Pesan Tiket Pesawat Nam Air
Kota Asal
Semua Bandara
Kota Tujuan
Semua Bandara
Tanggal Berangkat
24 Nov 2017
Tanggal Pulang
26 Nov 2017
Penumpang
1 penumpang
CARI

NAM Air - Sangat mudah melakukan perjalanan dengan biaya yang murah. Saat ini, ada berbagai pilihan maskapai yang melayani penerbangan dengan tarif ekonomis. NAM Air menjadi salah satunya. Anak perusahaan dari Sriwijaya Air ini telah beroperasi sejak tahun 2013 dan kini melayani rute penerbangan di berbagai kota di Indonesia.

Keberadaan maskapai ini pun semakin meramaikan persaingan perusahaan penyedia layanan penerbangan di tanah air. Apalagi, NAM Air menyasar para konsumen di segmen menengah ke bawah dengan destinasi khusus. Selain itu, keberadaannya juga diperkuat dengan jaringan layanan Sriwijaya Air.

Tentang NAM Air

Sejarah NAM Air

Pada awal peluncurannya, NAM Air direncanakan sebagai maskapai yang bakal menyaingi penerbangan dari Garuda Air ataupun Batik Air. Hanya saja, rencana tersebut tidak berjalan lancar. NAM Air akhirnya menjadi maskapai feeder untuk Sriwijaya Air yang hingga kini melayani rute utama.

NAM Air memperkenalkan layanannya dengan penerbangan nonkomersial atau inaugurasi pada tanggal 11 Desember 2013. Penerbangan inaugurasi tersebut melayani rute Jakarta (CGK)-Pangkalpinang (PKG). Selanjutnya, NAM Air resmi melayani penerbangan komersial pada 19 Desember 2013.

Sebagai maskapai feeder, NAM Air memiliki rencana besar untuk menjangkau daerah-daerah terpencil. Bahkan, CEO Sriwijaya Air Chandra Lie mengungkapkan rencana jangka panjang NAM Air. Dalam rencana tersebut, dia menginginkan NAM Air memberikan pelayanan penerbangan ke tingkat kota madya dan kabupaten.

Nama NAM Air digunakan berdasarkan nama ayah kandung dari Chandra Lie, yakni Lo Kui Nam. Penggunaan nama ini bukanlah yang pertama kalinya di Sriwijaya Air Group. Hanya saja, nama ini dulunya digunakan sebagai singkatan, yakni National Aviation Management, National Aircrew Management, National Aircraft Maintenance, serta Nusantara Aksara Mandiri.

Perusahaan yang menawarkan layanan penerbangan kelas medium ini juga dilengkapi dengan tingkat keamanan tinggi. Apalagi, perusahaan induk NAM Air juga tidak pernah mengalami kecelakan berat selama masa operasinya di Indonesia. Selain itu, Sriwijaya juga telah memperoleh sertifikasi keselamatan Basic Aviation Risk Standar (BARS) dari Flight Safety Foundation (FSF).

Pemberian sertifikat tersebut disesuaikan dengan standar keselamatan yang berlaku secara internasional. Sertifikat tersebut menjadi jaminan keselamatan bagi setiap penumpang Sriwijaya Air Group. Termasuk di antaranya adalah layanan dari NAM Air.

Dalam setiap penerbangannya, kru pesawat NAM Air memiliki prosedur standar operasi atau standard operational procedure (SOP) hampir sama dengan Sriwijaya Air. Termasuk ajakan untuk meluangkan waktu sejenak untuk berdoa sebelum waktu penerbangan.

Prestasi NAM Air

NAM Air memang maskapai yang masih berusia muda. Meski begitu, NAM Air memiliki tingkat pelayanan yang bagus. Hal tersebut pun terlihat dari prestasi yang telah diterima oleh maskapai tersebut. Prestasi itu di antaranya adalah:

  • Maskapai dengan Tingkat Ketepatan Waktu atau OTP Tertinggi Kedua Tahun 2016. On time performance (OTP) mengindikasikan ukuran efektivitas ketepatan waktu maskapai. Dari penilaian yang dilakukan Kementerian Perhubungan, NAM Air memiliki OTP mencapai angka 90,61% dari total sebanyak 9.013 penerbangan.
  • Prestasi yang diperoleh NAM Air ini lebih baik dibandingkan perusahaan induknya. Selain itu, mereka juga memiliki OTP yang lebih baik dibandingkan Garuda Indonesia yang kerap disebut sebagai maskapai terbaik di Indonesia. Garuda Indonesia berada di posisi ketiga, sementara itu posisi pertama ditempati oleh Batik Air.

Kontak Maskapai NAM Air

Maskapai NAM Air memiliki kantor pusat yang beralamat di Jalan Gunung Sahari nomor 13, Jakarta Pusat, kode pos 14420, Indonesia. Untuk sarana komunikasi dengan pihak maskapai, bisa dilakukan pada nomor telepon 0804 1 777 777.

Armada Pesawat NAM Air

Pada awal pendiriannya, pihak Sriwijaya Air mengungkapkan rencananya untuk menyediakan sebanyak 100 pesawat bagi NAM Air. Selain itu, mereka juga mengumumkan pemakaian pesawat buatan B.J. Habibie, yakni seri Regio Prop R 80, sebagai armada andalannya.

Menurut informasi yang beredar luas di media massa, kedua pihak telah melakukan penandatanganan kesepakatan awal. Hanya saja, hingga tahun 2017, kebijakan NAM Air untuk menggunakan pesawat buatan lokal tersebut masih belum terwujud. Sebagai gantinya, mereka menggunakan pesawat lain yang juga memiliki kemampuan mirip. Mampu menjangkau wilayah terpencil.

Hanya saja, niatan tersebut masih dilakukan secara bertahap. Pada awal pengoperasiannya, NAM Air menggunakan dua unit pesawat Boeing 737-500. Per 2017, NAM Air memiliki total sebanyak 11 pesawat, terdiri dari 10 unit pesawat Boeing 737-500 dan 1 unit pesawat ATR 72.

Sepuluh pesawat Boeing 737-500 milik NAM Air diperoleh secara hibah dari induk perusahaannya. Selain itu, seperti halnya Sriwijaya Air, maskapai ini juga memberikan nama untuk masing-masing pesawat. Nama tersebut bisa diketahui pada bagian hidung pesawat.

Berikut ini adalah nama dari masing-masing pesawat milik NAM Air:

Nomor Registrasi

Jenis Pesawat

Nama Pesawat

Usia Pesawat

PK-NYY

ATR 72

Keyakinan

4,1 tahun

PK-CLU

Boeing 737-500

Kemenangan

22,8 tahun

PK-NAK

Boeing 737-500

Kedamaian

22,9 tahun

PK-NAL

Boeing 737-500

Kesejahteraan

22,7 tahun

PK-NAM

Boeing 737-500

Bersinar

22,2 tahun

PK-NAN

Boeing 737-500

Kehidupan

22,1 tahun

PK-NAP

Boeing 737-500

Megah

22,3 tahun

PK-NAO

Boeing 737-500

Ketaatan

22,5 tahun

PK-NAQ

Boeing 737-500

Lomasasta

22,2 tahun

PK-NAS

Boeing 737-500

Kehormatan

22,8 tahun

PK-NAT

Boeing 737-500

Berbagi

22,7 tahun

 

Pesawat Boeing 737-500 yang digunakan oleh NAM Air merupakan produk pengganti Boeing 737-200 dan diluncurkan pada tahun 1987. Masa produksi pesawat ini berlangsung hingga tahun 2000. Saat ini, terdapat sebanyak 1.998 unit pesawat Boeing 737-500 yang digunakan oleh maskapai dari berbagai negara.

Pesawat Boeing 737-500 milik NAM Air didesain memiliki kapasitas penumpang sebanyak 120 orang. Para penumpang terbagi menjadi 8 kelas bisnis dan 112 kelas ekonomi.

Sementara itu, pesawat tipe ATR 72 memiliki ukuran bodi yang kecil, membuatnya sangat cocok dipakai sebagai sarana transportasi ke rute terdalam. Selain itu, pesawat ini juga dikenal sebagai armada pertama milik Sriwijaya Air Group yang dilengkapi dengan mesin propeller turbo.

Mesin ini pun kerap digunakan dalam berbagai jenis pesawat dengan kecepatan sederhana yang berada di bawah kisaran 250 kph. Penggunaan mesin turbo memiliki keunggulan lain, yakni suara mesin yang tidak terlalu bising. Selain itu, mesin ini juga punya daya jelajah tinggi, mencapai 1.500 km.

Pesawat yang didatangkan pada pertengahan tahun 2017 ini rencananya bakal digunakan untuk melayani berbagai rute. Termasuk di antaranya adalah Papua, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, serta Nusa Tenggara. Karena butuh landasan yang pendek, pesawat ini pun sangat tepat digunakan di wilayah pelosok.

Berbeda dengan Boeing 737-500, pesawat ATR 72 memiliki kapasitas yang lebih kecil. Pesawat ini hanya mampu menampung sebanyak 72 penumpang. Semua penumpang pada pesawat ATR 72 termasuk dalam kelas ekonomi. Masing-masing tempat duduk yang ada pun memiliki tingkat kenyamanan tinggi, dengan ukuran 31 inci.

Menurut rencana, pihak NAM Air akan melakukan penambahan 5 pesawat ATR 72 lagi hingga akhir tahun 2017. Dengan penambahan tersebut, mereka bakal memiliki total armada sebanyak 16 unit. Terdiri dari 10 unit pesawat Boeing 737-500 dan 6 unit pesawat ATR 72.

Rute dan Kelas Penerbangan NAM Air

Hadir dengan konsep maskapai feeder, NAM Air mampu menjangkau berbagai tempat yang sulit dijangkau. Bersama dengan Sriwijaya Air, NAM Air pun menawarkan konsep penerbangan terpadu.

Rute Penerbangan

Dengan 12 unit pesawat yang dimilikinya, NAM Air mampu melayani berbagai rute penerbangan, baik domestik dan internasional. Untuk rute internasional, pihak NAM Air hanya memiliki satu jalur, yakni penerbangan dari Denpasar menuju Kota Dili di Timor Timur. Sementara itu, rute penerbangan domestik NAM Air sangat beragam. Apalagi, menurut aturan PM 97 Tahun 2015, Sriwijaya Air harus mengalihkan beberapa rute penerbangannya ke NAM Air.

Rute domestik yang ditawarkan oleh NAM Air mampu menjangkau berbagai wilayah pelosok tanah air. Mulai dari wilayah di Indonesia bagian barat, hingga kawasan timur. Tidak ketinggalan, NAM Air juga menyediakan layanan transportasi udara untuk rute-rute utama.

Berikut ini adalah kota-kota yang masuk dalam rute penerbangan NAM Air:

Sumatera

Jawa

Kalimantan

Nusa Tenggara dan Bali

Sulawesi dan Maluku

Papua

Batam

Jakarta

Pontianak

Denpasar

Ambon

Sorong

Medan

Semarang

Sampit

Waingapu

Ternate

Jayapura

Lubuk Lingau

Solo

Pangkalan Bun

Maumere

Manado

Timika

Tanjung Pandan

Yogyakarta

Berau

Labuan Bajo

Mamuju

Biak

Tanjung Pinang

Surabaya

Tarakan

Alor

Luwuk

Nabire

Bengkulu

Bandung

Balikapan

Bajawa

Palu

Merauke

Jambi

Banyuwangi

Kotawaringin Barat

Larantuka

Makassar

 

Bandar Lampung

Malang

 

Ruteng

Gorontalo

 

Palembang

 

 

Kupang

Kendari

 

Pangkal Pinang

 

 

Ende

 

 

Pekanbaru

 

 

 

 

 

Padang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kota-kota yang dikunjungi oleh NAM Air memiliki daya tarik yang cukup tinggi bagi para wisatawan. Di sisi lain, pihak maskapai juga punya komitmen besar dalam menyediakan layanan transportasi ekonomis dengan pelayanan memuaskan bagi para wisatawan. Tidak heran kalau NAM Air kerap menjadi pilihan para backpacker yang ingin menjelajahi berbagai tempat-tempat eksotis yang ada di berbagai penjuru tanah air. Tidak hanya backpacker dari dalam negeri, tapi juga mancanegara.

Kelas Penerbangan yang Ditawarkan

Seperti yang telah dijelaskan, tersedia dua jenis kelas yang ditawarkan oleh Nam Air, yakni bisnis dan ekonomi. Dua kelas ini bisa ditemukan untuk rute penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 737-500. Keduanya pun memiliki fasilitas yang berbeda.

Kelas Bisnis

Penerbangan kelas bisnis menjadi pilihan terbaik yang diberikan oleh Maskapai NAM Air. Kenyamanan bisa dirasakan saat berada di dalam dan di luar pesawat. Pihak NAM Air menyediakan akses ke lounge eksekutif. Penumpang kelas bisnis juga lebih diprioritaskan dibandingkan ekonomi.

Saat berada di lounge eksekutif, pihak maskapai juga menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan penumpang. Termasuk di antaranya adalah beragam pilihan makanan dan minuman. Selain itu, pihak NAM Air juga menyediakan layanan antar dengan kendaraan khusus kalau jarak antara lounge dengan pesawat terlalu jauh.

Di pesawat, penumpang kelas bisnis mendapatkan tempat duduk yang lebih luas. Dengan fasilitas tersebut, penumpang dapat beristirahat dengan nyaman selama penerbangan. Selain itu, menu yang disajikan juga lengkap. Pilihan menu disesuaikan dengan jarak tempuh pesawat.

Untuk penerbangan jarak jauh, NAM Air menyediakan makanan hangat disertai dengan minuman serta buah. Sementara itu, penerbangan jarak pendek memperoleh sajian berupa berbagai jenis makanan ringan.

Kelas Ekonomi

Penumpang kelas ekonomi NAM Air mendapatkan pelayanan yang nyaman dengan tarif cukup murah. Setiap tiket penumpang memperoleh akses bagasi secara gratis. Selain itu, tersedia pula fasilitas tambahan berupa makanan dan minuman ringan.

Untuk penerbangan domestik, makanan yang disajikan kepada penumpang kelas ekonomi adalah kombinasi antara makanan ringan dan air mineral. Sajian yang berbeda bisa diperoleh untuk penerbangan mancanegara. Penumpang memperoleh sajian menu dengan lauk daging atau ayam yang dipadukan dengan puding serta jus buah.

Setiap penumpang NAM Air, baik ekonomi atau bisnis, tidak memperoleh fasilitas TV personal. Sebagai gantinya, pihak maskapai menyediakan layanan hiburan berupa majalah serta makanan ringan. Hal ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan NAM Air untuk menekan biaya operasional. Hasilnya, mereka bisa menjual tiket dengan harga yang ekonomis.

Program Khusus NAM Air

Hingga Agustus 2017, NAM Air tidak memiliki program khusus yang ditujukan kepada para pengguna layanannya. Hanya saja, berbagai program yang disediakan untuk para pengguna layanan Sriwijaya Air juga kerap disediakan untuk pemilik tiket NAM Air.

Salah satunya adalah program terbang 12 kali gratis 1 tiket. Program ini ditawarkan secara berkala oleh pihak Sriwijaya kepada para pemilik tiket Sriwijaya Air dan NAM Air. Terdapat syarat dan ketentuan lebih lanjut yang bisa dilihat di situs resmi Sriwijaya Air.

Kru Pesawat NAM Air

Untuk hal yang satu ini, NAM Air berani tampil berbeda. Bahkan, kalau dibandingkan dengan induk perusahaannya sekalipun. Salah satunya adalah, kebijakan memperbolehkan para pramugari beragama Islam dalam mengenakan jilbab. Selain itu, mereka juga menggunakan celana, bukan rok.

Tampilan seragam pramugari NAM Air memiliki perbedaan yang cukup mencolok jika dibandingkan dengan Sriwijaya Air. Mereka mengenakan baju berwarna biru yang berpadu dengan celana berwarna gelap. Untuk seragam di luar pesawat, para pramugari mengenakan blazer warna biru tua yang dipadukan dengan topi kecil, lengkap dengan pin NAM Air.

Kebijakan penggunaan jilbab oleh para pramugari tersebut diberlakukan sejak awal pendirian NAM Air. Bahkan, hampir 30 persen pramugari NAM Air memilih menggunakan jilbab. Hal itu menjadikan NAM Air sebagai maskapai pertama di tanah air yang memperbolehkan pramugarinya memakai jilbab selama bertugas.

NAM Air juga disebut sebagai maskapai kedua di Asia Tenggara, setelah Royal Brunei Airlines, yang memperbolehkan pramugarinya memakai jilbab. Berbeda dengan maskapai lain, yang hanya mewajibkan penggunaan jilbab oleh para pramugari saat melayani penerbangan haji dan umrah.

Desain seragam tersebut pun menjadi ciri khas yang membedakan kru NAM Air dengan pesawat lain. Apalagi, dengan iklim masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, berbagai dukungan pun diberikan kepada para kru pesawat NAM Air.

Kebijakan Maskapai

Pihak maskapai memberlakukan berbagai kebijakan yang harus ditaati oleh setiap penumpang NAM Air. Ada beberapa kebijakan yang diterapkan, di antaranya adalah:

Benda yang Tak Boleh Dibawa ke Pesawat

Saat naik pesawat, para penumpang tidak diperbolehkan membawa berbagai jenis barang, di antaranya adalah:

  • Makanan dan minuman dari luar
  • Senjata tajam dan senjata tajam
  • Berbagai jenis benda cair
  • Korek api
  • Zat kimia berbahaya
  • Benda dengan bau yang menyengat
  • Petasan

Kebijakan Bagasi

Setiap penumpang Maskapai NAM Air memperoleh fasilitas bagasi gratis dengan kapasitas sebesar 20 kg. Penumpang akan dikenakan biaya tambahan untuk setiap beban lebih yang dibawa. Selain itu, para penumpang juga diperbolehkan membawa barang bawaan ke dalam kabin pesawat. Hanya saja, beratnya dibatasi maksimal 7 kg dan berdimensi tidak lebih besar dari 55 cm x 35 cm x 25 cm.

Hal yang perlu diperhatikan, keamanan barang yang tersimpan di kabin sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang. Pihak maskapai tidak bertanggung jawab kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait barang-barang tersebut.

Kebijakan Tarif

Harga tiket menjadi hak sepenuhnya dari NAM Air. Nilainya bisa berubah disesuaikan dengan tanggal keberangkatan pesawat. Pihak maskapai pun berhak untuk melakukan perubahan harga, jadwal penerbangan, rute, serta layanan tanpa melakukan pemberitahuan terlebih dulu.

Penumpang Balita dan Anak-Anak

Pihak NAM Air memperbolehkan penumpang untuk membawa bayi. Hanya saja, jumlahnya dibatasi. Satu orang dewasa hanya diperbolehkan menggendung 1 bayi. Selain itu, bayi berusia antara 0-23 bulan, harus memiliki lingkar pinggang tak lebih dari 40 cm serta posisi kepala tidak lebih tinggi hidung pemangku.

Anak yang berusia antara 2-12 tahun tidak diperbolehkan terbang tanpa ditemani oleh orang dewasa. Orang dewasa yang mendampingi tidak harus orang tua, bisa juga diwakilkan. Harga tiket pesawat untuk penumpang bayi atau anak-anak berkisar mulai dari Rp50 ribu sampai Rp200 ribu, disesuaikan dengan rute penerbangan.

Sebagai catatan, bayi usia kurang dari 3 hari tidak diperbolehkan naik pesawat. Sementara itu, bayi yang berusia antara 3-7 hari, diperbolehkan terbang dengan diiringi surat keterangan dokter. Surat tersebut juga setidaknya dikeluarkan 72 jam sebelum waktu keberangkatan.

Kebijakan Penumpang Lainnya

Pihak NAM Air melayani pengubahan nama penumpang. Untuk pengubahan nama, hanya bisa dilakukan melalui panggilan telepon ke nomor resmi NAM Air di 0804 1 777 777 atau 021 2927 9777.

Untuk permintaan pengubahan nama pada rute domestik, disesuaikan dengan kondisi. Kalau permintaan pengubahan nama kurang dari 3 karakter, tidak ada biaya yang dikenakan. Sementara itu, kalau pengubahan nama lebih dari 3 karakter, dikenakan biaya sebesar Rp200 ribu.

Sementara itu, pengubahan nama pada rute internasional memiliki biaya yang lebih mahal. Untuk koreksi dengan jumlah karakter kurang atau sama dengan 5, dikenakan biaya sebesar Rp100 ribu. Selanjutnya, untuk koreksi nama dengan jumlah karakter lebih dari 5, dikenakan biaya Rp250 ribu.

Selain itu, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan selama berada di dalam pesawat NAM Air, yakni:

  • Tidak boleh merokok.
  • Pemakaian alat elektronik terbatas setelah pesawat lepas landas dan sebelum mendarat.
  • Penumpang wajib duduk di tempat yang sesuai dengan nomor tiket masing-masing.
  • Penumpang diwajibkan untuk mematikan ponsel selama berada di pesawat. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya gangguan pada sistem navigasi pesawat.

Kebijakan Penumpang Ibu Hamil dan Berkebutuhan Khusus

Untuk penumpang yang hamil, diharuskan membawa surat rekomendasi terbang yang dikeluarkan oleh dokter. Selain itu, maksimal usia kehamilan adalah 32 minggu. Penumpang juga diharuskan terlebih dulu mengikuti prosedur penandatanganan surat pernyataan khusus yang telah disiapkan di bandara atau kantor cabang NAM Air.

Selanjutnya, bagi penumpang yang membutuhkan penanganan khusus, misalnya kursi roda, harus terlebih dulu menghubungi pihak NAM Air. Penumpang diminta untuk menunjukkan surat keterangan dari dokter serta menandatangani surat persetujuan. Tidak ketinggalan, penumpang berkebutuhan khusus juga harus ditemani setidaknya satu orang dewasa.

Kebijakan Booking dan Reschedule

Para penumpang NAM Air juga diperbolehkan untuk melakukan booking dan penjadwalan ulang keberangkatan. Layanan ini hanya bisa dilakukan lewat panggilan telepon ke call center NAM Air di nomor 0804 1 777 777.

Selain itu, pihak maskapai memberikan kebijakan bebas biaya untuk booking ulang dengan waktu lebih dari 48 jam. Untuk layanan booking ulang di bawah 48 jam, dikenakan cancellation fee (CF) yang besarannya disesuaikan dengan kelas tiket.

Untuk penjadwalan ulang, ada hal yang harus diperhatikan, yakni:

  • Tiket pesawat masih berlaku
  • Masih tersedia tempat duduk di tiket yang baru
  • Kelas tiket yang baru paling tidak harus sama dengan kelas yang lama
  • Tidak ada pengembalian biaya kalau terjadi selisih harga tiket
  • Pihak maskapai mengenakan harga tiket sesuai dengan tarif rute baru
  • Penumpang dikenakan biaya reissue yang nilainya mencapai Rp20 ribu per penumpang
  • Tidak ada kebijakan penjadwalan ulang untuk penerbangan internasional.
  • Penjadwalan ulang untuk rute domestik kelas U dan O tidak bisa dilakukan.
  • Penjadwalan ulang untuk rute domestik kelas B, C, D, I, H, K, L, M, N, Q, S,T, G, E, W Y, dan X bisa dilayani.

Kebijakan Refund dan Pembatalan Tiket NAM Air

Untuk pembatalan tiket dan permintaan refund, pihak maskapai memiliki aturan khusus. Aturan ini berkaitan dengan waktu serta dana yang bisa di-refund.

Rute Domestik

Waktu Pembatalan

Biaya permintaan pengembalian dana (refund)

Kelas Bisnis

Lebih dari 72 jam

Sebesar 25% dari tarif dasar

Kurang dari 72 jam

Sebesar 50% dari tarif dasar

Kelas Ekonomi

Lebih dari 72 jam

Sebesar 25% dari tarif dasar

Antara 48 jam hingga 72 jam

Sebesar 50% dari tarif dasar

Antara 24 jam hingga 48 jam

Sebesar 60% dari tarif dasar

Antara 12 jam hingga 24 jam

Sebesar 70% dari tarif dasar

Antara 4 jam hingga 12 jam

Sebesar 80% dari tarif dasar

Kurang dari 4 jam

Sebesar 90% dari tarif dasar

Penumpang Bayi

-

Rp20 ribu

 

Kebijakan Check-in

Setiap penumpang NAM Air diwajibkan untuk melakukan check-in paling lambat 60 menit sebelum keberangkatan. Agar tidak tidak terlambat, penumpang sebaiknya sampai di bandara setidaknya 90 menit sebelum waktu keberangkatan. Dalam proses check-in, penumpang harus membawa dokumen yang dibutuhkan. Termasuk di antaranya adalah KTP.

Selain itu, pihak NAM Air juga memiliki layanan check-in secara online. Hanya saja, layanan ini masih menumpang dengan situs Sriwijaya Air. Layanan check-in secara online ini bisa dilakukan dengan rentang antara 24 hingga 4 jam sebelum waktu keberangkatan. Setelah check-in secara online, Anda harus mencetak boarding pass yang selanjutnya bisa diperlihatkan kepada petugas.

Terminal NAM Air

Seperti halnya maskapai lain, NAM Air juga memiliki terminal di bandara terkemuka tanah air. Kebanyakan, terminal NAM Air lokasinya berdekatan dengan terminal Sriwijaya Air.

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, keberangkatan dan kedatangan penumpang Maskapai NAM Air dilakukan di Terminal 2F. Sementara itu, di Bandara Internasional Juanda, pengguna layanan NAM Air bisa menuju ke Terminal 1.

Untuk informasi lebih lengkap, para penumpang bisa secara langsung menghubungi call center NAM Air.Di sana, Anda pun bisa menanyakan informasi lokasi terminal NAM Air di masing-masing bandara.

Partner Maskapai Domestik
Lion AirCitilinkBatik AirSriwijaya AirGaruda IndonesiaWings AirNAM AirAirAsia  Xpress AirKalstar AviationTrigana Air