan terbang yang memuaskan. Anda bisa menikmati layanan prioritas di konter tiket, saat transit, keamanan pemeriksaan paspor, dan prioritas penanganan bagasi. Program SkyPriority pertama kali diluncurkan di tahun 2012, dan telah diperkenalkan di lebih dari 700 bandara di dunia.

Armada Pesawat Garuda Indonesia

Sampai saat ini, Garuda Indonesia memiliki sekurangnya 143 pesawat yang terdiri dari berbagai jenis. Armada penerbangan terbesar yang dimiliki Garuda adalah pesawat jenis Boeing 747-400 sebanyak 2 armada. Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan maksimum mencapai 990 kph, serta dilengkapi dengan 22 kursi eksekutif, dan 435 kursi kelas ekonomi.

Ada juga pesawat jenis Boeing 777-300ER sebanyak 9 armada, yang mampu terbang dengan kecepatan maksimum 1.090 kph. Pesawat ini memiliki 8 kursi kelas satu, 38 kursi kelas eksekutif, dan 268 kursi kelas ekonomi. Pesawat terbesar ke-3 milik Garuda Indonesia adalah jenis Airbus A330-300 yang memiliki kapasitas 43 kursi kelas eksekutif, dan 215 kursi kelas ekonomi.

Untuk informasi lebih jelas mengenai armada pesawat Garuda Indonesia, berikut daftarnya:

Jenis Pesawat

Kapasitas Kursi

Kecepatan Maksimum

Jumlah Armada

Boeing 747-400

Exec. 22 Eco. 435

990 kph

2

Boeing 777-300ER

First. 8 Exec. 38 Eco. 268

1.090 kph

9

Airbus A330-300

Exec. 43 Eco. 215

913 kph

13

Airbus A330-200

Exec. 35 Eco. 186

913 kph

9

Boeing 737-800NG

Exec. 12 Eco. 150

853 kph

81

CRJ1000 NexGen

Eco. 96

870 kph

18

ATR 72-600

Eco. 70

250 kph

11

Garuda Indonesia terus melakukan standardisasi armada pesawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Masing-masing pesawat juga digunakan untuk terbang ke rute berbeda. Boeing 737-800NG dan CRJ1000 NexGen, misalnya, digunakan untuk melayani penerbangan regional dan rute jarak pendek. Untuk rute jarak menengah dan jauh, masing-masing menggunakan Airbus A330-200/300 dan Boeing B777-300ER. Rata-rata usia pesawat milik Garuda tidak lebih dari 6 tahun.

Kru Pesawat Garuda Indonesia

Dengan konsep layanan Garuda Indonesia Experience, kru maskapai senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada setiap penumpang dan mengedepankan keramahan khas Indonesia. Dalam hal ini, seragam pramugari juga tak luput dari perhatian manajemen.

Setelan teranyar pramugari Garuda dibarengi oleh penghargaan sebagai best cabin staff oleh Skytrax. Dengan dominasi motif batik, seragam baru Garuda Indonesia memiliki model dua potong, yakni dengan atasan menyerupai kutubaru, dan rok span panjang berwarna senada. Potongan model, motif kain, serta warna yang dipilih telah disesuaikan dengan konsep layanan Garuda Indonesia.

Seragam kru pesawat yang utama memiliki 4 warna berbeda, yakni hijau pirus, jingga, ungu, dan biru, sesuai dengan warna utama maskapai. Selain itu, perbedaan penggunaan warna seragam juga menunjukkan jabatan masing-masing kru kabin. Untuk pramugari junior dan senior, mereka menggunakan seragam berwarna oranye dan hijau pirus. Seragam warna ungu digunakan oleh Maitre d’Cabin, sedangkan warna biru digunakan oleh koordinator awak kabin yang bertugas (Flight Service Manager). Namun demikian, tidak semua penerbangan memiliki kru berseragam ungu saat mengudara.

Kebijakan Airline

Kebijakan Tiket

Penumpang bisa memesan tiket di bandara, situs resmi garuda, maupun agen perjalanan yang bekerja sama dengan maskapai. Pihak Garuda Indonesia hanya akan menerima penumpang dengan nama yang sama yang tertera di tiket, dan sifatnya tidak dapat dipindahtangankan.

Untuk klaim penukaran poin mileage dengan tiket, penumpang harus melakukan reservasi melalui kantor penjualan tiket Garuda resmi.

Penumpang Balita

Balita berusia 7 hari sampai kurang dari 2 bulan tidak dikenakan biaya tiket, dan harus duduk di pangkuan 1 orang penumpang dewasa. 1 penumpang dewasa hanya diperkenankan untuk memangku 1 penumpang bayi. Jumlah penumpang bayi yang diizinkan terbang adalah 10% dari total kursi, dan penempatan duduknya akan diatur oleh kru pesawat.

Kebijakan Penumpang Lainnya

Penumpang difabel dan penumpang anak tanpa pendamping harus melakukan pemberitahuan kepada pihak maskapai sekurang-kurangnya 48 jam sebelum penerbangan. Anda harus memberikan detail permintaan, pendampingan, atau peralatan kesehatan lain yang dibutuhkan kepada kru maskapai. Pihak maskapai berhak menolak penumpang balita, wanita hamil, penumpang yang sakit, atau penyandang difabel untuk terbang jika tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Kebijakan Bagasi

Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan bagasi seberat 40kg untuk penumpang kelas satu, 30kg untuk kelas bisnis, dan 20kg untuk kelas ekonomi. Jika Anda memiliki kartu anggota GarudaMiles, akan ada tambahan untuk bagasi dengan berat yang disesuaikan dengan jenjang keanggotaan Anda. Jika ditemukan adanya kelebihan bagasi, penumpang harus membayar sebesar 1.5% dari harga kelas ekonomi sekali jalan (rute domestik). Bagi penumpang yang ingin membeli tambahan bagasi, Garuda menyediakan prepaid baggage dengan paket 5kg, 10kg, 15kg, 20kg, 25kg, 30kg, 35kg, dan 40kg yang bisa dipesan 24 jam sebelum keberangkatan.

Penumpang dilarang membawa senjata api, senjata tajam, cairan, bahan peledak, bahan kimia, instrumen pemukul, serta barang dalam kategori berbahaya lainnya.

Kebijakan Tarif

Tarif yang berlaku adalah tarif yang diterbitkan oleh atau atas nama Garuda Indonesia, atau dibuat sesuai peraturan maskapai untuk rute tertentu pada tanggal tertentu. Semua tarif, harga, jadwal penerbangan, rute, dan layanan yang diterbitkan adalah sesuai kebijakan maskapai, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Kebijakan Refund

Pihak maskapai memberlakukan kebijakan refund sesuai dengan peraturan tarif yang berlaku dan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015. Berikut ini adalah kebijakan refund Garuda Indonesia:

  1. Maskapai akan melakukan refund kepada pemilik tiket atau pembayar tiket, setelah adanya bukti yang menunjukkan demikian.
  2. Jika pihak maskapai membatalkan penerbangan, tidak bisa terbang sesuai jadwal, tidak dapat membawa penumpang ke destinasi tujuan, atau membuat penumpang ketinggalan penerbangan saat pergantian pesawat maka akan dilakukan refund, dengan syarat:
  3. Jika tidak ada porsi tiket yang telah digunakan, akan dikembalikan dengan jumlah sama yang telah Anda bayarkan
  4. Jika porsi tiket telah digunakan sebagian, akan dikembalikan sesuai selisih antara biaya yang telah dibayar, dikurangi biaya dari perjalanan yang telah ditempuh.
  5. Dalam kondisi force majeure, maskapai akan melakukan refund dengan jumlah penuh, dikurangi 20% untuk biaya administrasi.

Berikut adalah besaran refund yang diberlakukan oleh Garuda Indonesia:

Durasi Sebelum Keberangkatan

Besaran Refund

Kurang dari sampai 72 jam

75% dari tarif dasar

48 sampai kurang dari 72 jam

50% dari tarif dasar

24 sampai kurang dari 48 jam

40% dari tarif dasar

12 sampai kurang dari 24 jam

30% dari tarif dasar

4 sampai kurang dari 12 jam

20% dari tarif dasar

Kurang dari 4 jam

10% dari tarif dasar

Garuda Indonesia berhak menolak permintaan refund oleh pelanggan jika klaim diajukan setelah masa berlaku yang diatur oleh undang-undang, yakni 30 hari untuk tiket domestik, dan 25 hari untuk tiket internasional.

Kebijakan Check-in

Penumpang bisa melakukan check-in di konter penerbangan domestik yang dibuka 2 jam sebelum penerbangan, atau 3 jam sebelumnya di konter penerbangan internasional. Pihak maskapai berhak membatalkan penerbangan Anda jika terlambat melakukan check-in sebelum penerbangan, atau kurang dari 30 menit untuk rute domestik, dan 45 menit untuk rute internasional.

Untuk memberi kenyamanan maksimal, Garuda Indonesia memiliki fitur phone check-in yang memudahkan penumpang untuk check-in dengan menghubungi call center maskapai. Layanan ini dibuka 24 jam sampai 4 jam sebelum keberangkatan.

Kebijakan Reschedule

Kebijakan reschedule Garuda Indonesia berlaku dengan syarat. Jika penumpang mengganti jadwal keberangkatan dengan tarif tiket di bawah harga sebelumnya, maka selisih harga tidak akan dikembalikan. Penumpang harus membayar selisih harga jika jadwal keberangkatan yang diinginkan memiliki tarif lebih tinggi. Selisih tersebut harus dibayarkan sebelum melakukan pembatalan.

Terminal Maskapai Garuda Indonesia

Sebagai maskapai penerbangan terbesar di Indonesia, Garuda Indonesia memiliki terminal representatif di berbagai daerah. Terminal utama sekaligus markas Garuda Indonesia berada di Bandar Udara Soekarno-Hatta, tepatnya di Terminal 3 Ultimate. Lokasi ini baru saja diumumkan oleh perusahaan sebagai terminal keberangkatan untuk rute domestik dan internasional pada tanggal 1 Mei 2017.  

Sedangkan di Bandar Udara Juanda, Surabaya, terminal domestik dan internasional Garuda Indonesia berlokasi di Terminal 2. Untuk informasi mengenai lokasi terminal Garuda Indonesia, Anda bisa mengecek melalui call center maskapai.

Partner Maskapai Domestik
Lion AirCitilinkBatik AirSriwijaya AirGaruda IndonesiaWings AirNAM AirAirAsia  Xpress AirKalstar AviationTrigana Air