Daftar
Daftarkan dirimu sebagai Airy Traveler

DAFTAR
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Sudah punya akun Airy? MASUK
|
Masuk
Masuk sebagai Airy Traveler


MASUK
LUPA PASSWORD?
atau lanjutkan dengan
FACEBOOK
GOOGLE
Belum punya akun Airy? DAFTAR
Tiket Pesawat ke Labuan Bajo
Kota Asal
Semua Bandara
Kota Tujuan
Semua Bandara
Tanggal Berangkat
17 Des 2018
Tanggal Pulang
19 Des 2018
Penumpang
1 penumpang
CARI
Tiket Pesawat ke Labuan Bajo (LBJ)

 

Labuan Bajo

Tentang Labuan Bajo

Labuan Bajo yang terletak di ujung barat Pulau Flores merupakan  ibu kota dari Kabupaten Manggarai Barat. Di kawasan tersebut, Anda akan menjumpai berbagai tempat yang menyuguhkan panorama alam memukau yang berupa pantai, gugusan pulau, alam bawah laut, serta air terjun, dan gua.

Labuan Bajo juga kerap dijadikan sebagai pintu gerbang untuk memasuki kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), seperti Pulau Rinca, Pulau Padar, dan Pulau Komodo. Tidak hanya melihat hewan raksasa purba tersebut, para wisatawan yang datang ke sana juga dapat menyaksikan keindahan alam perbukitan yang dikelilingi lautan cantik di sekitar Labuan Bajo.

Sejarah Singkat Labuan Bajo

Dahulu, Flores kerap diidentikkan dengan kawasan gersang yang tidak menarik untuk dikunjungi. Namun siapa sangka, Flores yang merupakan salah satu pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini memiliki sejumlah destinasi wisata menakjubkan yang sudah sangat terkenal hingga ke seluruh pelosok dunia. Salah satu lokasi wisata yang paling banyak diincar oleh para wisatawan adalah Labuan Bajo.

Kini, Labuan Bajo sudah menjadi daerah yang cukup ramai dengan beragam fasilitas penunjang wisata yang cukup lengkap. Pembangunan akan infrastruktur di kawasan tersebut juga terus ditingkatkan, mulai dari perbaikan jalan, kemudahan akses ke lokasi wisata, hingga penyediaan beragam fasilitas untuk menunjang pariwisata.

Zona Waktu di Labuan Bajo

Labuan Bajo berada di kawasan Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA). Artinya, Labuan Bajo memiliki selisih waktu 1 jam lebih cepat daripada Waktu Indonesia Barat (WIB) dan 1 jam lebih lambat dari Waktu Indonesia Timur (WIT).

Penduduk di Labuan Bajo

Soal penduduk, ada hal yang menarik di sini. Di Labuan Bajo, terdapat suku Bajo yang sudah lama mendiami kawasan ini. Dahulu, mereka adalah warga Sulawesi Selatan yang berlayar ke Flores. Kemudian, mereka membuat permukiman di pesisir barat Flores dan tinggal di sana hingga beratus-ratus tahun lamanya.

Nama Labuan Bajo sendiri bahkan berasal dari kisah mereka. Kata labuan berarti ‘pelabuhan’, sementara kata bajo berarti ‘suku Bajo’. Artinya, wilayah tersebut merupakan tempat berlabuh masyarakat suku Bajo yang berlabuh ke Flores.

Umumnya, masyarakat Bajo memiliki rumah yang dekat dengan laut. Pekerjaan utama mereka adalah melaut. Bahkan, sejak dahulu masyarakat Bajo dikenal memiliki banyak pelaut ulung. Hingga kini, sebagian besar penduduk di Labuan Bajo tetap menggantungkan hidup pada laut, yakni dengan menjadi nelayan.

Setelah kelompok masyarakat suku Bajo tersebut mendiami kawasan pesisir, kelompok lain yang kemudian datang adalah masyarakat asli Kabupaten Manggarai Barat, yakni warga suku Manggarai. Umumnya, masyarakat suku Manggarai gemar tinggal di kawasan pedalaman. Mereka biasa menggantungkan hidup dengan bertani atau bercocok tanam.

Di Labuan Bajo, kedua suku tersebut bertemu dan kerap saling bertukar hasil panen melalui transaksi jual-beli di pasar. Masyarakat suku Bajo membutuhkan makanan pokok dari hasil pertanian masyarakat Manggarai. Sementara itu, masyarakat suku Manggarai juga membutuhkan ikan dan hasil laut dari masyarakat Bajo. Akhirnya, mereka pun saling membutuhkan sehingga terjalin kehidupan yang tenteram.

Saat ini, wilayah Labuan Bajo dihuni oleh beragam suku, seperti: suku Ende, Sumba, Timor, Jawa, Bugis, dan suku-suku lain dari berbagai penjuru nusantara. Mereka hidup berdampingan dengan damai serta memiliki bidang pekerjaan yang cukup bervariasi, seperti: bertani, berkebun, beternak, berdagang, dan melakukan beragam kegiatan bisnis untuk menunjang pariwisata di Labuan Bajo.

Bandara di Labuan Bajo

Labuan Bajo memiliki sebuah bandara domestik yang bernama Bandar Udara Komodo Labuan Bajo (LBJ). Terminal baru bandara yang diresmikan pada tahun 2015 ini memiliki desain modern yang begitu cantik. Bahkan, Bandara Komodo kini juga kerap disebut-sebut sebagai bandara termegah di Nusa Tenggara Timur.

Bandar Udara dengan kode LBJ ini semakin ramai seiring kepopuleran Labuan Bajo yang kian meningkat dari waktu ke waktu. Dalam satu tahun, jumlah penumpang yang turun di bandara ini bahkan bisa mencapai ratusan ribu orang dan diperkirakan akan terus meningkat.

Di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo (LBJ), terdapat beragam maskapai yang melayani rute penerbangan langsung dari beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya. Namun jika ingin berangkat dari kota lain seperti Jambi, Palembang, Lampung, Balikpapan, Ambon, dan Manado pengunjung dapat memilih rute penerbangan dengan satu kali transit di Bandara Ngurah Rai.

Dengan penerbangan langsung rute Jakarta-Labuan Bajo dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Komodo, Anda memerlukan waktu tempuh selama 2 jam 20 menit. Apabila berangkat dari Bandara Juanda, Anda hanya membutuhkan waktu selama 2 jam 5 menit. Sementara jika berangkat dari Bandara Ngurah Rai, waktu yang Anda perlukan hanya 55 menit.

Meskipun jumlah penerbangan ke bandara tersebut belum terlalu banyak, namun harga tiket pesawat ke sana juga tidak terlalu mahal, tergantung pada setiap maskapai dan waktu keberangkatan yang dipilih. Sementara untuk pajak bandara, setiap penumpang hanya perlu membayar biaya sebesar Rp11.000,- .

Transportasi Bandara Labuan Bajo

Bandara Komodo juga berada cukup dekat dengan pusat kota, yakni 1,5 km atau sekitar 5—10 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor. Jadi, ketika mendarat di bandara ini, para pengunjung sudah tidak perlu lagi kesulitan menemukan sarana transportasi. Selain dengan berjalan kaki, Anda juga dapat memanfaatkan taksi, angkot, atau menyewa kendaraan yang banyak tersedia di sekitar bandara.

Tips Bepergian ke Labuan Bajo

Berwisata ke Labuan Bajo membutuhkan persiapan khusus, terutama jika Anda menginginkan liburan yang hemat, aman, dan tetap nyaman. Untuk itu, berikut beberapa tips bepergian ke Labuan Bajo yang perlu Anda cermati.

·                    Pilih Waktu Liburan yang Tepat

Memilih waktu liburan yang tepat sangat penting, terutama untuk mendapatkan harga tiket pesawat yang terjangkau. Pasalnya, di kala musim liburan, tiket pesawat ke Labuan Bajo biasanya memang lebih mahal. Umumnya, kepadatan wisatawan mencapai puncaknya pada masa sekitar libur Hari Natal dan Tahun Baru.

Di saat high season semacam itu, tempat-tempat wisata unggulan akan ramai dikunjungi wisatawan. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan banyak teman. Akan tetapi, Anda mungkin akan kesulitan menemukan spot foto terbaik karena sebagian besar pengunjung sudah memadati lokasi wisata. Kalau pun ada spot yang memungkinkan, Anda tentu harus bersabar dengan antrean yang cukup panjang.

Sementara apabila datang di saat low season, Anda bisa berkesempatan menikmati kawasan Labuan Bajo yang tenang dan begitu menawan. Bahkan, Anda juga dapat berfoto sepuasnya di tempat-tempat yang menjadi favorit Anda tanpa harus menunggu giliran dari para wisatawan lainnya.

·                    Pesan Tiket Pesawat dan Hotel dari Jauh Hari

Jumlah maskapai yang menyediakan penerbangan menuju Labuan Bajo hingga kini masih terbatas jumlahnya, beberapa di antaranya adalah Lion Air, Wings Air, Batik Air, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Garuda Indonesia. Supaya bisa mendapatkan tempat duduk serta harga tiket yang bersahabat, ada baiknya Anda memesan tiket jauh-jauh hari. Apalagi dengan semakin populernya Labuan Bajo dari hari ke hari, tentu akan membuat Anda kesulitan menemukan tiket pesawat untuk penerbangan dalam waktu dekat.

Hal yang sama terjadi juga pada akomodasi penginapan. Meskipun sudah cukup ramai dikunjungi wisatawan, jumlah hotel yang tersedia di sana pun masih tergolong belum banyak. Untuk itu, Anda dapat memesan hotel jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan hotel di lokasi strategis, yang nyaman, dan mampu menyediakan fasilitas memadai.

·                    Siapkan Kondisi Fisik yang Prima

Lokasi wisata Labuan Bajo memiliki karakteristik wilayah alam pegunungan, lautan, serta alam bawah laut yang indah. Untuk mencapai lokasi-lokasi wisata tersebut, tidak jarang wisatawan harus mendaki gunung, menyusuri hutan, berlayar dengan kapal, atau bahkan menyelam hingga beberapa meter ke bawah permukaan laut.

Untuk melakukan seluruh aktivitas tersebut, diperlukan fisik yang prima. Untuk itu, jauh-jauh hari sebelum keberangkatan ke Labuan Bajo, setiap pengunjung harus mempersiapkan diri dengan rajin berolahraga, mengonsumsi menu-menu makanan sehat, serta beristirahat yang cukup. Dengan begitu, wisatawan tidak akan merasa terlalu kelelahan saat harus menghadapi medan yang berat.

·                    Bawa Lotion Anti-Nyamuk dan Sunblock

Di kawasan alam pegunungan, termasuk di Labuan Bajo, Anda akan mendapati banyak nyamuk. Jika kerap menggigit kulit, tentu bisa membuat Anda kurang nyaman dalam berwisata. Bahkan, serangan nyamuk juga dapat menjadikan tidur malam kurang nyenyak sehingga kebutuhan beristirahat Anda menjadi kurang tercukupi. Untuk itu, Anda perlu mempersiapkan lotion anti-nyamuk dari rumah agar bisa terhindar dari gigitan nyamuk.

Perlengkapan lain yang perlu Anda persiapkan sebelum berangkat ke Labuan Bajo adalah sunblock. Keberadaan krim pelindung sinar matahari tersebut sangatlah penting mengingat bahwa suhu udara di Labuan Bajo di sekitar perairan Labuan Bajo umumnya memang tergolong cukup tinggi. Supaya kulit tidak terbakar, oleskan selalu sunblock sebelum memulai aktivitas berwisata di sana.

·                    Ajak Teman yang Seru

Sebagian orang senang bertualang. Namun, tidak sedikit juga yang kerap menghindari tantangan medan berat sehingga cenderung memilih lokasi-lokasi wisata yang mudah dijangkau dan tidak melelahkan.

Jika berencana pergi ke Labuan Bajo, pastikan bahwa teman-teman yang Anda ajak sudah mengetahui gambaran perjalanan ke sana. Jika Anda ingin menyelam, sementara teman-teman yang Anda ajak takut air, atau Anda ingin mendaki gunung, sementara teman-teman Anda tidak mau kelelahan, bisa-bisa liburan Anda menjadi kurang menyenangkan.

Oleh karena itu, pilihlah teman-teman yang seru. Anda dapat memilih berangkat bersama teman-teman yang sama-sama suka bertualang dan siap menghadapi tantangan medan agar perjalanan wisata menjadi lebih menyenangkan. Dengan demikian, masa liburan di Labuan Bajo pun bisa lebih berkesan.

·                    Nikmati Sajian Kuliner Lokal dari Penduduk

Jauh-jauh ke Labuan Bajo, rasanya kurang lengkap apabila belum menikmati kuliner khas masyarakat setempat. Di Labuan Bajo, terdapat cukup banyak warung yang menyediakan aneka olahan ikan segar dengan bumbu khas daerah setempat. Selain nikmat, harga yang ditawarkan pun cukup ramah kantong. Jadi, Anda tetap bisa merasakan kenikmatan sekaligus rasa kenyang tanpa khawatir kehabisan anggaran.

·                    Bawa Uang Tunai Secukupnya

Saat berwisata di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Yogyakarta, atau Bandung, Anda tentu akan bisa dengan mudah menemukan mesin ATM dari berbagai jenis bank. Namun saat berada di Labuan Bajo, Anda hanya akan mendapati beberapa mesin ATM, yang lokasinya hanya dapat ditemukan di pusat kota.

Untuk menghindari kehabisan dana selama di sana, Anda dapat mempersiapkan uang tunai sejak dari rumah dengan jumlah yang cukup. Apabila khawatir mengenai keamanannya, Anda dapat menyimpan uang tunai Anda di beberapa tempat, misalnya, di dalam tas, di saku belakang, saku depan, serta di dalam pakaian. Dengan demikian, persediaan dana liburan akan tercukupi sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot mencari mesin ATM di pusat kota.

Mengenai peredaran uang di Labuan Bajo, ada satu hal yang perlu Anda ketahui. Secara umum, warga Labuan Bajo sangat jarang melakukan transaksi dengan uang berbentuk koin atau recehan. Jadi saat pergi ke sana, Anda tidak perlu membawa recehan sehingga beban bawaan di dalam tas Anda juga bisa menjadi lebih ringan.

·                    Kenakan Pakaian yang Nyaman

Secara umum, kawasan wisata Labuan Bajo memiliki suhu udara yang cukup panas. Selain itu, aktivitas berwisata yang bisa dilakukan di sana pun cenderung cukup berat sehingga dapat membuat siapa saja menjadi mudah berkeringat.

Jadi, sebelum berangkat, pastikan bahwa Anda sudah menyiapkan pakaian-pakaian yang nyaman yang mudah menyerap keringat. Sebaiknya jangan menggunakan pakaian tebal karena itu dapat membuat tubuh Anda terasa panas dan mengeluarkan lebih banyak keringat.

Di samping itu, Anda juga perlu mengenakan alas kaki yang nyaman. Mengingat bahwa daerah yang akan Anda jelajahi merupakan kawasan pegunungan, pastikan  alas kaki yang Anda kenakan cocok untuk bertualang. Anda dapat memilih sepatu khusus trekking yang ringan dan kuat sehingga aman dan nyaman untuk melindungi kaki selama perjalanan melintasi alam pegunungan yang terjal.

·                    Siapkan Rencana Perjalanan ke Destinasi Wisata Terbaik

Labuan Bajo memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang sangat sayang jika dilewatkan. Sebelum berangkat ke sana, pastikan bahwa Anda sudah mengetahui tempat-tempat wisata mana saja yang menawarkan keindahan dan mampu memberikan pengalaman berharga.

Untuk itu, Anda dapat membuat daftar tempat wisata yang akan dikunjungi serta sarana transportasi yang akan digunakan. Apabila kesulitan merencanakan kunjungan tersebut, Anda dapat menghubungi biro perjalanan wisata di Labuan Bajo yang dapat membantu mengurusi perjalanan wisata Anda selama di sana. Atau untuk lebih praktis dan mudah, Anda dapat menggunakan layanan Airy untuk cari tiket pesawat dan penginapan murah selama liburan Anda.

Untuk memilih biro perjalanan wisata yang tepat, Anda bisa mempertimbangkan fasilitas dan tarif biaya yang ditawarkan. Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan rekomendasi dari teman atau wisatawan lain yang pernah menggunakan jasa mereka. Dengan demikian, Anda dapat menikmati aktivitas berwisata tanpa khawatir akan kesasar, kesulitan mengurus administrasi kunjungan wisatawan, atau kesulitan menemukan kendaraan untuk mencapai tempat-tempat wisata unggulan.

Budaya Daerah Labuan Bajo

Berbeda dari kawasan Kabupaten Manggarai Barat pada umumnya yang sebagian besar dihuni oleh masyarakat suku Manggarai, kawasan pesisir Labuan Bajo didiami pertama kali justru oleh suku pendatang, yakni suku Bajo. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat dari suku-suku lain pun berdatangan sehingga mereka berbaur dan hidup berdampingan dengan rukun dan bersama-sama membangun Labuan Bajo.

Kini, Labuan Bajo menjadi kawasan wisata yang tidak hanya memiliki panorama alam memesona, tetapi juga mempunyai beragam jenis budaya daerah yang menarik untuk dipelajari. Jadi jika Anda merupakan traveller yang mencintai budaya daerah, jangan lupa memesan tiket pesawat ke Labuan Bajo untuk melihat kekayaan budaya daerah di tempat ini ya.

Bahasa Daerah Labuan Bajo

Mengingat bahwa wilayah Labuan Bajo dihuni oleh berbagai suku, bahasa daerah yang digunakan untuk berkomunikasi pun bermacam-macam. Saat berkunjung ke sana, Anda akan mendapati kelompok-kelompok masyarakat yang bercakap-cakap menggunakan bahasa Manggarai, bahasa Bajo, bahasa Bima, dan bahasa-bahasa daerah lainnya.

Akan tetapi, ketika berkomunikasi dengan warga dari suku lain dan juga wisatawan domestik, mereka akan menggunakan bahasa Indonesia. Tentu saja, hal itu mereka lakukan karena bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bisa dipahami oleh hampir seluruh penduduk Indonesia sehingga memudahkan aktivitas berkomunikasi masyarakat antarsuku.

Sementara itu, saat berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara (wisman), sebagian penduduk Labuan Bajo kerap menggunakan bahasa Inggris. Kemampuan bercakap-cakap dengan bahasa Inggris tersebut mereka peroleh seiring semakin banyaknya wisman yang berkunjung ke kawasan Labuan Bajo.

Musik Tradisional Labuan Bajo

Selain musik-musik modern, sebagian masyarakat Labuan Bajo juga gemar memainkan lagu-lagu pop daerah yang diiringi alat-alat musik tradisional khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Lagu-lagu tersebut umumnya diputar saat menyambut tamu kehormatan atau sedang menggelar pesta. Hal tersebut bentuk penghormatan yang menggambarkan suka cita atas kedatangan tamu tersebut.

Tarian Daerah Labuan Bajo

Saat berkunjung ke Labuan Bajo, Anda juga akan berkesempatan melihat tari-tarian daerah. Beberapa jenis tarian yang ada di Labuan Bajo, di antaranya adalah Atraksi Caci, Tari Rangkuk Alu, dan Tari Ndudu Ndake.

Atraksi Caci sebenarnya merupakan atraksi persahabatan dan persaudaraan antarwarga di Manggarai. Di dalam atraksi tersebut, para pria harus bertarung satu lawan satu. Mereka akan menguji keberanian dengan cambuk dan perisai yang terbuat dari kulit kerbau yang dikeringkan, serta penangkis yang terbuat dari ikatan bambu-bambu kecil. Meskipun mengandung unsur kekerasan, Atraksi Caci tetap harus dilakukan dengan damai dan saling menghormati.

Jenis tarian daerah yang tidak kalah seru lainnya adalah Tari Rangkuk Alu. Tarian ini dilakukan dengan melibatkan beberapa buah bambu. Caranya, empat orang harus membentuk formasi persegi serta harus memegang dan menggerak-gerakkan ujung bambu. Sementara itu, pemain lain harus melompat-lompat di antara bambu-bambu bergerak itu dengan gerakan yang teratur agar kakinya tidak terjepit bambu-bambu itu. Saat pertunjukan, tarian yang mirip permainan ini biasa digelar dengan iringan musik khas daerah setempat.

Jenis tarian lain yang juga cukup populer di Labuan Bajo adalah Tari Ndudu Ndake. Tarian ini biasanya dibawakan oleh para perempuan dengan gerakan yang lemah lembut untuk menyambut tamu. Tarian ini merupakan bentuk keramahan dan kehangatan bagi para tamu yang datang agar mereka merasa nyaman karena mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat setempat.

Hal yang Harus Dilakukan di Labuan Bajo

Saat berlibur ke Labuan Bajo, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjadikan liburan Anda semakin berkesan. Berikut ini beberapa hal seru yang sayang jika Anda lewatkan saat berkunjung ke kawasan wisata Labuan Bajo.

·                    Menikmati Sunset di Bukit Cinta

Salah satu destinasi yang cukup populer di Labuan Bajo adalah Bukit Cinta. Perbukitan cantik ini terletak tidak jauh dari pusat kota. Apabila berangkat dari bandara, Anda hanya perlu berkendara ke arah utara selama 10 menit dan turun di kaki bukit. Dari sana, Anda harus berjalan kaki selama sekitar 10-15 menit.

Selama perjalanan, Anda mungkin akan kehausan. Jadi, sebaiknya siapkan air minum yang cukup untuk menghindari rasa haus yang berlebihan selama trekking di bukit cinta. Sesampainya di atas bukit, Anda akan disuguhi pemandangan cantik berupa area perbukitan dan pulau-pulau kecil yang dikelilingi oleh lautan.

Waktu terbaik untuk mengunjungi bukit cinta adalah sore hari. Di waktu tersebut, Anda dapat menikmati indahnya matahari terbenam yang turun perlahan di belakang bukit. Tentu saja, sinar yang tersisa di antara perbukitan itu akan memantulkan cahaya senja yang begitu indah di atas lautan.

Tidak mengherankan, pada sore hari, biasanya ada banyak wisatawan yang mengabadikan momen matahari terbenam tersebut dengan jepretan kamera mereka. Hasilnya, foto-foto cantik di Bukit Cinta siap menghiasi dinding media sosial mereka.

·                    Mengunjungi Persawahan Lodok

Melihat area pertanian, seperti sawah atau ladang, tentu sudah menjadi hal yang biasa. Namun, Anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda saat berkunjung ke persawahan Lodok di Labuan Bajo. Area persawahan tersebut memang terletak cukup jauh dari pusat kota, yakni sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil dari pusat kota. Namun apabila ingin lebih cepat, Anda dapat menyewa sepeda motor.

Sawah Lodok terletak di tepi Jalan Transflores arah ke Labuan Bajo - Ruteng. Dari tepi jalan tersebut, sawah-sawah tersebut mungkin masih terlihat biasa saja. Untuk itu, Anda perlu menaiki sebuah bukit, kemudian arahkan pandangan Anda ke areal persawahan tersebut.

Dari sana, Anda akan melihat dengan jelas sebuah hamparan lokasi pertanian cantik yang berbentuk jaring laba-laba. Dengan waktu tanam padi yang bervariasi, persawahan Lodok terlihat begitu cantik dengan gradasi warna dan garis-garis yang tersusun rapi. Sebagian wisatawan bahkan menyebut persawahan tersebut sebagai karya seni alam yang menakjubkan.

·                    Menjelajahi Gua Batu Cermin

Labuan Bajo memiliki destinasi wisata yang juga cukup populer, bernama Gua Batu Cermin. Gua ini hanya berjarak sekitar 4 km dari pusat kota. Di tempat ini para pengunjung yang ingin menjelajahi isi gua akan dipandu oleh seorang pemandu berpengalaman. Untuk menjamin keselamatan, para pengunjung biasanya akan diminta mengenakan helm yang sudah tersedia.

Di dalam gua yang memiliki panjang sekitar 200 meter itu, pengunjung dapat menyaksikan beragam fosil satwa laut yang kini menempel pada dinding gua. Keberadaan fosil tersebut menjadi bukti bahwa Gua Batu Cermin dahulu merupakan liang yang berada di dalam laut. Namun karena peristiwa alam, gua tersebut kini berada di atas daratan.

Sementara itu, nama Batu Cermin berasal dari sebuah lubang di bagian atas gua. Lubang yang menjadi tempat masuknya cahaya tersebut akhirnya mengenai dinding batu di dalam gua dan memantulkan cahaya warna-warni ke dinding batu lainnya. Pemantulan cahaya dari batu satu ke batu yang lain tersebut dianggap menyerupai sifat-sifat cermin sehingga gua tersebut dinamai Gua Batu Cermin.

·                    Menikmati Kesegaran Air Terjun Cunca Wulang

Labuan Bajo ternyata juga menyimpan sebuah surga tersembunyi di lereng Gunung Mbeliling, yaitu Air Terjun Cunca Wulang. Lokasinya berada sekitar 30 km dari pusat Kota Labuan Bajo. Untuk menuju ke sana, Anda akan disuguhi pemandangan asri yang berupa perkebunan kopi, kakao, serta harus melewati area hutan. Namun sesampainya di lokasi air terjun, Anda akan mendapati sebuah air terjun cantik yang diapit oleh ngarai atau tebing. Dari atas tebing tersebut, para wisatawan biasanya akan menguji adrenalin dengan melompat untuk merasakan keseruan menikmati segarnya air yang mengalir dari Air Terjun Cunca Wulang.

·                    Menjelajahi Pulau-pulau Sekitar

Di sekitar Labuan Bajo, terdapat beberapa pulau yang sudah sangat populer di kalangan wisatawan, seperti Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Kanawa, dan Pulau Seraya. Untuk pergi ke sana, para wisatawan harus menyewa kapal dari Pelabuhan Labuan Bajo.

Apabila ingin bertemu dengan komodo secara langsung, Anda dapat berkunjung ke Pulau Komodo. Di sana, sudah ada ranger atau pawang komodo yang akan menemani Anda melihat Komodo dengan aman. Selain di pulau tersebut, komodo juga bisa Anda lihat di Pulau Rinca.

Selain melihat komodo, Anda juga bisa menjelajahi pulau-pulau cantik, seperti Pulau Padar, Kanawa, dan Seraya. Di samping menikmati keindahan panorama alam, di sana Anda juga bisa menyelam (diving) atau snorkeling untuk menyaksikan keindahan bawah laut yang menakjubkan.

Hotel Termurah di Labuan Bajo (LBJ)
Lihat semua hotel di Manggarai Barat